Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Limapuluh Kota/Gelar Tanam Perdana, Gubernur Sumbar Bersama Bupati Safaruddin Integrasikan Jagung dan Sawit Bergulir di Lahan Seluas 20.000 Ha
Limapuluh Kota

Gelar Tanam Perdana, Gubernur Sumbar Bersama Bupati Safaruddin Integrasikan Jagung dan Sawit Bergulir di Lahan Seluas 20.000 Ha

By Pemred : Dody S
12/07/2022

padangexpo.com (Limapuluh Kota)

Gebrakan Kabupaten Limapuluh Kota untuk swasembada jagung dengan perluasan areal tanam jagung seluas 20.000 hektar terus di intensifkan. Teranyar giliran lahan perkebunan kepala sawit dilirik untuk penerapan pola integrasi jagung-sawit untuk memacu produksi jagung di  Limapuluh Kota.

Langkah itu digulirkan melalui aktivitas tanam perdana jagung di lahan bukaan baru kelapa sawit oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Bupati Safaruddin di Banja Ronah, Kecamatan Pangkalan, Senin (11/07/2022).

“Kita menghargai langkah-langkah yang dilakukan Pak Bupati, untuk terus merealisasikan  penanaman jagung 20.000 hektar, termasuk pemanfaatan lahan dimana kelapa sawit baru ditanam untuk budidaya jagung,” kata Gubernur Mahyeldi. Tanam perdana ini menggenapi kunjungan kerja Gubernur Sumbar selama dua hari, terhitung sejak Minggu kemarin di Kabupaten Limapuluh Kota.

Tampak hadir di kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Syamsul Mikar, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, Sekretaris DPTPH Provinsi Sumbar Ferdinal, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Witra Porsepwandi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Devi Kusmira, Tokoh Usahawan Kapur IX Santo, Camat Pangkalan,  Wali Nagari Pangkalan Koto Baru, dan Wali Nagari Gunung Malintang. Ditambahkan Gubenur Mahyeldi, program peningkatan produksi jagung di Limapuluh Kota sudah tepat. Disamping untuk pasokan lokal, juga akan berkontribusi untuk kebutuhan Sumbar.

“Kebutuhan Sumbar, untuk November kita butuh 16.000 ton jagung, memasok industri pakan ternak,” ucap Gubernur. Bupati Safaruddin saat penanaman perdana mengatakan integrasi jagung dengan sawit akan terus dikembangkan sesuai potensi lahan tersedia. “Ini akan terus kita pacu perkembangannya, untuk tahap awal ini kita dorong penumbuhan seluas 30 hektar dari potensi lahan sawo 60 hektar ” ujar Bupati Safaruddin.

BACA JUGA :  Gemusa Inisiasi Penggalangan Dana Untuk Perbaiki Dua Rumah Warga di Nagari Tungkar

Di sisi lain, Kepala Distanhortbun Witra Porsepwandi mengatakan kesediaan pemilik lahan sawit untuk integrasi dengan jagung tak lepas dari pendekatan oleh Bupati Safaruddin. Untuk tahap awal, integrasi jagung sawit seluas  30 hektar akan diberi peluang kepada kelompok tani di Banja Ronah.

“Selebihnya, kita akan dorong pemilik lahan untuk tanam jagung juga, jadi antara kelompok tani dan pengusaha sawit akan saling bersinergi,” ujar Witra.

Pola ini kata Witra akan terus dikembangkan kepada sejumlah areal potensi lainnya di Kecamatan Pamgkalan Koto Baru dan Kapur IX. Untuk pemenuhan benih dan sarana produksi, khusus untuk kelompok tani akan dibidik skema program integrasi jagung dengan komoditi perkebunan di Provinsi dan Kementerian Pertanian.

“Usaha kita dengan pola integrasi jagung-sawit, bakal kita laporkan kepada Kementrian Pertanian apakah melalui Provinsi atau langsung, sehingga inovasi pemanfaatan areal tanam ini mendapat bantuan pengembangan,” jelas Witra. (ken/rel)

Post Views: 612
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Bentuk Panitia Persiapan, IKALA Siap Melaksanakan Mubes 16 Juli 2022 Mendatang

Next

Kunjungi Panti Asuhan Aisyah Bersama Ketua TP PKK Tanah Datar, Ini Pesan Bupati Eka Putra 

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,751)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,238)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,531)

TERBARU

  • Tiga Kandidat Berebut Kursi Ketua PWI Paliko 2026–2029, Wandi: PWI Rumah Bersama Wartawan
  • Ketahuan Ambil 13 Karung Beras, Pria 39 Tahun Diciduk di Huller Piobang
  • Payakumbuh Bidik Pasar Global, Kriya Sulam dan Anyam Didorong Naik Kelas
  • Tak Sekadar Kirim Bantuan, Payakumbuh Turunkan 61 Personel dan Armada Bantu Solok Pulihkan Dampak Banjir
Copyright 2026 — Padang Expo