Delapan Jembatan di 50 Kota Diverifikasi, Tim Turun Langsung Cek Kondisi Infrastruktur
padangexpo.com // LIMA PULUH KOTA
Kondisi sejumlah infrastruktur penghubung antarwilayah di Kabupaten Lima Puluh Kota kembali mendapat perhatian. Sebanyak delapan jembatan di sejumlah nagari menjalani pemeriksaan fisik oleh Tim Verifikasi dari unsur Irutum dan Irdyapers, Senin (21/9/2026).
Verifikasi dilaksanakan di wilayah teritorial Kodim 0306/50 Kota untuk memastikan kondisi fisik jembatan sekaligus memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi infrastruktur di lapangan.
Pemeriksaan menyasar sejumlah jembatan yang tersebar di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lareh Sago Halaban, Luak dan Harau.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan meliputi Jembatan Aramco Nagari Situjuah Gadang, kemudian Jembatan Beton Jorong Lakung, Jorong Koto dan Jorong Sialang. Selanjutnya Jembatan Beton Jorong Sungai Ipuah, Jorong Lakuak Dama, Jorong Landai, serta satu titik lainnya di Jorong Lakung, Nagari Situjuah Batua.
Tim verifikasi dipimpin Ketua Tim Irutum Kolonel Arh. Yoyo Karyo, S.I.P., M.Tr.Han., didampingi Sestim Irdyapers Letkol Inf M. Ramdhan, S.I.P.
Turut bergabung dalam tim Kapten Czi Nasrullah sebagai anggota, Sertu Gatot Mardion selaku anggota/operator, serta Kopda Yudha sebagai pengemudi.
Cek Langsung Kondisi Lapangan
Pemeriksaan fisik dilakukan dengan turun langsung ke setiap lokasi jembatan. Langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi aktual infrastruktur sesuai dengan data dan laporan yang menjadi dasar pelaksanaan verifikasi.
Jembatan memiliki posisi strategis bagi masyarakat nagari karena menjadi penghubung aktivitas sehari-hari, mulai dari mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan hingga kegiatan ekonomi.
Karena itu, verifikasi tidak sekadar menjadi agenda administratif. Kondisi fisik jembatan perlu dilihat secara langsung agar kebutuhan penanganan maupun tindak lanjut pembangunan dapat dipetakan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Delapan titik yang diverifikasi tersebut tersebar di wilayah yang memiliki karakter geografis dan kebutuhan konektivitas masyarakat yang beragam. Pemeriksaan lapangan diharapkan memberikan data yang lebih akurat sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut terhadap infrastruktur jembatan.
Infrastruktur Harus Aman dan Fungsional
Keberadaan jembatan yang aman dan layak menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konektivitas antarjorong dan nagari. Infrastruktur yang mengalami kerusakan atau memiliki keterbatasan kapasitas dapat berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Melalui verifikasi ini, kondisi jembatan diharapkan dapat terdokumentasi secara objektif, sehingga langkah penanganan dapat dilakukan berdasarkan skala kebutuhan dan kondisi faktual.
Kegiatan Tim Verifikasi Pengecekan Fisik Jembatan di wilayah Kodim 0306/50 Kota tersebut berlangsung sebagai bagian dari upaya memastikan kondisi infrastruktur di lapangan benar-benar terdata dengan baik.
Bukan sekadar melihat jembatan berdiri, tetapi memastikan jembatan tetap berfungsi sebagai urat nadi konektivitas masyarakat. (Ken)