Payakumbuh Pertahankan WTP ke-12 Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid
padangexpo.com // Padang
Pemerintah Kota Payakumbuh kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan daerah. Untuk ke-12 kalinya secara berturut-turut, Pemko Payakumbuh berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Capaian tersebut menjadi penegas bahwa konsistensi pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, dan disiplin administrasi terus dijaga Pemko Payakumbuh di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2025 itu diterima langsung Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Padang, Jumat (29/5/2026).
Didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten III Ifon Satria Chan, Kepala Badan Keuangan Daerah Andri Narwan, Inspektur Syahril, serta jajaran terkait lainnya, Zulmaeta menyebut capaian tersebut bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan cerminan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun kepercayaan publik.
“Alhamdulillah, predikat WTP yang ke-12 berturut-turut ini menjadi bukti bahwa Pemko Payakumbuh fokus dan serius bekerja untuk membangun Kota Payakumbuh menjadi lebih baik,” kata Zulmaeta.
Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak langsung terhadap efektivitas pembangunan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, opini WTP harus dijaga bukan hanya sebagai simbol prestasi, tetapi menjadi budaya kerja seluruh organisasi perangkat daerah.
Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang dinilai mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari Sekda, asisten, hingga seluruh OPD yang telah bekerja keras menghasilkan LKPD yang berkualitas dan memenuhi standar akuntansi yang berlaku,” ujarnya.
Tak hanya kepada internal pemerintah daerah, Zulmaeta turut menyampaikan apresiasi kepada tim auditor BPK RI yang aktif memberikan arahan selama proses audit berlangsung.
Ia berharap capaian itu semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.
“Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya.
Meski kembali mempertahankan WTP, Zulmaeta menegaskan seluruh OPD tidak boleh terlena. Ia meminta disiplin administrasi dan kualitas pengelolaan anggaran terus ditingkatkan agar seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara maksimal.
“Segala rekomendasi dan masukan yang konstruktif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di Kota Payakumbuh tentu sangat kami apresiasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat Sudarminto Eko Putra menilai Payakumbuh sebagai salah satu daerah yang konsisten menyerahkan LKPD tepat waktu setiap tahunnya.
“Payakumbuh termasuk yang cepat menyerahkan LKPD setiap tahunnya. Dengan sudah 12 kali meraih WTP, ini merupakan prestasi yang cukup bagus bagi Kota Payakumbuh,” katanya.
Tak hanya mempertahankan opini WTP, Pemko Payakumbuh juga mencatat tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan sebesar 83,47 persen atau tertinggi ketiga di Sumatera Barat.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh karena telah menindaklanjuti rekomendasi dan perbaikan hingga mencapai 83,47 persen,” ujarnya.
Sudarminto turut mengingatkan pentingnya pengawasan internal dan kepatuhan administrasi di seluruh OPD agar kualitas pengelolaan keuangan daerah tetap terjaga.
“Pimpinan daerah harus terus mengingatkan setiap OPD agar patuh terhadap administrasi keuangan, selalu mengacu pada aturan yang berlaku, dan disiplin dalam menggunakan anggaran,” pungkasnya(Ken)
