Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Jadi Narsum Pada Kegiatan KPI, Bupati Eka : Mari Wujudkan Pendidikan Merata dan Berkualitas Untuk Menciptakan Ekosistem yang Baik
Tanah Datar

Jadi Narsum Pada Kegiatan KPI, Bupati Eka : Mari Wujudkan Pendidikan Merata dan Berkualitas Untuk Menciptakan Ekosistem yang Baik

By Pemred : Dody S
14/05/2025

padangexpo.com | Jakarta

Bupati Tanah Datar Eka Putra menjadi narasumber pada kegiatan Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) dengan tema Dialog Berpihak kepada Anak “Masa Depan Cerah Indonesia Mewujudkan Akses Berkeadilan pada Pendidikan Terjangkau dan Berkualitas”.

Kegiatan yang dilaksanakan Rabu, (14/5) di Dinas Pendidikan Daerah Khusus Jakarta tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal (Dirjen) Guru dan Tenaga Pendidik (GTK) Prof. Nunuk Suryani dan Dewan Penasehat Lingkar Daerah Belajar (LDB) Najelaa Shihab serta ratusan peserta yang merupakan utusan guru penggerak se Indonesia dan undangan lainnya.

Diketahui, Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) adalah platform yang digagas Lingkar Daerah Belajar (LDB) untuk mendorong kolaborasi sertamenghubungkan ekosistem pendidikan antar daerah maupun daerah dengan pusat.

KPI yang baru pertama dilaksanakan atas inisiasi LDB, menjadi ruang temu bagi berbagai pemangku kepentingan pendidikan dari tingkat daerah hingga nasional, untuk merefleksikan paradigma, berbagi ide, memetik pelajaran dari praktik, serta merancang dan menyelaraskan langkah untuk perluasan dampak lintas daerah.

Di kesempatan itu, Bupati Eka Putra memaparkan penerapan pembelajaran inklusi dan berbudaya demi meningkatkan kualitas pendidikan, kemudian tantangan ke depan dan bagaimana peningkatan kualitas pendidikan dilaksanakan di Tanah Datar.

“Mewujudkan pendidikan yang merata, berkualitas dan berakar pada budaya Minangkabau sehingga tercipta ekosistem yang baik. Semua bisa dicapai dengan pemerataan pendidikan melalui pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Kemudian peningkatan kompetensi dan kualitas pendidikan melalui guru dan tenaga pendidikan. Integrasi muatan lokal dalam kurikulum ABS SBK, penguatan kolaborasi lintas sektor dan peningkatan akses pendidikan,” sampai Eka Putra.

Menanggapi pertanyaan tentang akses pendidikan, dimana saat ini isu yang hangat dibahas di KPI adalah belum meratanya akses anak untuk masuk sekolah yang berkualitas, Bupati Eka Putra menyampaikan ada beberapa hal yang hendaknya dilakukan.

BACA JUGA :  Tahun 2023 Kuota Pupuk Bersubsidi Tanah Datar Naik 46,25 Persen

“Pertama tentunya kita terus berusaha meningkatkan sekolah yang berkualitas dengan menempatkan guru berkualitas dan berkompetensi, dan untuk hal ini Pemda konsen untuk meningkatkan kompetensi guru melalui berbagi kolaborasi lintas sektor sehingga tidak ada lagi sekolah unggul dan tidak unggul. Selain itu bagi yang hafizh dibebaskan memilih sekolah tanpa aturan domisili. Dan yang tidak kalah penting, kita telah mendirikan Layanan Unit Disabilitas,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati lagi, kebijakan inovatif yang telah dilaksanakan di Tanah Datar adalah peningkatan kompetensi literasi guru (IGGPPL) yang telah menghasilkan hampir 500 guru dan siswa penulis di Tanah Datar yang telah menghasilkan buku.

“Selain itu setidaknya ada 440 guru penggerak yang menjadi pelopor pendidikan di Tanah Datar, ditunjang dengan program Satu Rumah Satu Hafiz dan hafizah, satu sekolah satu kelompok tahfizh, kurikulum budaya Minangkabau dan juga program Satu Nagari Satu Event yang mampu menghasilkan masyarakat  berkarakter dan berbudaya,” tukasnya.

Sementara itu, Dirjen GTK Nunuk Suryani menyampaikan apresiasi terhadap perhatian dan program yang telah dilaksanakan di Tanah Datar.

“Dari paparan pak Bupati, tercermin bagaimana perhatian terhadap dunia pendidikan di Tanah Datar. Dan hal itu tentu kami apresiasi,” sampainya.

Selepas paparan, Bupati Eka Putra menerima piagam dan rompi dari Dewan Penasehat LDB sebagai apresiasi atas komitmen mendukung pendidikan yang berpihak kepada anak. (Dwi)

Post Views: 422
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Jon Firman Pandu Audiensi Bersama Tokoh Masyarakat Lembah Gumanti Terkait Penertiban Bangunan Liar dan Pengembangan Pasar Alahan Panjang

Next

Dilaksanakan Selama Dua Hari, Sebanyak 271 Calon PPPK Solsel Ikuti SKT

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,289)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,568)
  • REDAKSI (5,066)

TERBARU

  • Jalan Luruih Sawah Bandang Rusak Parah, Pemkab Lima Puluh Kota Tutup Total Akses
  • Mewakili Wako Payakumbuh, Sekda Rida Ananda Iringi Perjuangan Muhammad Ariq Saputra Rebut Medali Emas Nomor Tunggal Putra Cabor Pickleball
  • Dukung Tim Futsal Payakumbuh, Wako Zulmaeta Apresiasi Kontingen yang Sukses Raih Kemenangan Kedua Tundukkan Sawahlunto 2-1
  • Turut Belasungkawa, Wako Zulmaeta Sampaikan Duka Mendalam Sekaligus Apresiasi Kepada Ayahanda Wabup 50 Kota Ahlul Badrito Resha
Copyright 2026 — Padang Expo