Enam Putra-Putri Terbaik Payakumbuh Dibidik ke Level Provinsi, Paskibraka Jadi Ajang Uji Mental Calon Pemimpin

Enam Putra-Putri Terbaik Payakumbuh Dibidik ke Level Provinsi, Paskibraka Jadi Ajang Uji Mental Calon Pemimpin

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh resmi melepas enam putra-putri terbaiknya untuk mengikuti pemusatan pelatihan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026. Agenda bergengsi itu akan digelar pada 8–13 Mei di Kota Padang—sebuah panggung seleksi yang tak hanya menguji fisik, tetapi juga mental, karakter, dan daya saing generasi muda.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa para peserta bukan sekadar delegasi biasa, melainkan representasi kualitas sumber daya manusia daerah yang siap bertarung di level lebih tinggi.

“Ananda semua adalah putra-putri pilihan. Tunjukkan bahwa Payakumbuh tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi sebagai pesaing yang layak diperhitungkan, bahkan hingga tingkat nasional,” tegasnya saat pelepasan di ruang kerja wali kota, Rabu (06/05/2026).

Menurutnya, tanggung jawab yang dipikul para calon Paskibraka jauh melampaui kepentingan pribadi. Mereka membawa nama daerah, karakter masyarakat, serta harapan akan lahirnya generasi pemimpin masa depan.

“Jaga kesehatan, kuatkan disiplin, dan pegang teguh sportivitas. Ini bukan sekadar seleksi, ini adalah proses pembentukan karakter,” ujar Zulmaeta.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan mental kepemimpinan sejak dini. Baginya, Paskibraka bukan hanya simbol seremoni kenegaraan, tetapi kawah candradimuka bagi lahirnya figur-figur strategis di masa depan.

“Di sinilah mental pemimpin ditempa. Kalian adalah calon-calon pemegang estafet kepemimpinan. Buktikan bahwa kalian mampu bersaing dan unggul,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Dipa Surya Persada, mengungkapkan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dan berlapis. Dari total 275 peserta yang mendaftar, hanya 54 yang berhasil lolos ke tahap akhir.

“Dari situ, kami menetapkan peringkat terbaik untuk dikirim ke seleksi tingkat provinsi hingga nasional. Ini bukan proses instan, tetapi hasil dari penyaringan yang benar-benar selektif,” jelasnya.

BACA JUGA :  Elzadaswarman: Generasi Muda Punya Peran Penting Untuk Kemajuan Bangsa

Ia merinci, para peserta telah melalui berbagai tahapan uji, mulai dari administrasi, wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesehatan, hingga kemampuan baris-berbaris dan kesamaptaan. Tak berhenti di situ, aspek kepribadian, parade, dan bakat juga menjadi indikator penting.

“Yang kami cari bukan hanya kuat secara fisik, tapi juga matang secara mental dan kepribadian,” tegas Dipa.

Untuk menjamin kualitas, tim seleksi bahkan melakukan penjaringan langsung ke 25 sekolah tingkat SLTA sederajat di Payakumbuh. Langkah ini dinilai sebagai strategi serius untuk memastikan representasi terbaik dari seluruh potensi pelajar.

“Kami tidak menunggu, kami menjemput potensi. Itu sebabnya peserta yang terpilih hari ini benar-benar siap bersaing,” pungkasnya.

Adapun enam nama yang akan membawa panji Payakumbuh di tingkat provinsi adalah Novrianto (SMAN 3 Payakumbuh), Kevin Ricardo (SMAN 1 Payakumbuh), Arvis Zhafran Maulana (SMAN 1 Payakumbuh), Nadin Nia Vega (SMKN 3 Payakumbuh), Najwa Izra Fakhira (SMAN 2 Payakumbuh), dan Nur Aini (SMKN 3 Payakumbuh).

Kini, sorotan tertuju pada mereka. Di tengah ketatnya seleksi dan tingginya ekspektasi, enam nama ini memikul satu misi: membuktikan bahwa Payakumbuh tak sekadar ikut—tetapi siap menorehkan prestasi(Ken)