Pasca Dilantik, Kadis Pangan Sumbar Syaiful Bahri Siapkan Program Panen Beras Untuk Wujudkan Sumbar Sejahtera

Pasca Dilantik, Kadis Pangan Sumbar Syaiful Bahri Siapkan Program Panen Beras Untuk Wujudkan Sumbar Sejahtera

padangexpo.com (Padang)

Syaiful Bahri pria kelahiran Padang 56 tahun silam, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Auditorium Istana Gubernur Sumatera Barat, 6 juli 2023 lalu bersama pejabat lainnya.

Diketahui sebelumnya, Syaiful pernah menduduki jabatan strategis di bidang pertanian. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Kota Padang. Bahkan jauh kebelakang sekitar tahun 2009 ia adalah pejabat Sekretaris Dinas Pertanian Kota Padangpanjang.

Selain di bidang pertanian, Syaiful Bahri alumnus S1 Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand), Padang itu juga pernah menjabat Kepala Dinas Pariwisata Kota Padangpanjang pada 2012-2014 sebelum kemudian ia hijrah ke Kota Padang.

Syaiful Bahri dikalangan awak media di kenal pribadi Low Profile dan mudah bergaul. Ia wellcome bila ditemui awak media.

“Alhamdulillah, doakan ya, semoga saya sukses mengemban amanah jabatan baru ini,” ujar Syaiful, saat ditemui Majalah Rantau, Sabtu (6/7).

Dalam hal ini, Syaiful Bahri menjelaskan bahwa Dinas Pangan Provinsi Sumatera akan terus melakukan program kerja, agar bahan pangan berjalan dengan baik untuk kedepan.

“Dengan langkah ini, Semoga masyarakat kita dapat terbantu untuk ketersediaan pangannya terpenuhi, dan kestabilan harga pangan tetap terjaga”, sebutnya.

Syaiful Bahri mengemukakan, untuk melakukan pengecekan stok pangan ia mengatakan,”Saya berharap semua daerah mulai menyiapkan lumbung pangannya masing-masing. Saya ingin para kepala daerah mampu menyangga kebutuhan rakyat yang ada, tentu kita arus cek data dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran pemerintah daerah dalam mengamankan produktivitas cadangan beras 2023. Sebab, peranan daerah sangat menentukan kecukupan kebutuhan pangan di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat.

Maka dari itu, saya bersama jajaran dinas Kabupaten dan Kota kedepannya akan melakukan kerjasama untuk pelaksanaan Program Panen Beras, ujarnya Syaiful Bahri,

BACA JUGA :  Pemko Padang dan DPRD Sepakati Ranperda APBD-P TA 2020

kerjasamanya yang saya lakukan ke Depan, dalam pelaksanaan kegiatan Program panen beras ini,” ujar syamsul Bahri.

“Tentunya ada target produksi yang harus bisa kita capai. Dengan adanya penetapan target tanam padi, maka kita perlu melakukan langkah operasional yang lebih konkret,” katanya.

Oleh sebab itu, Syaiful Bahri berjanji akan terus memberikan bantuan pada Masyarakat baik sarana produksi panen dan pasca panen nantinya, serta mendorong para petani menggunakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) dan pengembangan pertanian berbasis Korporasi Klaster.

“Kita akan terus dorong untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri supaya dapat mengurangi impor dan meningkatkan volume ekspor,” terang Syaiful Bahri.

Dalam sampaian dan arahan program kerja, Syaiful Bahri mengatakan pengendalian dan pengembangan ketahanan pangan harus selalu diupayakan untuk mengantisipasi terjadinya keresahan sosial, yaitu dengan menjaga ketersediaan harga pangan.

“Diperlukan peranan Perguruan Tinggi, Pemerintah, Perusahaan, serta bagian-bagian di daerah agar saling bersinergi memberikan kontribusi serius perhatian terhadap pelaksanaan pangan. Karena tantangan terbesar yang dihadapi kedepan, salah satunya adalah antisipasi krisis pangan Gabah,”ujarnya.

Ia mengatakan, selain mengatasi dan mencegah inflasi, pembenahan terhadap beberapa sektor pangan juga harus diperhatikan. Diantaranya, pembenahan untuk irigasi, lahan, pakan, serta bahan pertanian seperti cabe, beras, dan jagung.

“Kita perlu melakukan tahapan tentang kondisi gabah dan pembenahan seperti lahan, irigasi dan jagung, padi, barangkali itu yang harus menjadi perhatian kita untuk peningkatan ketahanan pangan, agar terwujudnya Sumatera Barat Madani Unggul dan Berkelanjutan” dengan Misi “Meningkatkan Nilai Tambah dan Produktivitas pangan,” terang Syaiful.

Maka dari itu, semuanya akan kita tuangkan dalam satu Program Unggulan “Sumbar Sejahtera, yang mana nantinya akan meningkatkan pendapatan Pangan serta mengalokasikan 10 persen anggaran Pemerintah Provinsi untuk sektor Pangan.

BACA JUGA :  Ketum PPWI Resmi Lantik DPC PPWI Kota Padang, Wilson Lalengke :  Berikan Kontribusi Bermanfaat Bagi Masyarakat dan Pemerintah

Mewujudkan Sumatera Barat sebagai salah satu lumbung padi dan jagung serta mandiri beberapa komoditas ternak, dan memperbaiki tata kelola BUMD dan BUMN yang profesional di bidang Beras Dan Gabah.

“Harapannya dalam momen ini kita dapat proaktif untuk hal ini serta ikut dalam mengawal inflasi di Sumatera Barat,” ucap Syaiful mengakhiri. (d79/DC)