Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Padang Panjang/Seminar Internasional Seabad Gempa 1926, DPRD Siap Kawal Kebijakan Mitigasi Bencana
Padang Panjang

Seminar Internasional Seabad Gempa 1926, DPRD Siap Kawal Kebijakan Mitigasi Bencana

By admin@domi
29/06/2026

padangexpo.com // Padang Panjang

Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Imbral, SE, menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam memperkuat upaya mitigasi bencana melalui dukungan regulasi, penganggaran, dan pengawasan. Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Seminar Internasional Peringatan Satu Abad Gempa Padang Panjang 1926 yang digelar Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Kota Padang Panjang di Ruang Rapat DPRD, Senin (29/6/2026).

Seminar internasional yang mengangkat refleksi atas bencana gempa besar yang mengguncang Padang Panjang pada 1926 itu dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis.

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, akademisi, media, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai daerah yang tangguh menghadapi bencana.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Allex Saputra, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Ketua RT, kepala sekolah, kader PKK, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Imbral menegaskan bahwa pengalaman sejarah telah mengajarkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana. Karena itu, menurutnya, seluruh pemangku kepentingan harus menjadikan mitigasi sebagai bagian dari budaya kehidupan masyarakat, bukan sekadar program yang dijalankan ketika terjadi bencana.

“Bencana memang tidak bisa dicegah, tetapi dampaknya dapat diminimalkan jika mitigasi sudah menjadi budaya sehari-hari. Kami di DPRD berkomitmen mengawal kebijakan dan anggaran yang berpihak pada keselamatan warga,” tegas Imbral.

Ia mengatakan, DPRD Kota Padang Panjang akan terus mendukung lahirnya kebijakan yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana, mulai dari penguatan edukasi kebencanaan, peningkatan kapasitas masyarakat, hingga pembangunan infrastruktur yang lebih tangguh terhadap ancaman bencana.

Menurut Imbral, peringatan satu abad Gempa Padang Panjang 1926 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai refleksi sejarah, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan menghadapi tantangan di masa depan.

BACA JUGA :  Baru Hitungan Hari Direktur Dipindah, Pelayanan RSUD Gantiang Padang Panjang Kasar dan Tak Harmonis, Seorang Pasien Terpaksa Dibawa Pulang  

“Kolaborasi antara pemerintah, DPRD, akademisi, media, dunia pendidikan, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun budaya sadar bencana. Dengan kebersamaan, saya optimistis Padang Panjang akan semakin tangguh dan mampu meminimalkan risiko ketika bencana terjadi,” ujarnya.

Seminar internasional yang diselenggarakan PJKIP Kota Padang Panjang tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan refleksi seabad Gempa Padang Panjang 1926.

Selain menjadi forum ilmiah yang menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat literasi kebencanaan serta mendorong lahirnya rekomendasi strategis bagi pembangunan daerah yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan.(Yaldi)

Post Views: 79
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Serahkan Bantuan Bencana Hidrometeorologi, Wako Solok Ramadhani : Pemerintah Akan Terus Hadir Memberikan Dukungan Untuk Warga

Next

Sekda Bukittinggi : Rakor PPID Untuk Memperkuat Pemahaman dan Sinergi PPID Pelaksana Dalam Meningkatkan Kualitas Playanan Informasi Publik

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,777)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,262)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,555)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo