Syukuran Gedung Baru MTsN 7 Tanah Datar, Bangkit dari Banjir Menuju Madrasah yang Lebih Maju

Syukuran Gedung Baru MTsN 7 Tanah Datar, Bangkit dari Banjir Menuju Madrasah yang Lebih Maju

padangexpo.com //  Tanah Datar

Semangat bangkit pasca bencana banjir bandang yang sempat melanda kawasan Sungai Jambu kembali ditegaskan melalui Syukuran Pemakaian Gedung Baru MTsN 7 Tanah Datar yang digelar Selasa (26/5) di Ateh Guguak, Nagari Sungai Jambu, Kecamatan Pariangan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh haru, menjadi simbol kebangkitan dunia pendidikan di tengah ujian yang pernah menghantam daerah tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat  Mustafa, MA ,H. Hendri Pani Dias, anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Kepala Baznas, unsur Forkopimca, camat, wali nagari se-Pariangan, kepala MTsN se-Tanah Datar, tokoh masyarakat hingga para perantau.

Ketua panitia pelaksana yang juga Ketua Komite MTsN 7 Tanah Datar, Masril Maksum dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan syukuran tersebut merupakan bentuk rasa syukur seluruh komponen masyarakat, peserta didik dan pihak sekolah atas selesainya pembangunan gedung baru madrasah.

Menurutnya, pembangunan kembali sarana pendidikan itu bukan hanya pekerjaan fisik semata, melainkan hasil dari semangat gotong royong, kepedulian dan kecintaan masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda di Sungai Jambu.

“Gedung ini berdiri dari doa, dukungan dan kebersamaan banyak pihak. Hari ini menjadi momentum rasa syukur sekaligus penguat semangat bahwa pendidikan harus terus berjalan meski daerah ini pernah dilanda musibah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala MTsN 7 Tanah Datar, Drs. Setriyal Dt. Tan Kali menegaskan bahwa peresmian gedung baru tersebut bukan sekadar seremoni pengguntingan pita, tetapi bagian dari perjalanan sejarah panjang madrasah.

“Hari ini bukan sekadar pengguntingan pita, tetapi sebuah perjalanan sejarah. MTsN 7 Tanah Datar berdiri di atas lahan seluas 12.000 meter persegi yang merupakan hibah dari kaum datuak di Sungai Jambu,” katanya.

BACA JUGA :  Bupati Tanah Datar Raih Penghargaan Apresiasi Pembina Proklim dari Menteri LHKRI

Ia menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh kaum yang telah menghibahkan tanah, termasuk sumber air bersih yang kini menjadi kebutuhan vital bagi keberlangsungan aktivitas madrasah.

Setriyal juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang bergerak cepat membantu pembangunan kembali MTsN 7 pasca banjir bandang tahun lalu. Menurutnya, dukungan pemerintah, masyarakat, perantau hingga berbagai unsur lainnya menjadi energi besar bagi kebangkitan madrasah.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan harapan adanya dukungan lanjutan terhadap penambahan sarana dan prasarana penunjang pendidikan agar kualitas pembelajaran di MTsN 7 semakin meningkat.

“Kami ingin menjadikan musibah banjir bandang kemarin sebagai bahan bakar untuk lebih maju, bukan alasan untuk menyerah,” tegasnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Tanah Datar, H. Hendri Pani Dias ,S.Ag, MA dalam paparannya menyebut kebangkitan MTsN 7 menjadi bukti kuat bahwa dunia pendidikan madrasah memiliki daya tahan dan semangat luar biasa menghadapi tantangan.

Ia menilai pembangunan kembali fasilitas pendidikan tersebut memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, tokoh adat dan dunia pendidikan dalam menjaga masa depan generasi muda.

“Madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pembentukan karakter, moral dan spiritual anak-anak kita. Karena itu, keberadaan MTsN 7 harus terus diperkuat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Tanah Datar yang diwakili Asisten III Administrasi Umum Setda, Riswandi Dt. Monti Basa menegaskan bahwa pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan pendidikan, terutama di wilayah yang terdampak bencana.

Ia mengatakan, syukuran pemakaian gedung baru MTsN 7 bukan hanya simbol berdirinya bangunan baru, tetapi juga simbol bangkitnya harapan masyarakat Sungai Jambu.

“Bencana boleh datang, tetapi semangat masyarakat Tanah Datar untuk membangun pendidikan tidak boleh runtuh. Ini adalah bukti bahwa kebersamaan mampu melahirkan kekuatan besar,” katanya.

BACA JUGA :  Eka Putra: Jadikan Program KPM PKH Sebagai Batu Loncatan Menuju Kesejahteraan

Riswandi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan mendukung pengembangan MTsN 7 agar mampu melahirkan generasi unggul, religius dan berdaya saing di masa depan(d13)