RA Ikhlas Model Diresmikan, Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Dini

RA Ikhlas Model Diresmikan, Payakumbuh Perkuat Pendidikan Karakter Sejak Dini

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan sejak usia dini melalui dukungan terhadap lembaga pendidikan anak berbasis nilai-nilai Islam.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat menghadiri peresmian RA Ikhlas Model Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh di Aula Kantor Kemenag setempat.

Peresmian itu turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Republik Indonesia Mustafa bersama Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar Nursofia Mustafa, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau YB Dt. Parmato Alam, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Elzadaswarman menegaskan pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas utama Pemko Payakumbuh, terutama melalui penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.

Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak semata menjadi tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga ruang pembentukan akhlak, etika, dan nilai-nilai keagamaan bagi generasi penerus bangsa.

“Kita menaruh perhatian besar terhadap pembangunan karakter generasi muda. Karena itu, keberadaan RA Ikhlas Model ini sangat penting sebagai wadah membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pondasi iman dan akhlak yang kuat,” kata Elzadaswarman.

Ia menilai kehadiran RA Ikhlas Model DWP selaras dengan visi pembangunan daerah dalam menciptakan generasi yang cerdas, religius, dan berdaya saing di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Pendidikan usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Kami berharap lembaga ini dapat melahirkan generasi Qurani yang disiplin, berwawasan, dan mampu menjadi penerus pembangunan di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Elzadaswarman juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, organisasi masyarakat, tenaga pendidik, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak.

BACA JUGA :  Akhir Pelarian di Tengah Pasar: Satreskrim Payakumbuh Tangkap DPO Kasus Pencurian 2023

Menurut dia, Pemko Payakumbuh siap memperkuat kolaborasi pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal yang mengedepankan filosofi Minangkabau, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, menegaskan status “Model” yang disematkan pada RA Ikhlas membawa tanggung jawab besar dalam menjaga mutu pendidikan.

“RA Ikhlas Model ini diharapkan menjadi barometer pendidikan anak usia dini di Sumatera Barat, khususnya di bawah naungan Kementerian Agama. Kita ingin menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan namun tetap kuat dalam pendidikan akhlak,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap berbagai program pendidikan dan keagamaan di daerah.

Di sisi lain, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sumbar, Nursofia Mustafa, mengatakan keberadaan RA Ikhlas Model menjadi bukti kontribusi nyata organisasi perempuan dalam mendukung pembangunan dunia pendidikan.

Menurutnya, DWP tidak hanya berperan sebagai organisasi pendamping, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan ramah anak.

“Kami ingin memastikan anak-anak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan lingkungan belajar yang nyaman sehingga mereka siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pembangunan gedung RA hingga selesai dan siap digunakan pada tahun ajaran baru.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti peresmian gedung RA Ikhlas Model yang berlokasi di belakang Kantor Kemenag Kota Payakumbuh. Rombongan kemudian meninjau ruang kelas dan sejumlah fasilitas pendukung yang telah disiapkan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan usia dini yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai keislaman(Ken)