Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Kab. Solok/Hadiri Peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit, Wabup Candra : Kami Optimis UMKM di Kabupaten Solok Dapat Segera Dipulihkan
Kab. Solok

Hadiri Peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit, Wabup Candra : Kami Optimis UMKM di Kabupaten Solok Dapat Segera Dipulihkan

By admin@domi
23/01/2026

Padangexpo.com | Padang

Pemerintah Pusat melalui Kementerian UMKM bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana melalui peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit pada Jum’at (23/1).

Klinik UMKM Minang Bangkit ini diresmikan oleh Wamen UMKM RI Helvi Moraza didampingi oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah beserta para tamu undangan lainnya, di halaman kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar. Dari Pemerintah Kabupaten Solok hadir mewakili Bupati, Wabup Solok H. Candra S.H.I.

Wamen UMKM RI Helvi Moraza mengatakan Klinik UMKM Minang Bangkit merupakan program strategis ini dirancang oleh Kementerian UMKM RI,  untuk mempercepat pemulihan UMKM di daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat.

“Program Klinik UMKM Minang Bangkit ini kita inisiasi guna mempercepat pemulihan UMKM pasca bencana yang melanda Sumbar. Kita berharap dengan pendekatan yang terpadu, pemerintah menargetkan UMKM tidak hanya pulih, namun juga mampu tumbuh dan naik kelas. Fase pemulihan saat ini merupakan fase paling krusial bagi kita untuk membangkitkan kembali UMKM sebagai penopang utama ekonomi masyarakat kita,” ucap Helvi Moraza.

Senada dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan bahwa kehadiran Klinik UMKM Minang Bangkit sangat relevan dengan kondisi masyarakat Sumbar yang saat ini masih dalam fase pemulihan pascabencana.

“Kami sangat optimis Klinik UMKM Minang Bangkit, mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM. Insyaallah, program ini akan berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,”ujar Mahyeldi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan komitmennya guna memastikan UMKM di Provinsi Sumbar kembali bangkit dan mampu meningkatkan daya saing. Klinik UMKM Minang Bangkit diharapkan tidak hanya menjadi wadah konsultasi usaha, tetapi juga menjadi pusat kebangkitan ekonomi rakyat.

BACA JUGA :  Gelar Rapat Pleno, KPU Kabupaten Solok Tetapkan Jon Firman Pandu dan H. Candra sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Mari kita hidupkan kembali usaha kita, bangkitkan ekonomi nagari, dan buktikan bahwa masyarakat Minangkabau selalu mampu melewati setiap tantangan. Klinik UMKM Minang Bangkit ini harus mampu menjadi wadah bagi UMKM untuk bangkit kembali, lebih kuat, lebih siap, dan lebih berdaya saing,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM RI, Siti Azizah menyampaikan jumlah UMKM yang terdampak bencana di Sumbar sebanyak 4.876 UMKM yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota di Sumbar. Ia juga menjelaskan bahwa Klinik UMKM Minang Bangkit menghadirkan tiga layanan utama, yakni akses pembiayaan, belanja produk lokal, dan layanan produksi, yang dijalankan melalui sinergi dengan berbagai mitra terkait.

“Kehadiran Klinik UMKM Bangkit diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi daerah secara berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden RI agar pemerintah pusat dan daerah bersinergi dalam pemulihan pascabencana,” jelas Siti Azizah.

Pemprov Sumbar bersama Kementerian UMKM juga terus melakukan pemetaan UMKM terdampak bencana secara bertahap. Data tersebut akan disinkronkan dengan pemerintah pusat, perbankan, dan lembaga terkait agar program bantuan dan pemulihan benar-benar tepat sasaran.

Selain pembiayaan, para pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan manajemen usaha, bantuan pemasaran, penguatan digitalisasi dan legalitas usaha, hingga peningkatan kapasitas produksi melalui Klinik UMKM Minang Bangkit.

Untuk mendukung layanan pembiayaan, Kementerian UMKM menggandeng berbagai pihak, mulai dari perbankan, lembaga keuangan non-bank, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, hingga Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Program ini juga menjadi bagian dari inventarisasi dan pemetaan UMKM terdampak bencana di wilayah Sumatera, yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pemulihan usaha sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Solok, H. Candra, menyampaikan bahwa sejumlah Nagari di Kabupaten Solok mengalami dampak bencana yang cukup parah, diantaranya Nagari Paninggahan, Muaro Pingai, Saniangbaka, Koto Baru, dan Salayo.

BACA JUGA :  Wabup Solok Candra Hadiri Penandatanganan Nota Kesepahaman BPS dengan STAI Solok Nan Indah dan STIE El Hakim Solok

“Dengan adanya program Klinik UMKM Minang Bangkit, kami optimis UMKM di Kabupaten Solok yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan. Kami juga meminta OPD terkait untuk intens berkoordinasi dengan Dinas UMKM Provinsi Sumatera Barat agar penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin”, ujar Wabup.

Ia menambahkan, sesuai arahan Wakil Menteri UMKM, Pemerintah Kabupaten Solok menargetkan pemulihan UMKM terdampak dapat terealisasi dalam tahun ini. (yosep)

Post Views: 339
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Lindungi Konsumen di Sektor Jasa Keuangan, OJK Terbitkan POJK Nomor 38/2025

Next

Diproyeksi Jadi World-Class Tourist Destination, Wabup Candra : Solok Siap Untuk Menjadi Destinasi Wisata Berkelas Dunia

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,770)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,252)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,553)

TERBARU

  • Bangkit Bersama Arosuka ? Pemko Solok Tunda RSBG, Kegiatan Dimulai 10 – 13 Oktober
  • Payakumbuh Bidik 40 Emas di Porprov XVI, Anggaran Rp7 Miliar Lebih Disiapkan
  • Karang Taruna Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Bergerak di Sosial, Zulmaeta Buka Jalan Bisnis Maggot
  • APBD 2027 Payakumbuh Diperketat, Belanja Pegawai Dipatok Maksimal 30 Persen
Copyright 2026 — Padang Expo