Final Cabang MFQ berlangsung Ketat, Tim Putri Kota Bukittinggi Raih Peringkat 3 pada MTQ Nasional Ke-41 Tingkat Sumbar
Bukittinggi, Padang Expo
Babak final Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) MTQ Nasional ke-41 tingkat Sumatera Barat berlangsung ketat dan luar biasa dari enam tim kafilah putra-putri yang tampil di final hari ini yang digelar di Auditorium Loetan Soetan Toenaro RRI Bukittinggi, Rabu (17/12-2025).
Cabang MSQ kategori putri tampil pada final adalah tim kafilah dari Kota Payakumbuh dengan nilai tertinggi disusul Kabupaten Lima puluhkota peringkat kedua dan peringkat ketiga Kota Bukittinggi Tim yang diperkuat Nahdha Nafisa Wafa Efendi, Khoridatul Amna, dan Puti Andini.
Sementara di kategori putra, Kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih peringkat kesatu setelah mampu mendominasi jawaban di babak rebutan mengalahkan Kota Payakumbuh dan Kota Padang.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, rasa syukur atas capaian kafilah Kota Bukittinggi pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 Tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Kafilah MFQ Putri Bukittinggi telah berhasil meraih nilai terbaik di peringkat ketiga di babak final yang berlangsung hari ini. Capaian tersebut menjadi kabar gembira sekaligus kebanggaan bagi Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat,” ujar Ibnu Asis.
Kabid IKP Diskominfo Bukittinggi, Ramon ARida Putra bersama tim media dan kru RRI mengatakan, keseruan pada final Cabang MFQ ini telah menghasilkan peringkat terbaik dengan selisih skor sangat tipis.
“Alhamdulillah final MSQ putra dan Putri ini telah berlangsung dengan sukses lancar dari awal hingga akhir hari ini ditambah dengan antusias penonton yang sangat luar biasa,” kata Ramon.
Ramon menyampaikan, MFQ ini menjadi salah satu cabang perlombaan MTQ favorit yang menguji pemahaman mendalam peserta tentang isi kandungan Al-Qur’an melalui format cerdas cermat beregu.
Pertanyaan dari dewan hakim mencakup pengetahuan tafsir, hadis, sejarah Islam, tata bahasa Arab, hingga akhlak, dengan tujuan mengasah pemahaman praktis dan wawasan keislaman secara komprehensif.
“Kegiatan juga disiarkan secara live streaming, hadir langsung mantan menteri Agama RI, Said Agil Husain sebagai pengawas,” kata Ramon. (Rls/Fadhil)
