Payakumbuh Bidik Tuan Rumah Porprov Sumbar 2028, Pemko Siapkan Infrastruktur, KONI Kejar Prestasi
padangexpo.com // PAYAKUMBUH
Pemerintah Kota Payakumbuh mulai mengarahkan bidikan ke Porprov Sumatera Barat 2028. Di tengah geliat kontingen Payakumbuh berlaga pada Porprov XVI Tahun 2026, Pemko menyatakan kesiapan untuk masuk dalam bursa calon tuan rumah pesta olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, mengatakan keinginan menjadi tuan rumah bukan muncul tanpa alasan. Antusiasme atlet, ofisial dan jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Payakumbuh selama Porprov 2026 menjadi salah satu pemicu pemerintah daerah untuk mulai menyiapkan langkah strategis.
“Melihat antusiasme atlet, ofisial, dan tekad dari KONI Payakumbuh, kami dari pihak pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah pada ajang selanjutnya,” ujar Rida Ananda.
Menurut Rida, Payakumbuh memiliki modal penting untuk menggelar event olahraga berskala provinsi, yakni ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang dinilai cukup mumpuni.
Sejumlah fasilitas olahraga di Payakumbuh disebut dapat menunjang berbagai cabang olahraga, mulai dari tenis, sepak bola, akuatik, panahan, cabang-cabang bela diri, bola basket, sepatu roda, balap motor hingga bola voli.
Ketersediaan infrastruktur tersebut, ditambah dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, menjadi landasan bagi Payakumbuh untuk memantapkan langkah menuju pencalonan tuan rumah Porprov 2028.
KONI: Tuan Rumah Harus Dibayar dengan Prestasi
Gayung bersambut. Ketua Umum KONI Payakumbuh, Chairul Mufti, memastikan organisasi olahraga tersebut siap berjalan satu komando bersama pemerintah daerah.
Menurut pria yang akrab disapa Heru itu, menjadi tuan rumah bukan sekadar persoalan menyiapkan venue dan menyelenggarakan pertandingan. Status tuan rumah juga harus dibarengi kesiapan kontingen untuk tampil sebagai kekuatan yang diperhitungkan di hadapan publik sendiri.
“Tentu kami siap dan satu komando dengan pemerintah. Kalau pemerintah siap, KONI harus lebih siap lagi, terutama dalam hal menyiapkan atlet-atlet terbaik untuk bertarung di rumah sendiri pada tahun 2028 mendatang,” katanya.
Karena itu, KONI Payakumbuh mulai menyiapkan pola pembinaan atlet secara berkelanjutan. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi persiapan menghadapi Porprov 2028, tetapi juga menjadi langkah antisipasi agar prestasi atlet Payakumbuh terus meningkat dari waktu ke waktu.
Dengan kata lain, ambisi menjadi tuan rumah akan berjalan beriringan dengan ambisi membangun kekuatan olahraga. Infrastruktur menjadi panggungnya, sementara atlet berprestasi menjadi wajah Payakumbuh di arena pertandingan.
Bersaing dengan Padang
Langkah Payakumbuh menuju Porprov 2028 dipastikan tidak berlangsung tanpa persaingan. Kota Padang juga telah menyatakan minat untuk menjadi tuan rumah Porprov Sumbar edisi 2028.
Menghadapi kondisi tersebut, Pemko Payakumbuh menegaskan akan mengikuti seluruh prosedur dan mekanisme yang ditetapkan dalam proses penentuan tuan rumah.
Artinya, Payakumbuh tidak hanya mengandalkan kesiapan fasilitas, tetapi juga harus membuktikan kelayakan dan keseriusan pencalonannya melalui tahapan resmi yang berlaku.
Porprov XVI Sumatera Barat sendiri saat ini masih berlangsung. Ajang yang kembali digelar setelah vakum delapan tahun tersebut berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026, dengan melibatkan kontingen kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Bagi Payakumbuh, Porprov 2026 bukan sekadar arena mengejar medali. Dari gelanggang inilah, langkah menuju Porprov 2028 mulai dirancang—dengan satu target besar: jika dipercaya menjadi tuan rumah, Payakumbuh ingin bukan hanya sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga kuat sebagai peserta. ( Ken)