Hadiri Sosialisasi Germas, Kadinkes Hendri Rusdian : Germas Merupakan Satu Tindakan Sistematis yang Dilakukan Secara Bersama
padangexpo.com (Agam)
Kepala Dinas Kesehatan Agam, dr. Hendri Rusdian M. Kes, menjadi salah satu Narasumber acara Sosialisasi Germas yang diselenggarakan Oleh Kementerian Kesehatan dengan Komisi IX DPR RI, tepatnya Ade Rizki Pratama, SE.,MM, yang dilaksanakan di Kantor Camat Palupuh, Kabupaten Agam.
Acara sosialisasi dengan tema “Pulih lebih cepat, Bangkit lebih kuat” tersebut’ juga dihadiri Oleh Bupati Agam, DR. Andri Warman MM, Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Edi Supriadi, SAP.,MM, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi yang diwakili Oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Drg. Ridones, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, dr Hendri Rusdian M. Kes, Kepala Dinas Kominfo Agam, Rahmad Lasmono, Camat Palupuh, Kapolsek Palupuh, Danramil Palupuh, Kepala Kantor Urusan Agama Palupuh, Kepala Puskesmas Palupuh, Wali Nagari se Kecamatan palupuh, dan Masyarakat palupuh yang berjumlah ratusan orang.
Dalam Tema Sosialisasinya, dokter Hendri Rusdian menjelaskan bahwa Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran dan kemauan bersama, tujuan dari Germas adalah agar kesehatan masyarakat lebih terjaga sehingga akan menjadikan masyarakat lebih produktif.
Ditambahkan Oleh dokter Hendri, Diantara program Germas yang dicanangkan Pemerintah adalah Sosialisasi melaksanakan Aktivitas fisik secara rutin setiap hari, Membudayakan Konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman mengandung alkohol, memeriksakan kesehatan secara berkala, Menjaga kebersihan lingkungan dan menggunakan jamban sehat dan terstandar. Saat ini, semua program germas ini bertujuan salah satunya dalam menekan angka stunting di Kabupaten Agam, karena jika tidak diatasi dengan baik stunting akan berdampak buruk terhadap penurunan kualitas manusia, sehingga harus menjadi perhatian lebih bagi kita, ujar Hendri.
Saat ini, dalam 4 tahun terakhir Kabupaten Agam telah mampu menurunkan angka kejadian stunting, data tahun 2021 stunting di Agam tercatat di angka 8,14 % yang sebelumnya di tahun 2018 diangka 28,4 %, secara teknis kadis menyampaikan dua strategi yang pertama intervensi spesifik berupa kegiatan yang langsung mengatasi penyebab, diantaranya dengan pemberian asupan makanan, pencegahan infeksi, intervensi status gizi ibu, dan pencegahan penyakit menular.
Kemudian yang kedua, intervensi sensitif yang melibatkan banyak pihak dan lintas Sektoral terkait, adapun tindakan yang dilaksanakan adalah diantaranya, penyediaan air minum dan sanitasi yang layak, pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran pengasuhan dan gizi serta peningkatan akses pangan.
Saat ini, sebagai juga upaya penanggulangan stunting perhatian kami di bidang sanitasi yang sehat Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kesehatan sedang Fokus dalam target ODF (Open Defecation Free) tahun 2023, kami targetkan dimana tidak terdapat lagi orang atau individu yang melaksanakan buang air besar sembarangan yang ditargetkan bisa terlaksana di 82 Nagari di Kabupaten Agam, Ujar dokter Hendri mengakhiri. (99 HR)
