Pawai Ta’aruf dan Wisuda Tahfizd, Payakumbuh Kirim Sinyal Kuat: Generasi Qurani Sedang Dibentuk Serius
padangexpo.com // Payakumbuh
Pemerintah Kota Payakumbuh menunjukkan komitmen nyata dalam membangun fondasi moral generasi muda. Melalui Wakil Wali Kota, Elzadaswarman, Pemko melepas pawai ta’aruf siswa-siswi SDS IT IPHI dari halaman Kantor Wali Kota, Rabu (15/4) pagi, yang dirangkaikan dengan pengumuman wisuda tahfizd dan khatam Al-Qur’an.
Di tengah arus tantangan zaman yang kian kompleks, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penegasan arah: Payakumbuh ingin menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.
“Alhamdulillah, kita sangat bangga melihat anak-anak kita menjadi hafiz Al-Qur’an. Ini pertanda kelak negeri ini akan dipimpin oleh generasi yang cerdas, pintar, dan Qurani,” tegas Elzadaswarman.
Namun, ia mengingatkan, khatam Al-Qur’an bukan garis akhir. Justru menjadi titik awal kedekatan yang lebih dalam dengan kitab suci. Ia menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan, baik oleh keluarga maupun lingkungan.
“Jangan berhenti membaca Al-Qur’an. Teruslah belajar, dalami, dan amalkan. Peran orang tua dan masyarakat sangat penting dalam mendampingi anak-anak kita menjadi penghafal Al-Qur’an,” ujarnya.
Lebih jauh, Elzadaswarman menegaskan bahwa Pemko Payakumbuh tidak setengah hati dalam mendukung kegiatan pembinaan karakter berbasis keagamaan. Menurutnya, inisiatif seperti yang dilakukan SDS IT IPHI harus menjadi contoh bagi sekolah lain.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi investasi jangka panjang untuk masa depan daerah. SDIT IPHI kita harapkan bisa menjadi role model bagi sekolah lain di Payakumbuh,” katanya.
Ia juga mendorong pihak sekolah untuk terus menggali potensi siswa dan menanamkan motivasi berprestasi, agar lahir generasi yang tidak hanya religius, tetapi juga kompetitif dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala SDS IT IPHI, Ananda Putra, mengungkapkan bahwa total peserta pawai ta’aruf mencapai 131 siswa, terdiri dari 55 peserta wisuda tahfizd dan 76 peserta khatam Al-Qur’an.
“Kami berterima kasih kepada Pemko Payakumbuh, khususnya Wali Kota melalui Wakil Wali Kota, atas dukungan dan pelepasan langsung kepada anak-anak kami. Ini menjadi motivasi besar untuk terus mencetak generasi tahfiz,” ujarnya.
Pawai berlangsung tertib dan semarak, diiringi marching band, serta diikuti guru, orang tua, dan undangan lainnya. Lebih dari sekadar arak-arakan, pawai ini menjadi simbol bahwa investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada karakter generasi penerusnya(Ken).
