Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Masyarakat Jalan Ombak Minta Walikota Dumai dan Pihak Terkait Tutup Hiburan Malam yang Meresahkan Jema’ah Mesjid
Pemko Bukittinggi

Masyarakat Jalan Ombak Minta Walikota Dumai dan Pihak Terkait Tutup Hiburan Malam yang Meresahkan Jema’ah Mesjid

By Admin Padang Expo
23/01/2022

| padangexpo.com (Dumai – Riau)

Pemerintah Kota (Pemko) Dumai perlu melakukan evaluasi izin karaoke yang di beberapa ruko di jalan Ombak Kota Dumai. Pasalnya, diduga Radius jarak Ruko hiburan malam sangat dekat dengan Mesjid.

Semakin meresahkan, jema’ah Masjid menuntut Pemerintah Kota Dumai untuk menutup semua tempat hiburan yang berdekatan lingkungan Masjid karena keberadaannya meresahkan warga terutama umat Islam dan sesuai dengan janji kampanyenya Walikota yang akan menutup hiburan malam Kota Dumai.

Penolakan sekaligus penutupan tempat hiburan, terutama karaoke di beberapa Ruko di jalan Ombak, sungai Dumai, aksi dan pemandangan tidak senonoh di lokasi tersebut seringkali berlaku, seperti perkelahian, perempuan berpakaian tidak senonoh dikawasan tersebut dan perilaku sosial lainnya.

Sebelumnya, jemaah mesjid tersebut sudah beberapakali melaporkan ke pihak kelurahan dan kecamatan, namun nihil, rencananya jemaah akan melakukan aksi penggalangan tanda tangan dan petisi untuk meminta pihak pemerintah menutup permanen tempat tersebut.

Ketika dikonfirmasi awak media Selepas solat Jumat, Jumat (22/01/2022), salah satu jemaat yang engan namanya disebutkan, ia mengatakan ketika diwaktu malam sampai waktu subuh mereka masih melanjutkan aksi, dengan suara musik sudah sangat kedengaran ke luar jalan, dan selalu saja jemaat berpapasan dengan perempuan ber rok mini ketika jema’ah mau ke mesjid di waktu adzan subuh, mereka menyatakan hal tersebut sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak penegak hukum dan pemko Dumai.

“Hal ini sudah lama ingin kita suarakan, dan ini sebagai bentuk komitmen kita mendukung komitmen Wali Kota sebagaimana yang telah di ucapkan akan menutup hiburan malam Kota Dumai dalam menertibkan gejala dan dugaan maksiat,” katanya.

Hal senada ditegaskan, JT yang juga jemaah mesjid, Ia meminta ijin karaoke tersebut ditinjau kembali, karena berdekatan dengan mesjid. JT menyayangkan praktik yang sarat dengan unsur kemaksiatan di sekitar mesjid yang berbentuk karaoke berkedok kafe.

BACA JUGA :  Pemko Bukittinggi Serahkan Pakaian Kerja Untuk Seluruh Ketua RW/RT, LPM, Kader Posyandu se Kecamatan ABTB Dan MKS

“Kami meminta satpol PP Kota Dumai untuk meninjau betul betul ijinnya, dan selama ini kami cukup diam, mereka buka sampai dini hari, Kami menuntut untuk menutup total. Karena mesjid itu merupakan rumah tuhan, masjid satu satunya di jalan sultan hasanudin (OMBAK). Semua kegiatan kemaksiatan berkedok apapun di seputar Mesjid harus ditutup,” tegasnya.

Awak Media meminta komentar dari salah satu sesepuh Masjid Kauman H Azmi’ mengatakan kegiatan tersebut untuk mengetuk batin para penguasa dalam menjaga kebaikan di area masjid. “Kami mengetuk batin para penguasa untuk memahami bahwa kami merasa terdzalimi bila di dekat area masjid terdapat ruang bagi kemaksiatan,” tuturnya.

”Kita tidak menghalangi siapa pun mencari rezeki, tapi tolong juga hargai kami, semua ada batasnya, jangan kira selama ini kami diam, dan sekali lagi tolong lah kita saling menghargai,” ujarnya.

Sumber : detik12
Penulis : putra

Post Views: 981
Author

Admin Padang Expo

Follow Me
Other Articles
Previous

Pengukuhan Asosiasi UMKM dan Peresmian Tanah Datar UMKM Gallery

Next

Pelantikan Pengurus IKLA Pelalawan Periode 2021-2026 Berjalan Lancar dan Sukses

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,730)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,220)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,510)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo