Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Design Seperti Topi Raja, Masjid Jami’ Minangkabau Gambaran Adat Dan Agama Sejalan
Tanah Datar

Design Seperti Topi Raja, Masjid Jami’ Minangkabau Gambaran Adat Dan Agama Sejalan

By admin@domi
09/12/2023

Padangexpo.com, Tanah Datar-Sebuah bangunan masjid yang megah, merupakan simbol kejayaan dan kebanggaan Islam. Seperti halnya pembangunan masjid Jami’ Minangkabau, yang nantinya diharapkan mampu menjadi Indonesian Islamic Centre serta menjadi icon bagi Islam dengan menjadi sebuah lokasi wisata religi.

Tidak tanggung-tanggung, masjid Jami’ yang diinisiatori oleh Yayasan Global Spirit Of Ummah (GSoU) Jakarta dan direncanakan menghabiskan biaya pembangunan mencapai ratusan milyar itu, peletakan batu pertamanya dilakukan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno, Jumat (8/12) di Bukik Sangok, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar.

Peletakan batu pertama itu menandai awal dari sebuah project pembangunan yang bertujuan untuk menghadirkan masjid yang nantinya diharapkan mampu menjadi pusat pariwisata Islam yang berkelas internasional.

“Masjid ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga mampu menjadi destinasi wisata unggulan yang menggabungkan keindahan arsitektur tradisional dengan nilai keislaman,” ujar Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno yang juga akrab disapa Mas Menteri.

Mas Menteri mengharapkan, peletakan batu pertama pembangunan masjid yang juga dihadiri langsung oleh beberapa orang tokoh nasional serta Forkopimda Kabupaten Tanah Datar ini nantinya mampu menjadi inspirasi dan model pembangunan berkelanjutan bagi daerah lain di Indonesia.

Selain itu, tambah Mas Menteri, pembangunan masjid Jami’ Minangkabau Indonesian Tourism Centre yang terletak di Bukik Sangok Kecamatan Rambatan ini nantinya juga diharapkan mampu menjadi magnet bagi wisawatan lokal dan mancanegara yang mampu memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian daerah, serta mampu memperkuat identitas budaya dan Islam khususnya di Tanah Datar dan Sumatera Barat secara umum.

“Jadi Saya meyakini, kita disini bukan hanya meletakkan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan masjid ini, tetapi merupakan perjuangan agar masjid yang merupakan sebaik-baiknya tempat di muka bumi ini akan hadir di Tanah Datar dengan megah. Ini juga sebagai langkah membangun masyarakat madani, bukan saja sebagai tempat ibadah tapi juga sebagai tempat wisata,” ujarnya.

BACA JUGA :  Belum Diketahui Keluarga Tiga Jenazah yang Berada di RSUD Sijunjung

Mas Menteri juga berharap, nantinya masjid Jami’ Minangkabau ini akan menjadi destinasi wisata religi yang tidak saja dilengkapi dengan arsitektur yang indah namun juga diisi dengan edukasi wisata sejarah, budaya dan juga sosial.

“Sekali lagi Saya sampaikan selamat untuk pembangunan masjid Jami’ Minangkabau ini. Insya Allah, dari masjid ini nanti kita bisa menyampaikan nilai-nilai ruqyah dan rububiyah yang sesuai dengan falsafah adat basandi syarak syarak basandi kitabullah.

Sementara, Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM mengatakan masjid Jami’ Minangkabau ini di design dengan model topi raja yang melambangkan adat dan agama sejalan. Apalagi Tanah Datar sebagai tempat dicetuskannya falsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah sehingga lebih iconic dengan design tersebut.

“Dengan konsep destinasi wisata, masjid ini nantinya akan menyediakan fasilitas tambahan seperti pusat informasi, area pameran seni Islam, ruang edukasi mengenai sejarah Islam, dan beberapa toko untuk ekonomi kreatif.

Masjid Jami’ Minangkabau memiliki visi lebih dari sekedar tempat ibadah, melainkan juga projek yang akan dikembangkan dengan dua fokus utama, yakni destinasi wisata dan ekonomi keumatan yang bersifat syariah.

“Dengan konsep ini, masjid nantinya tidak hanya menawarkan pengalaman keagamaan, namun juga berupaya menjadi daya tarik wisata dengan melibatkan pengembangan fasilitas lainnya,” ujar Bupati Eka Putra.

Bupati Eka Putra juga berharap, dengan dibangunnya masjid ini nantinya akan dapat mendongkrak ekonomi kreatif masyarakat, sehingga tidak hanya sebagai pusat ibadah, namun keberadaan masjid juga akan mampu menunjang perekonomian masyarakat disekitarnya.

Dikesempatan tersebut, Bupati Eka juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada arsitektur yang telah menyumbangkan design nya secara gratis.

“Terima kasih kepada para arsitektur yang telah membuat design masjid ini secara gratis. Masjid ini sangat besar artinya bagi masyarakat Tanah Datar dan Sumbar pada umumnya,” pungkasnya. (Dwi)

Views: 705
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Festival Qasidah Se Kabupaten Tanah Datar Hadir Dalam Galanggang Siliah Baganti

Next

Bupati Eka Putra: Tanah Datar Akan Menjadi Indonesia Tourism Center Untuk Pariwisata Halal

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,089)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,723)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,388)

TERBARU

  • Rp12,9 Miliar Digelontorkan untuk Pertanian Payakumbuh, Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Jadi Taruhan
  • Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit
  • Api Los Batiah Mengamuk, 24 Petak Dagangan Hangus, Kerugian Miliaran Berhasil Dicegah
  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
Copyright 2026 — Padang Expo