Terus Memanas, Aksi Massa Demonstrasi Berlanjut Hingga Malam di Otista Raya

Terus Memanas, Aksi Massa Demonstrasi Berlanjut Hingga Malam di Otista Raya

padangexpo.com | Jakarta

Terus memanas, aksi massa yang terdiri dari gabungan warga dan pengemudi ojek online (ojol), kembali menggelar unjuk rasa di persimpangan Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) – Jalan Otista III, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim), Jumat (29/8) malam ini dikutip dari Republika.

iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
hatay escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
antakya escort,
antakya escort,
bursa escort,
görükle escort,
bursa escort,
bursa escort,
hatay escort,
diyarbakır escort,
diyarbakır escort,
diyarbakır escort,
elazığ escort,
elazığ escort,
elazığ escort,
arsuz escort,
arsuz escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
adana escort,
malatya escort,
malatya escort,
eskişehir escort,
eskişehir escort,
manisa escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
izmit escort,
ısparta escort,
ankara escort,
ankara escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
gaziantep escort,
seks hikayeleri,
erotik hikayeleri,
erotik seks hikayeleri,
sakarya escort,
sakarya escort,
sakarya escort,
van escort,
van escort,
mersin escort,
mersin escort,
istanbul escort,
izmir escort,
izmir escort,
samsun escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
konya escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
malatya escort,
alanya escort,
rent a car chisinau,
Chirie Auto Chisinau,
chirie auto chisinau
chirie auto,
porno izle,
porno,
porno izle,
turk porno,
sikis izle,
porna,
xhamster,
rus porno,
anal porno,
porno seyret,
tük porno,
amatör porno,
liseli porno,
hd porno,
sarışın porno,
mobil porno,
xnxx porno,
Eskişehir escort,
izmir escort,
erzurum escort,
erzurum escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
iskenderun escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
denizli escort,
antalya escort,
denizli escort,
BACA JUGA :  Tiga Aturan Diterbitkan Terkait Pelaksanaan PPKM Hingga 2 Agustus 2021

Menurut pantauan rekan media dilokasi, para demonstran mulai menutup jalan dari arah Kampung Melayu dan Cawang, dengan membakar ban dan barang-barang tepat di persimpangan jalan tersebut.

Massa yang didominasi warga dan ojol itu, bahkan merusak plang rambu-rambu lalu lintas yang ada di Jalan Otista III. Sebagian demonstran, juga terlihat membakar petasan dan menembakkan kembang api ke atas.

Beberapa pengunjuk rasa, mengaku datang ke lokasi tersebut karena ingin berpartisipasi dalam demonstrasi tersebut, guna menuntut keadilan. “Kami cuma mau menuntut keadilan bagi masyarakat miskin di negara ini,” kata dia.

Pengunjuk rasa lainnya, Agus, mengaku prihatin dengan insiden yang menimpa almarhum Affan Kurniawan. Dia menilai, insiden yang menghilangkan nyawa rekan sesama pengendara ojol itu seharusnya tidak perlu terjadi.

“Pengamanan harusnya tidak perlu sampai begitu,” kata dia yang tinggal di sekitar Kampung Melayu itu.

Hingga pukul 18.05 WIB, polisi belum terlihat mengamankan lokasi demonstrasi. Lokasi justru dijaga oleh sejumlah aparat TNI. Sedangkan arus lalu lintas semakin macet karena terhambat oleh kerumunan massa yang berdiri di persimpangan jalan.

Diketahui sebelumnya, pada Jum’at pagi kawasan Jalan Otista sempat lumpuh karena kericuhan demonstran yang meluas dari daerah Jakarta Pusat. Bahkan, lampu lalu lintas dibakar oleh oknum pengunjuk rasa.

Massa juga menutup jalan sambil melemparkan batu ke aparat keamanan, sehingga mengganggu arus kendaraan dari arah Kampung Melayu menuju Cawang maupun sebaliknya. Kericuhan semakin pecah saat polisi menembakkan gas air mata ke arah massa.

Terlihat ratusan warga yang didominasi oleh pemuda, juga turut melemparkan batu dan benda lainnya ke arah petugas. Aksi tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu dan menyebabkan kemacetan panjang.

BACA JUGA :  Pemerintah Segera Rampungkan PLBN Terpadu Serasan Awal 2022 di Perbatasan Natuna

Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif lain lantaran ruas jalan ditutup. Bahkan, bus Transjakarta tidak dapat melintas di jalan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang tidak berkepentingan agar menghindari kawasan tersebut demi kelancaran lalu lintas dan keamanan bersama. (del)