Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Dipimpin Sekdakab Medison, Pemkab Solok Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi
Kab. Solok

Dipimpin Sekdakab Medison, Pemkab Solok Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi

By admin@domi
04/12/2025

Padangexpo.com | Kabupaten Solok

Pemerintah Kabupaten Solok menggelar rapat evaluasi penanganan bencana hidrometeorologi yang berlangsung di Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kamis (04/12/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison. Turut hadir Asisten II Setda, Jefrizal, Asisten III, Eva Nasri, Staf Ahli Bupati Deni Prihatni dan Irwan Efendi, para Kepala OPD, beberapa Camat yang wilayahnya terdampak, serta unsur relawan.

Dalam arahannya, Sekda Medison menekankan pentingnya percepatan pendataan serta pelaporan perkembangan penanganan bencana di lapangan. Baik itu data jumlah pengungsi, data bantuan yang sudah diterima maupun yang sudah didistribusikan, usulan rehab rekon pascabencana, serta perkembangan perbaikan infrastruktur terdampak bencana yang telah dan sedang dikerjakan.

Ia meminta para Camat segera menyampaikan laporan terbaru terkait warga yang masih mengungsi, termasuk  kondisi dan kebutuhan mendesak di lokasi pengungsian.

Dalam laporannya Camat Junjung Sirih Neni Amelia yang wilayahnya terdampak cukup parah menyampaikan data pengungsi untuk Nagari Paninggahan untuk kondisi saat ini berjumlah 220 KK/737 Jiwa, sementara di Nagari Muaro Pingai terdapat penduduk yang mengungsi sebanyak 290 KK/949 jiwa.  Hal ini dikarenakan banyaknya rumah yang hanyut (30 rumah) dan ratusan rumah rusak berat. Ia juga menyampaikan bahwa untuk akses jalan sudah bisa dilalui secara normal. Selain itu Neni menyampaikan agar adanya bantuan peralatan untuk anak-anak sekolah terdampak berupa baju, sepatu dan peralatan sekolah lainnya.

Sementara itu Camat Kubung Acil Fasra menyampaikan di wilayahnya masih terdapat 23 KK/80 jiwa masih mengungsi disebakan karena rumah- rumah penduduk  berada di kawasan yang  berpotensi besar terdampak bencana (Bukik Lasuang Jorong Muaro Busuak). sedangkan untuk kerusakan rumah terdapat 7 rumah warga di Jorong Sawah Suduik Selayo yang hanyut terbawa arus sungai. Untuk akses jalan Acil Fasra meminta bantuan berupa alat berat. Hal ini senada dengan apa yang disampaikan oleh Camat Danau Kembar bahwa di wilayahnya masih dibutuhkan bantuan alat berat untuk aksesibitas jalan.  

BACA JUGA :  Wabup Solok Jon Firman Pandu Tinjau Lokasi Longsor di Taruang-Taruang dan Sulit Air

Untuk Camat Singkarak Chrismon Darma menyampaikan bahwa saat ini Ia berharap agar BPBD, Damkar maupun OPD terkait lainnya, bisa membantu  membersihkan rumah rumah warga maupun jalan nagari yang dipenuhi oleh lumpur. Selain itu Ia juga melaporkan dampak bencana tersebut mengakibatkan air Danau Singkarak meluap, sehingga berdampak pada daerah lainnya di sekitaran Danau Singkarak. Ia berharap perlu koordinasi lebih lanjut dengan pihak PLTA Ombilin untuk pengurangan debit air Danau Singkarak.

Camat Gunung Talang Riswandi Bahauddin dalam laporannya mengatakan terdapat 7 buah rumah warga yang terdampak bencana yang berlokasi di Griya Hansela Bukit Gompong Nagari Koto Gadang Guguak. Sementara untuk akses jalan perlu pengawasan untuk kendaraan roda 6 yang melewati jalan kelok S yang sebelumnya terjadi longsor, dikhawatirkan akan kembali berpotensi terjadinya longsor susulan.

Menanggapi hal tersebut Sekda Medison menginstruksikan kepada OPD teknis terkait mengambil langkah-langkah yang tepat guna segera mengatasi perosalan-persoalan yang ada di lapangan.  Selain itu, Sekda menginstruksikan agar data bantuan yang sudah diterima dan didistribusikan bisa diperbarui secara rinci dan jelas.

“Laporan harus jelas,  bantuan apa saja yang masuk, sudah didistribusikan kemana saja, serta ketersediaan stok logistik di gudang posko juga harus dipantau,” tegasnya.

Sekda juga menyoroti pentingnya penyusunan data lengkap pascabencana sebagai dasar pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi. Usulan rehat-rekon pasca bencana akan dibagi secara merata kepada OPD terkait, agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan terukur.

Di sisi lain, pemerintah daerah meminta percepatan aksi pembersihan di kawasan terdampak, terutama fasilitas publik. Pekerjaan lapangan ini diminta melibatkan berbagai unsur, termasuk relawan dan jajaran OPD.

“Penanganan pascabencana harus dilakukan secara nyata, cepat, dan terkoordinasi,” ujar Sekda. 

BACA JUGA :  Hadiri dan Buka Open Tournament Tenis Meja Bupati Solok Cup 2026, Wabup Candra : Ini Bukti Serius Pemerintah Membangun Olahraga

Ia juga menyampaikan bahwa akan diupayakan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) agar segera bisa dicairkan, sehingga diharapkan dapat mempercepat langkah-langkah penanganan.

Sekda turut mengingatkan agar permohonan bantuan ke pemerintah pusat segera difinalkan, termasuk penyempurnaan data pengungsi dan data bantuan masuk serta penyalurannya.

Rapat tersebut menjadi tindak lanjut penting untuk memastikan seluruh proses penanganan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran, di tengah upaya pemerintah daerah mempercepat pemulihan kondisi masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana hidrometeorologi. (yosep)

Post Views: 292
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Wabup Candra : Sempat Putus Diterjang Banjir, Lokasi Jalan di Nagari Lolo dan Akses Warga Mulai Dipulihkan

Next

Ditengah Efisiensi Anggaran, Pemkab Solsel Gratiskan 26.942 Stel Seragam di 2025

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,770)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,252)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,553)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo