Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Hadiri Pitunang Ethno Groove Festival Musik Tradisi, Wabup Ahmad Fadly : Tanah Datar Memiliki Kekayan Budaya Intelektual yang Kaya dan Beragam
Tanah Datar

Hadiri Pitunang Ethno Groove Festival Musik Tradisi, Wabup Ahmad Fadly : Tanah Datar Memiliki Kekayan Budaya Intelektual yang Kaya dan Beragam

By Pemred : Dody S
01/08/2025

padangexpo.com | Bukittinggi

Waki Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly hadiri Pitunang Ethno Groove Festival Musik Tradisi yang dibuka resmi Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Jum’at (01/08) malam dilapangan bola kaki Ateh Ngarai Kota Bukittinggi.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sampaikan harapan musik tradisi di tengah gelombang globalisasi sekarang ini bisa bertahan, bisa bersaing dan bahkan bisa terus berkembang menjadi ekosistem yang sangat baik.

Fadli Zon juga mengatakan, ini baru pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia sejak 79 tahun Kementerian Kebudayaan berdiri sendiri. Ini terjadi, karena Presiden RI Prabowo Subianto sangat peduli pada kebudayaan, karenanya didirikanlah Kementerian Kebudayaan sebagai entitas kementerian tersendiri yang biasanya digabung dengan kementerian lain.

“Kita berharap dari musik tradisi ini akan lahir tokoh-tokoh musisi yang bisa membawa nama Indonesia tidak hanya di pentas Nasional, tapi juga pentas dunia. Ada amanat konstitusi kita yang selalu Saya ulang-ulang ini Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 bunyinya adalah negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia,” ucap Fadli Zon.

“Saya ulangi, negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia ditengah peradaban dunia dengan menjamin masyarakat dalam mengembangkan dan memelihara nilai budaya jadi. Ada perintah konstitusi, yang diharapkan ini bisa menjadi bagian dari kontribusi kita bagi budaya dan peradaban dunia,” lanjutnya.

Menteri Kebudayaan juga sebut, kekayaan budaya Indonesia ini luar biasa dan bisa disebut mega diversity, saking banyaknya tidak tahu lagi jumlahnya berapa kekayaan budaya Indonesia yang dicatatkan.

“Dalam warisan budaya tak benda Indonesia jumlahnya 2.213 pada tahun lalu, kita harapkan tahun ini bertambah lagi 500 jadi potensinya bisa mencapai 50.000-60.000 warisan budaya tak benda kita intangible, cultural heritage kita itu jumlahnya bisa sampai 50.060 1.000 termasuk di dalamnya adalah, musik-musik tradisi, dari Aceh sampai Papua dari Sabang sampai Merauke dari Miangas sampai pulau Rote,” ulasnya.

BACA JUGA :  Tinjau Jembatan Bailey di Parambahan, Bupati Ucapkan Terima Kasih Kepada TNI

“Dan alat musik tradisional itu dalam catatan kita juga lebih dari 200 alat musik tradisional mungkin lebih banyak lagi kita belum catatkan lagi semua berapa jumlah alat musik semuanya dan kita berharap ini menjadi satu kekayaan yang terus kita jaga kita lindungi kita rawat. Kita kembangkan kita, manfaatkan salah satunya adalah melalui kegiatan acara seperti ini,” harapnya.

Sebelumnya, Direktur Program Pitunang Ethno Groove Festival Musik Tradisi Indonesia Sumatera Barat Indra Arifin menyampaikan festival musik tradisi Indonesia adalah sebagai ruang untuk berekspresi, berdialog, berkarya serta ruang pertemuan bagi para penggiat seni di provinsi Sumatera Barat.

Indra juga melaporkan, festival musik tradisi Indonesia Ethno Groove tahun 2025 mengangkat tema ‘Menyimak Daya Pikat Musik Tradisi’ diselenggarakan sebagai wujud apresiasi terhadap kekayaan musical Nusantara dan sebagai bukti komitmen bahwa bapak menteri kebudayaan  menghadirkan ruang dialog lintas generasi dan genre agar musik tradisi terus berkembang dan bermanfaat.

Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadli disela-sela pertujukan berbagai seni dan budaya Sumatera Barat tersebut mengatakan kekayaan intelektual budaya Sumatera Barat itu cukup banyak termasuk kekayaan intelektual budaya tak benda yang bisa dinikmati dan itu harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Tanah Datar, Sumatera Barat, memiliki kekayaan budaya intelektual yang kaya dan beragam, beberapa contohnya adalah seni pertunjukan randai, saluang dendang, dan salawat dulang, serta kerajinan seperti songket dan batik tanah liek,”ucapnya.

Wabup juga sebut selain itu, Tanah Datar juga terkenal dengan tradisi Pacu Jawi, sebuah atraksi menarik yang melibatkan sapi yang berpacu di sawah yang digenangi air. (Dwi)

Views: 408
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Buka Perayaan Hari Anak Nasional, Wabup Limapuluh Kota Berikan Motivasi Kepada Pelajar

Next

Ikuti Subuh Berjamaah, Bupati Solok Jon F Pandu : Ini Bukan Hanya Ibadah, Namun Wujud Mempererat Silaturahmi dan Kerjasama Antar Lembaga

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,127)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,738)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,408)

TERBARU

  • Berangkat dengan Biaya Sendiri, Gienno Soundana Borong 4 Medali di Malaysia, Zulmaeta Sentil Pendampingan Atlet
  • Zulmaeta Lantik 114 Pejabat Payakumbuh, Tegaskan Trilogi Zuzema: Jangan Ada Kubu dalam Birokrasi!
  • Pemko Payakumbuh Dukung Operasi Patuh Singgalang 2026, Kapolres Tegaskan Penindakan Transparan
  • Payakumbuh Kehilangan Iwan, Pengabdi Aset Daerah dan Pramuka yang Tetap Aktif hingga Akhir Hayat
Copyright 2026 — Padang Expo