Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/HPSN 2026: Payakumbuh Genjot Gerakan ASRI, Wako Tekankan Ubah Perilaku dari Hulu
Payakumbuh

HPSN 2026: Payakumbuh Genjot Gerakan ASRI, Wako Tekankan Ubah Perilaku dari Hulu

By admin@domi
13/02/2026

padangexpo.com// Payakumbuh

Pemko Payakumbuh menggelar gotong royong/kerja bakti (korvei) Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) di sepanjang aliran sungai, kawasan Batang Agam, Payakumbuh, Jumat (13/02/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.

“Presiden Republik Indonesia menegaskan perlunya Gerakan Nasional Indonesia ASRI yang salah satunya diwujudkan melalui Indonesia Resik, yakni bersih dari sampah,” kata Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta saat diwawancarai di landmark BWS Sumatera Lima, kawasan Batang Agam.

Wako Zulmaeta menjelaskan pesan itu ia terima saat mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pusat dan Daerah di Sentul pada 2 Februari 2026.

Ia menilai, krisis sampah tidak bisa lagi ditangani hanya di hilir, melainkan harus dimulai dari perubahan perilaku masyarakat di hulu.

Menurutnya, pemerintah daerah terus bekerja menertibkan pengelolaan sampah, namun upaya itu tidak akan maksimal tanpa kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ia menegaskan beban tempat pengolahan dan pemrosesan sampah, termasuk TPST dan TPA, semakin berat sehingga pengurangan sampah dari rumah tangga menjadi kunci.

“Aksi gotong royong bukan hanya tentang memungut sampah sehari-hari, tetapi momentum membangun kesadaran kolektif dan kapasitas masyarakat untuk mengubah kebiasaan,” ujarnya.

Wako Zulmaeta mendorong masyarakat memulai langkah kecil seperti memilah sampah dari rumah.

Ia menyebut disiplin mengelola sampah sejak sumbernya akan meringankan beban TPST/TPA, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menekankan aksi bersih-bersih tidak cukup dilakukan sesaat. Pemerintah, kata Zulmaeta, membutuhkan konsistensi agar kebiasaan baik itu berjalan setiap hari.

“Aksi gotong royong dan bersih-bersih hanyalah langkah awal, yang terpenting adalah konsistensi menjalankan kebiasaan baik setiap hari,” katanya.

BACA JUGA :  Payakumbuh Bersatu Hadapi Narkoba, Posko NDB Jadi Contoh Perlawanan Kolektif

Dalam kegiatan itu, aparat, komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat ikut bergotong royong membersihkan Sungai Batang Agam yang kini menjadi salah satu destinasi wisata baru di Payakumbuh.

Zulmaeta menilai partisipasi lintas sektor tersebut menunjukkan penanganan sampah bukan semata tanggung jawab pemerintah, melainkan gerakan kolektif bersama.

Ia berharap kegiatan gotong royong itu dapat menginisiasi gerakan peduli sampah di lingkungan kerja masing-masing, minimal satu kali dalam sepekan.

Zulmaeta juga mendorong perangkat daerah meningkatkan pelaksanaan korvei setiap hari kerja melalui kegiatan membersihkan sampah secara rutin selama satu jam sebelum aktivitas kantor dimulai.

Ia menambahkan HPSN 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)” yang menekankan pentingnya kerja bersama dalam membangun budaya bersih.

“Harapan kami, gerakan bersih-bersih ini tidak berhenti disini, tetapi menjadi kebiasaan untuk mewariskan lingkungan sehat dan lestari bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh Delni Putra mengatakan kegiatan gotong royong/kerja bakti (korvei) bertujuan menginisiasi Gerakan Nasional ASRI di Payakumbuh.

“Kita ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap persoalan sampah dan limbah padat, serta mendorong perubahan perilaku,” katanya.

Delni menyebut kegiatan itu juga diharapkan dapat menginspirasi aksi kerja bakti serentak di seluruh wilayah, mengurangi jumlah sampah, membangun budaya peduli lingkungan di kalangan individu, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah.

“Kegiatan ini melibatkan sekitar 400 peserta yang terdiri dari Kapolres dan Dandim beserta anggota, kepala OPD se-Kota Payakumbuh, camat se-Kota Payakumbuh, serta mahasiswa dan siswa sekolah serta perguruan tinggi,” pungkasnya. (Ken)

Post Views: 191
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Rp1,92 Miliar Mengalir ke Limapuluh Kota, Harapan Bangkit bagi 82 Keluarga Korban Bencana

Next

Tarhib Ramadhan 1447 H di Payakumbuh: Wako Ajak ASN Perkuat Iman dan Etos Pengabdian

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,733)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,225)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,517)

TERBARU

  • Delapan Jembatan di 50 Kota Diverifikasi, Tim Turun Langsung Cek Kondisi Infrastruktur
  • Dua KDKMP di Payakumbuh Rampung 100 Persen, Tim Verifikasi Turun Cek Fisik dan Administrasi
  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
Copyright 2026 — Padang Expo