Panahan Buka Keran Emas Payakumbuh, 2 Emas dan 9 Medali Jadi Sinyal Serius di Porprov Sumbar
padangexpo.com // PADANG
Keran medali kontingen Kota Payakumbuh langsung mengalir deras dari cabang olahraga panahan. Tampil di arena Porprov Sumatera Barat XVI Tahun 2026 di Padang, Sabtu (3/10/2026), skuad panahan Payakumbuh sukses mengoleksi dua medali emas, dua perak dan tujuh perunggu.
Catatan tersebut menjadi pembuka yang menjanjikan bagi kontingen Payakumbuh dalam perburuan medali Porprov 2026. Tak sekadar mendulang medali, penampilan para pemanah Payakumbuh juga menunjukkan bahwa target besar yang dipatok daerah bukan tanpa perhitungan.
Dua medali emas dipersembahkan Rifki Al Latif dan Hafsah Algazali dari nomor Beregu Campuran (Mix Team) Standar Nasional. Sementara emas lainnya diamankan Davin Afkaralghifary melalui penampilan apiknya pada nomor Kualifikasi Recurve.
Tambahan dua medali perak masing-masing disumbangkan Rifki Al Latif pada nomor perorangan Divisi Standar Nasional Putra dan Davin Afkaralghifary pada nomor Eliminasi Recurve.
Tak berhenti di situ, tujuh medali perunggu turut mempertebal koleksi Payakumbuh.
Pada nomor perorangan Divisi Standar Nasional, Rifki Al Latif meraih satu perunggu, sedangkan Hafsah Algazali menyumbangkan dua perunggu.
Medali perunggu lainnya datang dari nomor Beregu Standar Nasional Putra melalui trio Rifki, Alfatih dan Davin. Pada nomor Beregu Standar Nasional Putri, Hafsah, Kanza Hafla dan Khanza Azzahra juga berhasil naik podium.
Dua perunggu tambahan dipersembahkan Habib melalui nomor Kualifikasi dan Eliminasi Recurve.
Target 15 Emas Masih Terbuka
Perburuan medali panahan Payakumbuh belum selesai. Sejumlah nomor yang menjadi andalan masih akan dipertandingkan, termasuk Eliminasi Recurve Beregu Putra dan Putri yang dijadwalkan memasuki babak final pada hari berikutnya.
Pelatih Panahan Payakumbuh, Benni Saputra, menyebut capaian pada hari pertama menjadi suntikan moral bagi anak asuhnya untuk terus mengejar target yang telah dicanangkan.
Menurut Benni, hasil tersebut merupakan buah dari persiapan panjang dan latihan intensif yang dijalani para atlet.
“Kami optimistis target 15 emas pada Porprov ini bisa tercapai. Anak-anak sudah berlatih sangat keras dengan semangat juang yang tinggi. Beberapa nomor andalan kita masih belum dipertandingkan, dan di sanalah kita akan kembali mendulang emas,” ujar Benni di lokasi pertandingan.
Optimisme yang sama disampaikan Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Payakumbuh, Rajman. Ia melihat peluang menambah koleksi medali masih terbuka lebar, terutama dari nomor Standar Nasional, Beregu Standar Nasional maupun Recurve.
Artinya, dua emas yang sudah berada di tangan belum menjadi puncak perjuangan. Justru, capaian hari pertama menjadi modal penting untuk menjaga momentum hingga seluruh nomor pertandingan rampung.
Sekda: Jaga Fisik dan Konsentrasi
Perjuangan pemanah Payakumbuh turut disaksikan langsung Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda.
Rida mengapresiasi kerja keras para atlet yang telah membuka keran medali bagi kontingen Payakumbuh. Ia meminta seluruh atlet tetap menjaga kondisi dan konsentrasi menghadapi pertandingan berikutnya.
“Alhamdulillah, kita bersyukur dan berterima kasih kepada para atlet. Pesan saya, tetap semangat, jaga kondisi fisik, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan yang terbaik di arena,” kata Rida.
Usai berlaga, para atlet akan memulihkan kondisi fisik sebelum kembali turun di nomor-nomor berikutnya.
Dengan dua emas, dua perak dan tujuh perunggu sebagai modal awal, panahan kini menjadi salah satu cabang yang diharapkan mampu terus menyumbang medali bagi Payakumbuh.
Bagi skuad panahan, perjuangan belum selesai. Anak panah masih akan dilepas, podium masih akan diperebutkan, dan target 15 emas masih menunggu untuk diperjuangkan hingga bidikan terakhir.(Ken)