Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Kelas BerNALAR Diluncurkan, Payakumbuh Pacu Lompatan Literasi dan Numerasi Siswa SD
Payakumbuh

Kelas BerNALAR Diluncurkan, Payakumbuh Pacu Lompatan Literasi dan Numerasi Siswa SD

By admin@domi
18/06/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat fondasi pendidikan dasar melalui peluncuran program inovatif Kelas BerNALAR (BerNumerasi Aplikatif dan BerLiterasi Aktual dan Relevan) sebagai strategi percepatan peningkatan kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran peserta didik di tingkat sekolah dasar.

Program tersebut diperkenalkan dalam Workshop Implementasi Kelas BerNALAR yang dibuka Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Payakumbuh, Kelurahan Padang Alai Bodi, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kamis (18/6/2026).

Peluncuran Kelas BerNALAR menjadi bagian dari langkah konkret Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Program ini sekaligus menjawab tantangan peningkatan mutu pendidikan yang masih menghadapi persoalan pada capaian literasi dan numerasi peserta didik.

“Kita tidak bisa lagi hanya berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung semata. Literasi dan numerasi harus menjadi pintu masuk untuk membangun kemampuan berpikir kritis, bernalar, berkomunikasi, serta memecahkan masalah yang akan dibutuhkan anak-anak di masa depan,” kata Nalfira.

Menurutnya, berbagai indikator mutu pendidikan menunjukkan perlunya langkah inovatif dan berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pembelajaran di sekolah. Capaian literasi, numerasi, serta Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Kota Payakumbuh masih membutuhkan penguatan melalui pendekatan yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.

Sebagai jawabannya, Dinas Pendidikan menghadirkan Kelas BerNALAR yang dirancang untuk membangun budaya belajar aktif dan mendalam. Program ini mendorong peserta didik tidak hanya memahami informasi, tetapi juga mampu menganalisis, menafsirkan, dan menghubungkannya dengan persoalan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu implementasi utama program tersebut adalah pembiasaan “15 Menit BerNALAR” sebelum proses belajar mengajar dimulai. Dalam kegiatan itu, siswa diajak membaca, memahami, berdiskusi, menganalisis informasi, hingga menarik kesimpulan secara kritis dan logis.

BACA JUGA :  ASN di Lingkup Pemko Payakumbuh Diharapkan Bisa Menjadi Contoh Baik Dalam Mengayomi Masyarakat

Nalfira menegaskan, Kelas BerNALAR selaras dengan kebijakan nasional dalam penguatan karakter dan kompetensi peserta didik, termasuk implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta pembelajaran mendalam yang menekankan proses belajar bermakna, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik.

“Kami ingin menghadirkan budaya belajar yang kuat di setiap sekolah. Kelas BerNALAR diharapkan menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menilai keberhasilan program sangat bergantung pada peran guru sebagai ujung tombak transformasi pendidikan. Karena itu, workshop yang diikuti guru SD negeri dan swasta se-Kota Payakumbuh tersebut difokuskan pada penguatan kapasitas guru dalam merancang pembelajaran literasi dan numerasi yang kontekstual, menyusun modul dan asesmen berkualitas, serta memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan artifisial secara bijak.

“Saya berharap workshop ini tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi melahirkan praktik nyata yang langsung diterapkan di ruang kelas. Guru adalah aktor utama yang menentukan kualitas pengalaman belajar peserta didik,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Syafni Hasni, menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari aktualisasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) yang dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Menurutnya, kegiatan itu menjadi salah satu upaya strategis untuk menghasilkan perangkat pembelajaran yang mampu mengintegrasikan literasi dan numerasi secara sistematis dan berkelanjutan dalam proses belajar mengajar.

“Target utama workshop ini adalah menghasilkan modul pembelajaran yang dapat digunakan guru sekolah dasar untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik sesuai kebutuhan pembelajaran saat ini,” kata Syafni.

Pengembangan modul dilakukan melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam dengan melibatkan tim penulis yang terdiri dari unsur pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.

BACA JUGA :  BKMT Payakumbuh Perkuat Ketahanan Keluarga, Bentengi Generasi dari Narkoba hingga Ancaman Era Digital

Workshop diikuti 20 anggota tim penulis modul dan 87 guru SD. Berbagai metode diterapkan mulai dari pemaparan materi, presentasi hasil pengembangan modul, penayangan video praktik baik, diskusi kelompok, hingga simulasi penerapan modul melalui metode peer teaching.

Selain meningkatkan kompetensi guru, kegiatan tersebut juga menjadi wadah memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan pendidikan dalam mendukung keberhasilan implementasi program literasi dan numerasi di sekolah dasar.

Melalui Kelas BerNALAR, Pemerintah Kota Payakumbuh menargetkan lahirnya budaya belajar yang lebih kuat, peningkatan signifikan capaian literasi dan numerasi siswa, serta terciptanya generasi yang cerdas, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21.

“Kami optimistis Kelas BerNALAR akan menjadi salah satu praktik baik transformasi pembelajaran di Kota Payakumbuh. Dengan kolaborasi dan komitmen bersama, program ini diharapkan mampu melahirkan generasi Payakumbuh yang unggul dan berdaya saing,” pungkas Nalfira(Ken)

Post Views: 115
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemko Payakumbuh Sapu Bersih SPBU, Distribusi BBM Subsidi Diawasi Ketat

Next

Konsisten Mendukung Keterbukaan Informasi Publik, Bupati Solok Jon Pandu Terima Penghargaan Saat Malam Anugerah SMSI 2026

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,776)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,261)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,555)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo