Labuah Gunuang Buktikan Kekuatan PKK dari Akar Rumput

Labuah Gunuang Buktikan Kekuatan PKK dari Akar Rumput

padangexpo.com // Lima Puluh Kota

Nagari Labuah Gunuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu nagari unggulan dalam pemberdayaan keluarga saat menerima kunjungan Tim Penilai Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Rabu (3/6/2026).

Penilaian lapangan yang dipimpin Ketua Rombongan sekaligus Staf Ahli Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny. Dianita Maulin Vasko, dibuka secara resmi di Gedung Koperasi Merah Putih (KDMP) Jorong Kayu Tanam. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menunjukkan keberhasilan implementasi 10 Program Pokok PKK yang telah berjalan hingga ke tingkat dasawisma.

Hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota Ny. Melinda Ahlul Badrito, kepala perangkat daerah, pengurus TP-PKK kabupaten, camat dan ketua TP-PKK kecamatan, unsur Forkopimca, wali nagari, Bamus, niniak mamak, bundo kanduang, kader PKK, hingga kelompok dasawisma se-Nagari Labuah Gunuang.

Dalam sambutannya, Bupati Lima Puluh Kota Safni menegaskan bahwa PKK telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan PKK tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pencapaian agenda pembangunan nasional.

“PKK telah mendapatkan kepercayaan masyarakat Indonesia sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Program-programnya sangat potensial dan memiliki kontribusi besar dalam mendukung terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045,” ujar Safni.

Ia menilai, penguatan keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Karena itu, gerakan PKK yang menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi keluarga, hingga lingkungan hidup harus terus diperkuat dan dikembangkan.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Provinsi, Ny. Dianita Maulin Vasko, menegaskan bahwa Gerakan PKK bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan gerakan sosial yang lahir dan tumbuh dari masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga.

BACA JUGA :  Punya Kepedulian Terhadap Pendidikan, Mantan Kadisdik dan Wali Nagari Situjuah Batua Terima Penghargaan dari PGRI

“PKK hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, sehat, dan berkarakter. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang kuat, dan dari masyarakat yang kuat akan lahir daerah yang maju,” katanya.

Dianita menambahkan, keberhasilan sebuah daerah tidak dapat dipisahkan dari kualitas keluarga yang menjadi pondasi kehidupan sosial. Karena itu, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK harus terus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

“Kita percaya keberhasilan ini lahir dari kerja keras, kekompakan, dan kepedulian semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, nagari, hingga masyarakat. Itulah esensi sesungguhnya dari Gerakan PKK,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua TP-PKK Kabupaten Lima Puluh Kota Ny. Asra Yanti Safni menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat. Ia berharap berbagai inovasi dan program yang telah dijalankan di Nagari Labuah Gunuang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mengantarkan Kabupaten Lima Puluh Kota meraih prestasi terbaik pada ajang penilaian tingkat provinsi tahun ini.

Menurutnya, kehadiran tim penilai bukan hanya sebagai agenda evaluasi, tetapi juga menjadi energi baru bagi kader PKK untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Kehadiran Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat menjadi motivasi dan penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat Lima Puluh Kota,” ujarnya.

Usai pembukaan, tim penilai melakukan verifikasi dan penilaian lapangan ke sejumlah lokasi unggulan di Nagari Labuah Gunuang. Berbagai program inovatif, capaian kader, serta implementasi 10 Program Pokok PKK menjadi fokus penilaian dalam lomba yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.

Mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Generasi Emas 2045”, penilaian ini menjadi ajang pembuktian bahwa pembangunan tidak hanya dimulai dari infrastruktur, tetapi juga dari keluarga yang kuat, mandiri, dan berdaya. Di Nagari Labuah Gunuang, semangat itu tampak hidup melalui kerja kolektif kader PKK yang menjadikan pemberdayaan keluarga sebagai gerakan nyata, bukan sekadar slogan(Ken)