Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/171 Posyandu Payakumbuh Bertransformasi, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Siklus Hidup
Payakumbuh

171 Posyandu Payakumbuh Bertransformasi, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Siklus Hidup

By admin@domi
23/09/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Posyandu di Kota Payakumbuh tak lagi sekadar identik dengan penimbangan balita. Pemerintah Kota Payakumbuh kini mendorong 171 Posyandu aktif bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang menjangkau seluruh siklus kehidupan, mulai dari ibu hamil, bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.

Transformasi tersebut menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan primer sekaligus menandai pergeseran paradigma pembangunan kesehatan, dari pola pengobatan ketika masyarakat sudah sakit menuju upaya pencegahan, deteksi dini dan promosi kesehatan.

Komitmen itu ditegaskan Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat membuka kegiatan Gerakan Posyandu Bidang Kesehatan Wujudkan RT/RW Sehat di Aula Gedung Pelatihan Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatra Barat, Selasa (22/9/2026).

“Pembangunan kesehatan merupakan investasi paling mendasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, produktif, dan berdaya saing. Posyandu harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat untuk deteksi dini penyakit, edukasi kesehatan, dan membangun kesadaran hidup sehat,” tegas Elzadaswarman.

Menurutnya, perubahan fungsi Posyandu harus diikuti perubahan cara pandang masyarakat. Posyandu tidak boleh lagi diposisikan hanya sebagai tempat pelayanan balita, tetapi menjadi ruang pelayanan sekaligus pemberdayaan masyarakat yang mampu menjangkau kebutuhan kesehatan keluarga secara menyeluruh.

Penguatan layanan primer tersebut berjalan melalui Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) dan Integrasi Layanan Primer (ILP). Di saat bersamaan, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) didorong menjadi kebiasaan yang dimulai dari lingkungan keluarga.

“GERMAS bukan sekadar program pemerintah, tetapi gerakan bersama. Jangan jadikan pertemuan ini sekadar agenda rutin, melainkan harus melahirkan komitmen dan aksi nyata yang terukur agar setiap keluarga dan kelurahan menjadi sehat,” katanya.

171 Posyandu Layani Semua Kelompok Usia

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, dr. Yanti, menjelaskan transformasi layanan primer merupakan salah satu dari enam pilar transformasi kesehatan nasional.

BACA JUGA :  Pelayanan Lalu Lintas Berbuah Prestasi, Sat Lantas Payakumbuh Panen Penghargaan

Payakumbuh, kata dia, telah mengarahkan 171 Posyandu untuk menerapkan konsep layanan berbasis siklus hidup. Selain itu, sebanyak 47 Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Kesehatan Kelurahan juga telah bertransformasi menjadi Unit Pelayanan Kesehatan Desa/Kelurahan (UPKDK).

“Pada era transformasi ini, Posyandu memberikan layanan komprehensif yang menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, bayi dan balita, anak prasekolah, usia sekolah, remaja, dewasa, sampai lansia,” jelas Yanti.

Konsep tersebut membuat Posyandu memiliki posisi strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Deteksi dini, edukasi, pemantauan kesehatan dan penguatan perilaku hidup sehat diharapkan dapat dilakukan lebih awal sebelum persoalan kesehatan berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Namun, transformasi layanan tidak akan berjalan tanpa dukungan kader yang memiliki kapasitas dan komitmen kuat. Kader menjadi mata rantai penting yang menghubungkan masyarakat dengan sistem pelayanan kesehatan.

Karena itu, Pemko Payakumbuh terus mendorong peningkatan kapasitas kader sekaligus memperkuat sarana dan prasarana Posyandu.

Salah satu bentuk apresiasi dan penguatan kapasitas tersebut diwujudkan melalui Lomba Kader dan Posyandu Bidang Kesehatan Berprestasi Tingkat Kota Payakumbuh 2026.

Hasilnya, Posyandu Tapak Dara, Kelurahan Koto Tuo Limo Kampung, Kecamatan Payakumbuh Selatan, berhasil meraih peringkat pertama bersama kader Afridawati.

Peringkat kedua diraih Posyandu Delima 1, Kelurahan Koto Baru Payobasung, bersama kader Putri Retno Intan. Sedangkan posisi ketiga ditempati Posyandu Manggis 3, Kelurahan Talang, bersama kader Rahmi Yulianty.

Posyandu Tapak Dara selanjutnya akan membawa nama Kota Payakumbuh dalam perlombaan tingkat Provinsi Sumatra Barat.

Yanti berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pemicu bagi seluruh Posyandu di Payakumbuh untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapan kita, Posyandu yang berprestasi ini dapat menginspirasi Posyandu lainnya untuk berbuat lebih baik dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Launching Bulan Imunisasi Anak Sekolah, Pj.Wako Payakumbuh Sampaikan Harapan

Transformasi Posyandu ini pada akhirnya bukan sekadar perubahan jenis layanan. Lebih jauh, pemerintah ingin memastikan bahwa pelayanan kesehatan hadir semakin dekat dengan masyarakat—dimulai dari keluarga, diperkuat kader, dan bergerak dari pencegahan menuju masyarakat Payakumbuh yang lebih sehat.(Ken)

Post Views: 16
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Zulmaeta Tegaskan Catatan Fraksi Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,738)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,228)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,527)

TERBARU

  • 171 Posyandu Payakumbuh Bertransformasi, Layanan Kesehatan Kini Sasar Semua Siklus Hidup
  • Zulmaeta Tegaskan Catatan Fraksi Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027
  • PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penataan Kota Makin Tegas
  • Delapan Jembatan di 50 Kota Diverifikasi, Tim Turun Langsung Cek Kondisi Infrastruktur
Copyright 2026 — Padang Expo