Bentuk Tim Expedisi Demolition, Ini Arahan Bupati Eka Putra
Padangexpo.com, Tanah Datar-Pagi ini, Minggu (26/05) sudah 15 hari pasca banjir bandang dan tanah longsor (Galodo) yang menimpa Tanah Datar dan Kabupaten kota sekitarnya, Bupati Tanah Datar Eka Putra beserta tim penanggulangan bencana membentuk satu tim khusus ekspedisi untuk menindaklanjuti peledakan batu-batu besar di hulu Marapi yang menghalangi sungai.
Dalam arahannya, Bupati Eka Putra meminta agar pagi ini di lakukan penelusuran dan penandaan batu-batu besar yang menjadi penghalang di hulu Marapi tersebut.
“Pagi hari ini kami tim BNPB dan BPBD Tanah Datar sudah menyiapkan drone yang kecanggihannya lebih tinggi dari sebelumnya, itu akan di terbangkan untuk melihat batu-batu yang menghambat aliran sungai dari gunung Marapi, setelah itu tentunya kami membuat tim ekspedisi dimana jarak aman sudah di tentukan oleh BMKG dari letusan gunung Marapi. Itu akan kami telusuri pagi hari ini dan akan kami tandai untuk melakukan demolis (peledakan batu yang menghalang),” papar Bupati Eka Putra.
Lebih lanjut, Bupati juga menjelaskan bahwa tim khusus ekspedisi ini beranggotakan dari berbagai elemen.
“Kita bentuk satu tim ekspedisi tapi di dalam Tim itu ada TNI/Polri, ada BPBD, dan ada juga relawan atau mapala kita dimana peledakan itu kita lakukan satu dua hari ini. Hari ini kita mau finalisasi untuk mengamankan jalur, itu akan di lakukan oleh tim ekspedisi,” lanjutnya.
“Ini yang kita kawatirkan, air menumpuk di situ membentuk satu bendungan ketika ada material gunung Marapi atau batu yang jatuh dari puncaknya, itu akan menerobos dan mengakibatkan air bah turun yang mengakibatkan banjir bandang atau Galodo itu tadi,” pungkas Bupati Eka Putra.
Tim Expedisi juga sekaligus mencari titik pemasangan EWS (Early Warning System) serta titik pembangunan sabo dam. (Dwi)
