Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Sekdakab Medison Gelar Rakor Bersama Seluruh OPD Untuk Memperkuat Sinergi Dalam Membangun Tata Kelola Pemerintahan
Kab. Solok

Sekdakab Medison Gelar Rakor Bersama Seluruh OPD Untuk Memperkuat Sinergi Dalam Membangun Tata Kelola Pemerintahan

By admin@domi
02/02/2026

Padangexpo.com | Arosuka

Pemerintah Kabupaten Solok kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan publik, melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang digelar di ruang kerja Sekretaris daerah, Senin (2/2/2026).

Rapat koordinasi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh seluruh Staf Ahli, para Asisten, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai program dan kegiatan yang telah berjalan, sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi agenda serta tantangan pembangunan ke depan. Evaluasi dilakukan sebagai upaya memastikan seluruh program pemerintah daerah berjalan efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dalam arahannya, Sekda Medison menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan secara parsial. Diperlukan kesatuan langkah, keselarasan visi, serta semangat kebersamaan dalam setiap program dan kebijakan yang dijalankan.

“Pemerintahan yang kuat bukan hanya dibangun dari regulasi, tetapi dari kolaborasi. Kita hadir di sini untuk memastikan bahwa setiap kebijakan lahir dari dialog, setiap program tumbuh dari sinergi, dan setiap pelayanan berakar pada kepentingan masyarakat,” ujar Medison.

Sekda Medison menekankan pentingnya sinergi, koordinasi, dan komitmen bersama antar OPD. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kekompakan dan keseriusan seluruh perangkat daerah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Seluruh OPD harus memiliki pemahaman yang sama terhadap prioritas pembangunan daerah. Koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar program yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Sekda.

Rapat koordinasi ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan program kerja, mengevaluasi capaian kinerja, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Fokus utama pembahasan meliputi peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pembangunan daerah, serta optimalisasi pemanfaatan anggaran.

BACA JUGA :  Sosialisasi dan Advokasi Vaksinasi Solok, Sekdakab : Terus Edukasi Masyarakat Tentang Manfaat Vaksin

Lebih lanjut, Sekda menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, aparatur pemerintah adalah wajah dari negara di mata masyarakat, sehingga setiap tindakan harus mencerminkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian.

“Kita ingin menghadirkan pemerintahan yang hadir, mendengar, dan bekerja. Pemerintahan yang tidak hanya mengatur, tetapi juga melayani. Tidak hanya merencanakan, tetapi juga menuntaskan,” tambahnya.

Selain evaluasi program, dalam rapat  juga membahas pelaksanaan program MBG, dimana masih terdapat 29 yayasan yang belum berjalan. Terkait hal tersebut, Sekda meminta OPD terkait untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengecekan lokasi dan titik MBG yang belum beroperasi, sehingga dapat diketahui kendala yang dihadapi serta dicarikan solusi yang tepat.

“Program prioritas daerah dan MBG bukan hanya sekadar agenda, tetapi merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama yang solid dan tanggung jawab bersama,” tegas Sekda.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap tercipta kesamaan persepsi dan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat. (yosep)

Views: 377
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI , Pengamat : Sinyal Positif bagi Dunia Usaha

Next

Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga dan Kualitas Pelayanan, Pemkab Solok Gelar Rakor PKK dan Posyandu

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,122)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,726)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,402)

TERBARU

  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Kapolres Payakumbuh Turun Langsung Dengar Suara Warga
  • Perumda Tirta Sago Payakumbuh Gelar In-House Training Penurunan NRW, Perkuat Efisiensi dan Kinerja Perusahaan
  • PJKIP Peduli Kabut Asap Selimuti Padang Panjang, PJKIP Turun ke Pasar Pusat Bagikan 1.000 Masker
  • Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Elzadaswarman: Mutu Pendidikan Harus Naik!
Copyright 2026 — Padang Expo