Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit
Payakumbuh

Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit

By admin@domi
16/10/2026

padangexpo.com // PADANG PARIAMAN

Mental baja mengantarkan Kota Payakumbuh ke puncak kejayaan. Sempat tertinggal lebih dahulu, skuad Kota Randang bangkit, memaksakan hasil imbang, lalu menuntaskan perlawanan Kota Sawahlunto dengan skor 2-1 melalui babak perpanjangan waktu. Kemenangan dramatis di Stadion Utama Sumatera Barat, Rabu (14/10/2026), itu memastikan medali emas cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 menjadi milik Payakumbuh.

Bukan kemenangan yang datang dengan mudah. Anak asuh Zulka Hendra harus melewati tekanan, gol yang dianulir, pertahanan lawan yang rapat, hingga duel melelahkan selama 120 menit sebelum akhirnya memastikan diri berdiri di podium tertinggi.

Sawahlunto lebih dahulu memimpin pada menit ke-32. Berawal dari kehilangan bola di lini tengah, pemain Payakumbuh harus membayar mahal kelengahan tersebut. Sawahlunto langsung melancarkan serangan balik cepat dengan melibatkan tiga pemain yang menusuk pertahanan lawan.

Peluang itu dituntaskan melalui tendangan mendatar yang mengarah ke sisi kanan gawang Payakumbuh. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Sawahlunto.

Namun, gol tersebut tidak meruntuhkan mentalitas skuad Kota Randang. Sebaliknya, Payakumbuh meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan lawan melalui kombinasi permainan lini tengah serta eksploitasi kedua sisi sayap.

Sejumlah peluang tercipta, tetapi rapatnya pertahanan dan penampilan apik penjaga gawang Sawahlunto membuat Payakumbuh belum mampu menyamakan kedudukan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, pelatih Zulka Hendra meminta anak asuhnya memperlebar permainan dan mempertahankan tekanan. Payakumbuh bahkan sempat merayakan gol pada menit ke-64 melalui Nabil. Namun, kegembiraan itu terhenti setelah wasit menganulir gol tersebut karena offside.

Skuad Payakumbuh tidak kehilangan arah. Mereka terus menggempur hingga akhirnya kebuntuan pecah pada menit ke-73.

BACA JUGA :  Seratus PPKS Terima Bantuan Atensi Dari Dinas Sosial Payakumbuh

Serangan dibangun melalui umpan silang dari sisi kiri yang mengarah ke sisi kanan pertahanan Sawahlunto. Bola dikuasai dengan baik sebelum pemain Payakumbuh menusuk ke dalam kotak penalti dan melepaskan umpan ke depan gawang.

Agiv yang berada di posisi tepat langsung menyambar bola dengan tendangan keras. Jala gawang Sawahlunto bergetar, skor berubah menjadi 1-1.

Gol tersebut menghidupkan kembali peluang Payakumbuh sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu setelah kedua tim gagal menambah gol hingga waktu normal berakhir.

GOL MENIT KE-112 JADI PENENTU

Memasuki extra time, kedua kesebelasan tetap berusaha mencari gol kemenangan di tengah stamina yang semakin terkuras. Pertandingan berlangsung ketat hingga momen penentu akhirnya datang pada menit ke-112.

Pelanggaran pemain Sawahlunto di sisi kanan luar kotak penalti memberikan peluang tendangan bebas bagi Payakumbuh. Lintar, pemain bernomor punggung 19, maju sebagai eksekutor.

Tendangannya mengarah ke depan gawang dan memicu kemelut. Nabil berlari mengejar bola bersamaan dengan penjaga gawang Sawahlunto yang berusaha keluar untuk mengamankannya. Namun, bola gagal ditangkap dengan sempurna dan terlepas di depan gawang.

Nabil bereaksi lebih cepat. Dengan memanfaatkan bola liar, ia menyambar menggunakan paha hingga si kulit bundar meluncur masuk ke gawang Sawahlunto.

Gol itu mengubah skor menjadi 2-1 untuk Payakumbuh sekaligus menjadi pukulan telak bagi Sawahlunto yang sebelumnya sempat berada di atas angin.

Di sisa waktu pertandingan, Payakumbuh berupaya mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Selebrasi pun pecah. Perjuangan panjang dan ketahanan mental akhirnya berbuah medali emas bagi Kota Randang.

ZULKA HENDRA: ANAK-ANAK TAK MENYERAH

Pelatih kepala Payakumbuh, Zulka Hendra, mengapresiasi daya juang para pemain yang mampu bangkit setelah tertinggal dan tetap menjaga fokus hingga babak tambahan.

BACA JUGA :  Ratusan Jamaah Hadiri Tausyiah UAS

Ia mengakui, kehilangan bola di lini tengah yang berujung gol lawan menjadi catatan penting. Namun, respons para pemain setelah kebobolan menjadi salah satu kunci keberhasilan timnya.

“Kebobolan karena kesalahan sendiri di lini tengah memang mengecewakan, tapi saya sangat bangga anak-anak tidak down. Mereka meresponsnya dengan daya juang yang luar biasa, terus membombardir jantung pertahanan lawan tanpa kenal lelah,” ujar Zulka.

Ia menilai gol penyama kedudukan yang dicetak Agiv merupakan buah kesabaran dan agresivitas tim dalam menekan pertahanan lawan.

Sementara gol Nabil pada menit ke-112 menjadi penegas perjuangan keras Payakumbuh untuk mengunci kemenangan.

“Di fase extra time, murni kemauan keras untuk menang yang berbicara. Gol Nabil benar-benar memastikan Payakumbuh juara,” tegasnya.

RIDA ANANDA: KEMENANGAN UNTUK MASYARAKAT PAYAKUMBUH

Kebahagiaan atas keberhasilan tersebut turut dirasakan Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang menyaksikan langsung pertandingan dari tribun VVIP.

Mewakili Wali Kota Zulmaeta, Rida menyampaikan apresiasi kepada para pemain dan jajaran pelatih yang telah berjuang membawa nama daerah hingga meraih medali emas.

“Mewakili Bapak Wali Kota, kami sangat bangga dengan mentalitas baja yang ditunjukkan anak-anak kita di atas lapangan. Tertinggal lebih dulu dari sebuah serangan balik cepat, tapi mereka tidak melemah, justru semakin beringas mengurung pertahanan lawan sampai bisa membalikkan keadaan,” kata Rida.

Menurutnya, kemenangan tersebut menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Payakumbuh sekaligus bukti pentingnya pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

“Ini adalah kemenangan emosional untuk seluruh masyarakat Payakumbuh dan bukti nyata kualitas pembinaan olahraga di kota kita,” ujarnya seusai prosesi pengalungan medali.

PAYAKUMBUH DI PUNCAK, SAWAHLUNTO RAIH PERAK

Keberhasilan menundukkan Sawahlunto melalui pertandingan yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu mengukuhkan Payakumbuh sebagai peraih medali emas sepak bola Porprov XVI Sumatera Barat 2026.

BACA JUGA :  Payakumbuh Juara, 115 Tenaga Konstruksi Ditempa: Sertifikasi Jadi Senjata Naikkan Mutu Pembangunan

Sawahlunto harus puas dengan medali perak, sedangkan medali perunggu menjadi milik Kabupaten Tanah Datar.

Bagi Payakumbuh, emas sepak bola ini bukan sekadar tambahan prestasi dalam pesta olahraga tingkat provinsi. Kemenangan tersebut lahir dari kemampuan bangkit saat tertekan, kesabaran membongkar pertahanan lawan, serta keberanian bertarung hingga menit-menit terakhir.

Dari ketertinggalan 0-1 hingga kemenangan 2-1, skuad Kota Randang membuktikan satu hal: pertandingan belum berakhir selama peluit panjang belum berbunyi.(Ken)

Views: 12
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Api Los Batiah Mengamuk, 24 Petak Dagangan Hangus, Kerugian Miliaran Berhasil Dicegah

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,086)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,716)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,383)

TERBARU

  • Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit
  • Api Los Batiah Mengamuk, 24 Petak Dagangan Hangus, Kerugian Miliaran Berhasil Dicegah
  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
  • Kapolres Payakumbuh Pimpin Sertijab Dua Jabatan Strategis, Ini Pejabat Barunya
Copyright 2026 — Padang Expo