Sabtu 8 Juni, Akhir Masa Tanggap Darurat Bencana Tanah Datar

25

Padangexpo.com, Tanah Datar-Bupati Tanah Datar Eka Putra secara resmi mengakhiri Masa Tanggap Darurat Bencana Alam Banjir Lahar Dingin, Banjir Bandang dan Longsor pada Sabtu 8 Juni 2024.

Hal ini ditandai dengan apel gabungan berakhirnya masa tanggap darurat yang dilaksanakan di Posko Utama Tanggap Darurat Tanah Datar di Gedung Indojolito yang turut dihadir Dandim 0307 Tanah Datar, Danyon Marharlan II, Wakapolres Tanah Datar, Kasi OPS Basarnas Padang, serta jajaran juga seluruh relawan yang bertugas.

“Hari ini hari sejarah bagi kita, hari ke 28, tiba masanya kita untuk mengakhiri tanggap darurat di tanah datar. Ini tetapkan penuh dengan kajian dari BMKG, dari BPBD, bahwa insyaAllah ke depan kondisi kita sudah mulai membaik,” kata Bupati Eka Putra.

“Saya mewakili masyarakat Tanah Datar, korban, keluarga korban mengucapkan terima kasih, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang selama lebih kurang 1 bulan menjalankan tugas kemanusiaan,” tambahnya, Sabtu (8/6).

Bupati menyebut setidaknya ada tiga poin besar yang telah dilakukan tim gabungan selama masa Tanggap Darurat di Tanah Datar.

“Pertama, bagaimana menyelamatkan, pencarian korban, warga kami sampai hari kemarin masih dilakukan, kami tahu dan kami melihat bapak ibu dengan ikhlas, dengan semangat terus menyusuri sungai, lumpur sampai kabupaten lain. Alhamdulillah bapak ibu masih sehat, ini pertanda apa yang dikerjakan didasari niat yang ikhlas,”

Kemudian, kata Bupati, ada tim ekspedisi, dirinya melihat semangat tim menyusuri sungai Sigarungguang yang berpotensi untuk banjir bandang kembali di Tanah Datar, semua kayu yang ada menghambat sudah disingkirkan, yang besar sudah diperkecil dan hambatan lain, pekerjaan yang tidak mudah dengan tantangan yang besar.

BACA JUGA :  Wabup Richi Aprian Tinjau Peternakan Kambing Etawa yang Digagas Oleh Halifah

“Kemudian, pembersihan rumah penduduk yang masih ada lumpur, dengan ikhlas bersama ribuan relawan, membantu kami menghadapi musibah ini, belum lagi dapur umum yang humanis,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyebut, kini tiba masanya Tanah Datar untuk bangkit pasca tanggap darurat berakhir.

“Kami Kabupaten Tanah Datar, mulai 9 Juni nanti, masuk masa transisi darurat dalam pemulihan, kami harus bangkit, semangat yang bapak tampilkan di depan kami itu menular besar kepada kami sehingga kami tidak pernah lelah memperbaiki kondisi di kabupaten Tanah Datar, bagaimana kami akan recovery kembali secepatnya,” katanya. (Dwi)