Hadiri Halal Bihalal Matua Saiyo, Edi Busti : Matur Salah Satu Destinasi Wisata Utama di Agam

Hadiri Halal Bihalal Matua Saiyo, Edi Busti : Matur Salah Satu Destinasi Wisata Utama di Agam

Padangexpo, Pekanbaru -Perantau Kecamatan Matur Kab Agam Provinsi Riau yang tergabung dalam Matua Saiyo gelar acara Silaturrahmi dan Halal Bi Halal di GOR Matua Saiyo Tangkerang Pekanbaru, Minggu 4/6.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah tersebut dihadiri oleh, Ketua IKLA Provinsi Riau, AKBP. H. M. Hanafi, Pembina IKLA Riau yang juga Sekjen IKMR, Ir. H. Marjoni Hendri, Ketua Matua Saiyo Provinsi Riau AKP In Lazuardi, Anggota DPRD Provinsi Riau, jajaran pengurus Perantau Matua Saiyo dan para keluarga besar Perantau Matua Saiyo se-Provinsi Riau, hadir dari Pekanbaru, Kampar, Duri, Tembilahan, Siak, dan Pelalawan.

Sementara dari Pemerintahan Kabupaten Agam hadir Sekda Agam Drs. H. Edi Busti, M.Si, mewakil Bupati Agam, Kepala Dinas Kesehatan dr. Hendri Rusdian, M.Kes, Sekretaris Dinas DPMTSP Jatirman, S.Sos, M.Si, Camat Matur Subhan, S.Pi, M.Si, Koordinator Sespri Agam Ferri dan Para Walinagari se Kec Matur serta tokoh masyarakat Matur.

Ketua IKLA Provinsi Riau, AKBP, H. M. Hanafi dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan silaturrahmi dan halal bihalal ini merupakan sebuah kegiatan yang positif dan sangat besar manfaatnya, guna menjalin dan meningkatkan silaturrahmi serta membangun persatuan sesama para perantau Matur yang ada di Provinsi Riau.

Pangguyuban Perantau Matua Saiyo di Pekanbaru sudah lama berdiri yaitu sejak tahun 1953 dan saat ini sudah ada dibentuk dibeberapa Kab/Kota di Provinsi Riau yang tujuannya adalah untuk mengayomi para perantau Matur yg ada di Pekanbaru sekitarnya, “ulas Hanafi.

“Mari kita manfaatkan Silaturrahmi dan Halal bi Halal ini untuk saling bermaafan diantara sesama perantau Matur, karena kita tidak bisa saling bertemu secara langsung dan tidak bisa saling mengunjungi pada saat Idul Fitri 1444 H yang lalu.

BACA JUGA :  Puskesmas Sungai Pua Wakili Kabupaten Agam Pada Penilaian KPP-IPP 2023 Tingkat Provinsi Sumatera Barat

Sementara itu Ketua Matua Saiyo Provinsi Riau, AKP In Lazuardi mengatakan bahwa panguyuban Matua Saiyo yang ada di Provinsi Riau saat ini aktif melaksanakan kegiatan sosial dan kemasyarakatan serta selalu aktif membangun komunikasi dan koordinasi baik dengan sesama perantau maupun dengan masyarakat yang ada di kampung halaman.

Lebih lanjut In Lazuardi mengatakan bahwa saat ini program-program kerja Matua Saiyo diperuntukan untuk kemajuan masyarakat Matur, baik yang ada di rantau maupun yang ada di kampung halaman, seperti salah satunya saat ini tengah dilakukan revitalisasi Pasar Matur, yang merupakan sebagai pusat pergerakan ekonomi masyarakat.
“Kami para perantau Matua Saiyo siap mendukung kegiatan-kegiatan yg dilaksanakan oleh masyarakat Matur yang ada di Kampung halaman, “tegas Lazuardi.

Kami masyarakat Matur mengucapkan terima kasih kepada Pak Camat Subhan yang sudah banyak membawa perubahan untuk kemajuan masyarakat Matur, saat ini banyak potensi-potensi pariwisata yang sedang dikembangkan disamping itu tentu kami mohon dukungan dari Pemerintah Kab Agam, bagaimana menjadikan Matur dengan Puncak Lawangnya menjadi salah satu destinasi wisata di Kab Agam, “ujar Lazuardi

Sementara itu Bupati Agam yang diwakili oleh Sekda Agam Drs. H. Edi Busti, M.Si dalam sambutan dan arahannya menyampaikan bahwa Matur identik dengan wisata dan merupakan salah satu destinasi wisata utama di Kab Agam dan selalu akan kita kembangkan kedepannya.

Pemerintahan Kab Agam komit dalam membangun dan mengembangkan berbagai objek wisata yang ada di Matur.
Banyak potensi Wisata yang ada di Matur untuk kita jadikan sebagai destinasi wisata, “ungkap Sekda.

Matur menjadi prioritas dalam pengembangan wisata di Kab Agam, Pemeritahan Kab Agam akan selalu berupaya meningkatkan infrastruktur guna menunjang pariwisata di Matur, bagaimana kita berupaya membuka akses yang mudah dan lancar menuju objek wisata yang ada di Kec Matur, “papar Sekda.

BACA JUGA :  Peletakan Batu Pertama Oleh Bupati, Tandai Dimulainya Pembangunan Mesjid Sirah

Pendidikan menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kab Agam saat ini, kita mendorong para ASN untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, disamping itu kita memberikan beasiswa kepada siswa-siswa berprestasi yang tidak mampu, di sisi lain bagaimana kita mengembangkan rumah-rumah tahfidz guna membentuk karakter anak yang bermoral dan berakhlak tinggi, guna mewujudkan Agam yang madani, “jelas Sekda.

Sebagai sebuah Pangguyuban diminta kepada para Perantau Matua Saiyo agar selalu membangun rasa kebersamaan, rasa persatuan dan rasa kepedulian diantara sesama perantau, “imbuhnya.

” Diharapkan kepada para perantau agar berkontribusi dalam pemikiran bagaimana mewujudkan dan memajukan Kabupaten Agam yang lebih maju dan lebih baik untuk masa yang akan datang, “pinta Sekda.

Pemerintahan Kab Agam memberi apresiasi kepada Pangguyuban Matua Saiyo, yang sudah memiliki gedung sekretariat sendiri yang diberi nama “GOR MATUA SAIYO” digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan yang diselengarakan oleh para perantau, semoga kebersamaaan, silaturrahmu dan kekompakan antar sesama perantau selalu terjaga, ‘harap Sekda.

Acara Silaturrahmi dan Halal bi Halal Perantau Matua Saiyo ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Al Ustadz Kondang Pekanbaru Zulfadhli, MPD yang juga merupakan perantau Matur.
(99-HR)