Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Rendang Payakumbuh Mulai Dibidik Pasar Ekspor, IKM Didorong Naik Kelas Lewat Industri 4.0
Payakumbuh

Rendang Payakumbuh Mulai Dibidik Pasar Ekspor, IKM Didorong Naik Kelas Lewat Industri 4.0

By admin@domi
13/05/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Rendang tak lagi sekadar identitas kuliner Minangkabau. Pemerintah mulai serius mendorong rendang Payakumbuh menjadi produk unggulan ekspor melalui Program OVOP (One Village One Product) Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 yang digelar Kementerian Perindustrian RI bersama Pemerintah Kota Payakumbuh, Selasa (12/05/2026).

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Program Pendampingan Sentra IKM OVOP Go Global dan Adopsi Teknologi Industri 4.0 dalam rangka Program Desa Devisa yang berlangsung di Aula Lantai II Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh dengan melibatkan puluhan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) rendang.

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Eni Muis Zulmaeta mengatakan rendang memiliki potensi besar bukan hanya sebagai warisan budaya Minangkabau yang mendunia, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi masyarakat yang mampu bersaing di pasar internasional.

“Rendang bukan hanya warisan kuliner Minangkabau yang telah dikenal dunia, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan industri rendang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar global,” katanya.

Menurut Ny. Eni, pengembangan IKM rendang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar produk lokal mampu tumbuh lebih mandiri dan kompetitif.

Ia optimistis dengan pendampingan yang tepat, Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh dapat berkembang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang mampu menembus pasar dunia.

“IKM Rendang kita harapkan tidak hanya menjadi identitas daerah, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan kebanggaan Indonesia di pasar internasional,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yasril menyebut kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat daya saing pelaku IKM melalui peningkatan kualitas produk, penguatan manajemen usaha, hingga kesiapan menghadapi pasar ekspor yang semakin kompetitif.

BACA JUGA :  Buat Trek Lari Disekeliling Lapangan Sepak Bola, Wako Riza Falepi Pimpin Goro di Batang Agam

“Kita ingin pelaku IKM di Payakumbuh mampu berkembang dan beradaptasi dengan transformasi digital industri sehingga memiliki daya saing yang kuat di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Kegiatan itu turut dihadiri Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi, Staf Ahli TP-PKK Kota Payakumbuh Yeni Elzadaswarman, pengurus Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, IKM OVOP Bintang 3 Tahun 2024 Rendang Gadih, serta IKM OVOP Bintang 2 Tahun 2024 Rendang Riry bersama sekitar 30 perwakilan IKM anggota sentra rendang.

Para peserta mendapatkan pembekalan terkait pengembangan produk unggulan daerah, peningkatan kapasitas usaha, serta strategi memperluas akses pasar ekspor berbasis teknologi dan inovasi industri 4.0 dari Tenaga Ahli Program IKM OVOP Go Global Dika Rinakuki dan Kepala Department Export Development Advisory LPEI Nila Meidhita.

“Penguatan inovasi dan pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting agar produk IKM mampu memenuhi kebutuhan pasar global yang terus berkembang,” kata Nila.

Di sisi lain, Sesditjen IKMA Kementerian Perindustrian RI Yedi Sabaryadi menegaskan transformasi industri kini menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha kecil dan menengah di tengah ketatnya persaingan pasar global.

Menurutnya, program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0 menjadi jalan penting agar IKM tidak hanya bertahan di pasar domestik, tetapi mampu masuk dan berkembang di pasar ekspor secara berkelanjutan.

“Melalui program OVOP Go Global dan adopsi Teknologi Industri 4.0, kami berharap IKM tidak hanya meningkatkan kualitas dan produktivitas, tetapi juga siap memasuki pasar ekspor secara berkelanjutan. Sentra Rendang Kota Payakumbuh memiliki potensi sangat besar menjadi produk unggulan Indonesia di pasar dunia,” ujar Yedi.

Ia menambahkan Kementerian Perindustrian terus mendorong penguatan sektor IKM berbasis potensi daerah melalui pendampingan usaha, digitalisasi industri, hingga pembukaan akses pasar ekspor guna meningkatkan nilai tambah produk lokal.

BACA JUGA :  Menuju Kategori Nindya, Tim Evaluator Kementerian PPPA Lakukan VLH Evaluasi KLA 2022 di Payakumbuh Secara Daring

“Kami percaya rendang Payakumbuh memiliki kualitas, cita rasa, dan identitas kuat untuk menjadi salah satu produk unggulan Indonesia di pasar global,” pungkasnya(Ken)

Post Views: 122
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Kunjungan Wamenkes Ke RSUD Bukittinggi, Wako Ramlan Sampaikan Untuk Pengembangan Rumah Sakit Butuh Bantuan Dari Pemerintah Pusat

Next

Kurniawan Syah Putra Tekankan Proyek Perubahan PKA Harus Berdampak Nyata bagi Pelayanan Publik

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,769)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,251)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,553)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo