Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Wujudkan Kesejahteraan Petani, Jon Firman Pandu–Candra Lahirkan Inovasi “Basawah Pokok Murah”
Kab. Solok

Wujudkan Kesejahteraan Petani, Jon Firman Pandu–Candra Lahirkan Inovasi “Basawah Pokok Murah”

By Pemred : Dody S
28/05/2025

padangexpo.com | Arosuka

Komitmen untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan petani Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati H. Candra lahirkan inovasi program unggulan bertajuk “Basawah Pokok Murah”.

Program ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menekan biaya produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah berbasis potensi lokal.

Jon Firman Pandu menjelaskan bahwa, “Petani adalah fondasi ketahanan daerah. Maka, kami ingin memastikan mereka bisa bertani dengan biaya rendah, hasil tetap maksimal, dan lingkungan tetap terjaga,” ujarnya, Rabu (28/5).

Program Basawah Pokok Murah adalah pendekatan pertanian efisien yang mendorong petani untuk menggunakan input produksi yang lebih murah dan mudah dijangkau, namun tetap berkualitas.

Program ini memanfaatkan:

• Pupuk organik lokal sebagai pengganti pupuk kimia mahal,

• Benih unggul lokal hasil pembinaan pemerintah,

• Pestisida nabati yang aman bagi lingkungan,

• Serta optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disediakan pemerintah.

Dengan dilaksanakannya konsep ini, maka biaya bertani bisa ditekan hingga 30–50 persen dibanding metode konvensional yang mengandalkan produk pertanian industri.

Adapun perbandingan dengan Cara Bertani Konvensional Komponen Produksi Konvensional Basawah

Pokok Murah, Pupuk Pupuk kimia mahal Pupuk organik buatan lokal Pengolahan lahan Manual/tenaga sewa Gunakan alsintan pemerintah Pestisida Kimia sintetis Ramuan alami/nabati

Benih Beli di luar daerahBenih unggul lokal

Biaya Produksi Tinggi Lebih murah dan efisien

Program Basawah Pokok Murah membawa banyak manfaat strategis, antara lain :

1. Menurunkan Biaya Produksi: Petani tidak lagi terbebani dengan mahalnya pupuk dan pestisida industri.

2. Meningkatkan Pendapatan Petani: Hasil panen yang stabil dengan biaya rendah berdampak langsung pada keuntungan petani.

3. Mendorong Kemandirian Petani: Tidak lagi bergantung penuh pada produk dari luar.

BACA JUGA :  Diskusi Terkait Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Solok, Sekda Medison Terima Kunjungan PGRI dan Dewan Pendidikan

4. Menjaga Kelestarian Lingkungan: Penggunaan bahan alami lebih aman untuk tanah dan air.

5. Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah: Produksi padi tetap berjalan lancar dan terjangkau, memperkuat cadangan pangan lokal.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari langkah besar menuju pertanian mandiri dan tahan krisis.

“Dengan biaya murah dan hasil baik, petani jadi lebih percaya diri. Kami ingin pertanian jadi pilihan yang menjanjikan, bukan sekadar bertahan hidup,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran program ini, Pemkab Solok juga melibatkan penyuluh pertanian, kelompok tani, dan perangkat nagari dalam edukasi serta pendampingan teknis. Pemerintah menyediakan bantuan alsintan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan distribusi benih unggul.

Respons masyarakat pun sangat positif. Di berbagai kecamatan. Seperti Kecamatan Junjung Sirih, Kecamatan X Koto Singkarak, Kecamatan Kubung, dan Kecamatan Gunung Talang, petani mulai menerapkan sistem ini dan mengaku terbantu dalam menekan biaya serta mengurangi risiko gagal panen akibat ketergantungan bahan kimia.

Dengan Basawah Pokok Murah, Kabupaten Solok menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal-hal sederhana: mengelola sawah dengan cara murah, mandiri, dan berkelanjutan. (Yosep)

Post Views: 266
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Tak Sekedar Janji, Jon Firman Pandu – Candra Wujudkan Program ‘Solok Bersih’ Ciptakan Lingkungan Nyaman

Next

32 CPNS Formasi 2024 Dilantik

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,777)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,267)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,557)

TERBARU

  • Goresan Tinta di Balairung 99, Ketua PWI Kota Solok Resmi Dilantik, Drs. Raunis Roni : Mari Kita Majukan PWI Kota Solok dan Tetap Solid
  • 500 Duta Olahraga Payakumbuh Dilepas, Target Prestasi Dibawa ke Porprov Sumbar XVI
  • Payakumbuh Adu Kekuatan di APN 2026, Ketahanan Pangan Tak Lagi Sekadar Program
  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
Copyright 2026 — Padang Expo