Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh Keluar dari Zona Penonton, KNPI Dorong Industrialisasi Lokal
Payakumbuh

Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh Keluar dari Zona Penonton, KNPI Dorong Industrialisasi Lokal

By admin@domi
29/10/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemuda tidak cukup hanya lantang menyuarakan perubahan. Mereka harus hadir membawa gagasan, menciptakan inovasi, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan. Pesan tegas itu mengemuka dalam Rapat Paripurna Pemuda Kota Payakumbuh yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta secara resmi membuka rapat bertajuk “Saatnya Generasi Muda Mengambil Peran” di Aula Josrizal Zain, Balai Kota Payakumbuh. Forum yang difasilitasi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) bersama KNPI tersebut menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan sekaligus merumuskan kontribusi konkret bagi kemajuan daerah.

Zulmaeta menegaskan, pemuda tidak boleh sekadar menjadi penonton pembangunan. Generasi muda harus tampil sebagai pelaku perubahan, penggerak inovasi, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjawab berbagai tantangan daerah.

Namun, ia mengingatkan, forum kepemudaan tidak boleh berhenti pada diskusi dan dokumen tanpa tindak lanjut. Rekomendasi yang dihasilkan harus tajam, realistis, dan memungkinkan untuk dilaksanakan.

“Pemerintah Kota Payakumbuh akan menyambut baik hasil pemikiran tersebut untuk dikaji dan dipertimbangkan sesuai kewenangan serta kemampuan daerah. Mari jadikan momentum Sumpah Pemuda ini sebagai penguat komitmen mewujudkan Payakumbuh yang maju, inklusif, dan berdaya saing,” kata Zulmaeta.

KNPI Tantang Pemuda Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi

Dorongan agar pemuda bergerak dari wacana menuju aksi nyata juga disampaikan Ketua DPD KNPI Sumatera Barat, Nanda Satria. Ia menantang pemuda Payakumbuh mengambil peran dalam memperkuat ekonomi lokal melalui industrialisasi, inovasi, dan pengembangan potensi unggulan daerah.

Menurutnya, sektor UMKM, olahan kopi, kuliner khas, hingga pariwisata kreatif membuka peluang bagi generasi muda untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperluas lapangan usaha.

Nanda menegaskan, keberanian mengkritik pemerintah harus berjalan beriringan dengan kemampuan menawarkan solusi dan membangun gerakan konkret.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan Pengurus LAKAM, Ini Kata Wawako Payakumbuh

“Sembari memberikan kritik yang menjadi vitamin bagi pemerintah, kita juga harus mendorong gerakan-gerakan konkret. Kawan-kawan di kota ini adalah lokomotif utamanya. Kita perlu menciptakan nilai tambah dari setiap potensi Kota Payakumbuh untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi,” tegas Nanda, yang juga merupakan anggota DPRD.

Pesan tersebut menempatkan pemuda bukan sekadar sebagai kelompok yang menyampaikan aspirasi, melainkan sebagai kekuatan produktif yang mampu menggerakkan ekonomi dan mengembangkan potensi daerah.

KNPI Siap Kawal Gagasan Menjadi Aksi

Sementara itu, Ketua KNPI Kota Payakumbuh Rahmanda Fajri menyatakan kesiapan organisasi kepemudaan untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan gagasan konstruktif.

KNPI berkomitmen mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik, memperkuat jejaring antarkomunitas, serta meningkatkan kapasitas pemuda agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan perekonomian kota.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Disparpora Yunida Fatwa, perwakilan organisasi kepemudaan, serta kalangan pelajar.

Rapat Paripurna Pemuda ini diharapkan melahirkan rekomendasi yang tidak hanya menjadi catatan peringatan Sumpah Pemuda, tetapi juga pijakan bagi program kepemudaan yang terukur dan berkelanjutan.

Tantangannya kini jelas: bagaimana mengubah semangat menjadi gerakan, gagasan menjadi program, dan potensi pemuda menjadi kekuatan ekonomi. Sebab, masa depan Payakumbuh tidak cukup hanya dibicarakan oleh generasi muda—masa depan itu harus ikut mereka kerjakan. (Ken)

Views: 12
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Elzadaswarman: Khatam Al-Quran Bukan Garis Akhir, Generasi Muda Harus Kuat Ilmu dan Iman

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,145)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,746)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,426)

TERBARU

  • Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh Keluar dari Zona Penonton, KNPI Dorong Industrialisasi Lokal
  • Elzadaswarman: Khatam Al-Quran Bukan Garis Akhir, Generasi Muda Harus Kuat Ilmu dan Iman
  • Sumpah Pemuda di Payakumbuh: Zulmaeta Tekankan Karakter, Pemko Apresiasi Kafilah dan Salurkan Beasiswa
  • Polres Payakumbuh Sita 16,83 Gram Sabu, Target Operasi Dibekuk di Bengkel
Copyright 2026 — Padang Expo