Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Limapuluh Kota/Pemkab Limapuluh Kota Gelar Kegiatan Penyusunan Strategi Komunikasi Publik dan Komunikasi Antar Pribadi dalam Penurunan Stunting
Limapuluh Kota

Pemkab Limapuluh Kota Gelar Kegiatan Penyusunan Strategi Komunikasi Publik dan Komunikasi Antar Pribadi dalam Penurunan Stunting

By Pemred : Dody S
11/09/2021

| padangexpo.com

Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Lima Puluh Kota bersama FKM Unand yang bermitra dengan Direktorat Promkes dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI melakukan acara pendampingan dalam Penyusunan Strategi Komunikasi Publik dan Komunikasi Antar Pribadi dalam penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Tahun 2021 di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota, Jumat (10/09/2021).

Kegiatan yang dilakukan adalah melaksanakan pilar ke 2 dari 5 pilar strategi nasional pencegahan dan penurunan stunting yaitu Kampanye Nasional dan Komunikasi Perubahan Perilaku. Pilar 2 ini yang berfokus pada pemahaman dan perubahan perilaku sangat penting dilakukan. Stunting bukan hanya terjadi pada kelompok masyarakat miskin, tetapi juga terjadi pada 20 persen masyarakat paling mampu. Data Riskesdas 2013 menunjukkan bahwa pada 20 persen kelompok masyarakat tersebut masih ditemukan 29 persen balita stunting. Mengingat hal tersebut, masalah ini tidak hanya terkait dengan persoalan ketersediaan asupan makanan dan fasilitas kesehatan, tetapi juga terkait dengan minimnya pengetahuan, rendahnya kesadaran, dan perilaku yang tidak sehat. Pada saat yang sama diperlukan pengembangan kapasitas penyelenggara kampanye.

Ada 4 strategi kegiatan yang dilakukan agar optimalnya pencapaian pilar ke 2 yaitu Kampanye perubahan perilaku bagi masyarakat umum, Komunikasi antar pribadi sesuai konteks sasaran, Advokasi berkelanjutan kepada pengambil keputusan, dan Peningkatan Kapasitas pengelola program.

Dengan dilakukannya keempat strategi tersebut diharapkan mampu menjawab belum optimalnya konvergensi di level kebijakan dan belum optimalnya dukungan berbagai sektor terkait dalam upaya pencegahan stunting serta permasalahan perilaku yang terjadi baik di tingkat individu/keluarga, masyarakat dan layanan kesehatan.

Tujuan umum kegiatan adalah meningkatkan kesadaran publik dan mengubah perilaku kunci yang berpengaruh pada faktor risiko stunting melalui strategi komunikasi perubahan perilaku.

BACA JUGA :  202 CJH Limapuluh Kota Dilepas, Pesan Tegas Bupati: Jaga Niat, Kesehatan, dan Nama Baik Daerah

Penyamaan Persepsi dan dukungan komitmen untuk pelaksanaan kegiatan di tingkat provinsi pada 3 Kabupaten (Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota) tim Penanggulangan Stunting tingkat Kabupaten/Kota tujuannya mengkoordinasikan rangkaian rencana kegiatan.

Sasaran pendampingan ditingkat Kabupaten untuk terbitnya Peraturan Bupati tentang Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Publik dan Komunikasi Antar Pribadi adalah Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo serta dukungan bagian Hukum Kantor Bupati setempat. Untuk sasaran pendampingan ditingkat kecamatan adalah tenaga Puskesmas (promkes, gizi, kesling, perawat, bidan) serta juru penerangan yang berada di kantor kecamatan setempat. Terakhir Sasaran di tingkat Desa adalah para Kader yang melaksanakan kegiatan UKBM dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting seperti Kader Posyandu, Kader Bina Keluarga BKKBN, Kader PAUD, Kader Posbindu dan Kader Posyandu Lansia. (ken/hms)

Views: 625
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo Kukuhkan Pengurus LKBH PGRI

Next

Majukan Pendidikan, MTsN 2 Solok Selatan Mendapat Apresiasi dari Kemenag Solsel

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,191)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,764)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,455)

TERBARU

  • Jumat Keliling di Payobasung, Kapolres Payakumbuh Ajak Warga Perangi Narkoba, Hoaks dan Investasi Bodong
  • Jumat Keliling di Suliki, Kapolsek Jadi Khatib dan Ingatkan Bahaya Narkoba
  • SAPAKU Tembus Tiga Besar Nasional, Zulmaeta: Kami Siap Dibedah, Bukan Sekadar Tampilkan Prestasi!
  • Dijemput dari Pekanbaru untuk Diedarkan di Payakumbuh, Dua Pria Diciduk dengan 2,2 Kg Ganja dan Sabu
Copyright 2026 — Padang Expo