Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Elzadaswarman: Pembangunan SDM Berkualitas Pilar Penting Pencapaian Visi Indonesia 2045
Payakumbuh

Elzadaswarman: Pembangunan SDM Berkualitas Pilar Penting Pencapaian Visi Indonesia 2045

By admin@domi
14/05/2025

padangexpo.com , Payakumbuh — Pemerintah Kota Payakumbuh tegaskan komitmennya dalam penurunan angka stunting melalui Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Ngalau Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh, Rabu (14/05/2025).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menyampaikan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas adalah pilar penting bagi pencapaian Visi Indonesia 2045 yaitu Manusia Indonesia yang memiliki kecerdasan komprehensif, karakter kuat, sehat dalam interaksi dengan lingkungan, dan berperadaban unggul.

“Visi ini akan sulit tercapai apabila permasalah gizi di Indonesia termasuk stunting tidak kita atasi secara serius dan menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024, berbagai langkah strategis telah dilakukan Pemko Payakumbuh dalam percepatan penurunan stunting, Melalui TPPS intervensi dilakukan mulai dari tingkat kota hingga kelurahan.

Dari hasil analisis, lima determinan utama penyebab stunting di Payakumbuh adalah penyakit penyerta, paparan rokok, tidak ber-KB, rumah tidak layak huni, serta sanitasi dan jamban yang tidak layak.

Pada Tahun 2024 telah di lakukan intervensi di 4 kecamatan dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, DP3AP2KB, Kementerian Agama, Dinas Pertanian, dan Ketapang, untuk memberikan konseling , Informasi dan edukasi kepada keluarga yang memiliki anak stunting.

Tak hanya itu, Tim juga telah turun lapangan terhadap kasus yang memiliki faktor determinan rumah tidak layak sebanyak 14 kasus dan 24 kasus dengan sanitasi tidak memadai, dengan melibatkan Dinas PUPR, PKP, Dinas Kesehatan, DP3AP2KB, dan Dinas Sosial untuk menekan faktor risiko yang menjadi pemicu stunting.

“Kami berharap ada perubahan nyata terhadap faktor risiko dari masing-masing kasus tersebut, kemudian dapat diintervensi lebih lanjut oleh OPD pengampu sesuai bidangnya,” tegasnya

Ia juga menyampaikan salah satu intervensi yang dilaksanakan Kota Payakumbuh adalah program GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting). Program ini merupakan bentuk gotong royong lintas sektor untuk membantu keluarga berisiko stunting melalui konsep orang tua asuh.

BACA JUGA :  Diduga Edarkan Sabu, H Ditangkap Polisi

“GENTING adalah gerakan kepedulian dari berbagai pihak — pemerintah, BUMN/BUMD, swasta, perguruan tinggi, pelaku usaha, dan media. Bantuan yang diberikan bisa berupa nutrisi maupun non-nutrisi dengan target sebanyak 752 orang,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Ia mengimbau seluruh peserta dan elemen masyarakat untuk ikut serta menjadi orang tua asuh bagi keluarga yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak mereka.

Ia menegaskan bahwa upaya penurunan stunting adalah tanggung jawab bersama demi mewujudkan generasi Kota Payakumbuh yang sehat, cerdas, dan unggul.

“Mari kita bergandengan tangan membantu keluarga yang kesulitan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak mereka. Satu langkah kecil kita hari ini, akan berdampak besar bagi masa depan generasi kita,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut di hadiri Asiten I Dafrul Pasi, OPD terkait, Kepala Pukesmas, Penyuluh KB, Camat dan Lurah se-Kota Payakumbuh. (MC)

Post Views: 252
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dilaksanakan Selama Dua Hari, Sebanyak 271 Calon PPPK Solsel Ikuti SKT

Next

Bupati dan Wabup Limapuluh Kota Tekankan Tak Ada Dagang dan Bagi-bagi Jabatan di Pemerintahannya

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,289)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,568)
  • REDAKSI (5,066)

TERBARU

  • Jalan Luruih Sawah Bandang Rusak Parah, Pemkab Lima Puluh Kota Tutup Total Akses
  • Mewakili Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Iringi Perjuangan Muhammad Ariq Saputra Rebut Medali Emas Nomor Tunggal Putra Cabor Pickleball
  • Dukung Tim Futsal Payakumbuh, Wako Zulmaeta Apresiasi Kontingen yang Sukses Raih Kemenangan Kedua Tundukkan Sawahlunto 2-1
  • Turut Belasungkawa, Wako Zulmaeta Sampaikan Duka Mendalam Sekaligus Apresiasi Kepada Ayahanda Wabup 50 Kota Ahlul Badrito Resha
Copyright 2026 — Padang Expo