Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Ikuti Roadshow Secara Daring Bersama Menko PMK, Wabup Richi Minta Segera Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
Tanah Datar

Ikuti Roadshow Secara Daring Bersama Menko PMK, Wabup Richi Minta Segera Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem

By Pemred : Dody S
05/04/2023

padangexpo.com (Batusangkar, Tanah Datar)

Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian turut bersama Forkopimda, Ketua TP PKK dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengikuti Roadshow secara Daring bersama Menteri Koordinator (Menko) bidang Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Muhadjir Effendy, Rabu (5/4/2023) dari aula Bappeda Litbang Batusangkar.

Dalam roadshow yang bertemakan Percepatan Penurunan Stunting dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten/Kota, Menko PMK Muhadjir menyampaikan, secara nasional tahun 2022 Provinsi Sumbar memiliki tingkat kemiskinan Ekstrem 0,77% dan prevalensi stunting 25,2%.

“Rentang tingkat kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumbar berada di antara 0,00% sampai 2,21%, sementara rentang prevalensi stunting antara 13,7% sampai 32%. Dari angka itu perlu dilakukan penanganan kemiskinan ekstrem yang juga dapat menangani stunting secara bersamaan,” katanya.

Karena itu, kata Menko, untuk kemiskinan ekstrem diminta agar pemerintah daerah melakukan langkah strategis dalam penanggulangannya dan untuk upaya penanganan stunting silahkan ajukan kebutuhan antopometri dan USG ke Pemerintah Pusat.

“Terkait kebijakan fiskal, diharapkan untuk mengoptimalkan dan pastikan untuk saling melengkapi atas penggunaan alokasi APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten/Kota dan APBdes untuk intervensi kemiskinan ekstrem dan stunting. Salah satunya dengan mengajukan kebutuhan antopometri dan USG yang bakal disediakan Pemerintah Pusat,” kata Muhadjir.

Terakhir Menko Muhadjir berharap Kepala Daerah bersama dinas terkait untuk memastikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa bisa mencakup 30 sampai 300 keluarga di tiap desa/nagari.

“Dana desa di Provinsi Sumbar Rp0,6 Milyar sampai Rp3,8 Milyar, tolong pastikan keluarga miskin ekstrem memperolehnya. Dana desa juga bisa digunakan untuk perbaikan rumah dan fasilitas umum yang bisa dijadikan program padat karya yang melibatkan keluarga miskin ekstrem dan miskin dalam pengerjaannya,” tukasnya.

BACA JUGA :  Hadiri Acara Khatam Al Qur'an, Eka Putra : Bentengi Anak Dari Fenomena Sosial Negatif

Sementara itu Wabup Richi Aprian mengungkapkan, pencapain percepatan penurunan stunting di Tanah Datar sudah mengalami penurunan dari 21,5% di tahun 2022 menjadi 18,9% diawal tahun 2023.

“Penurunan angka stunting di Tanah Datar tentu berkat kerja keras, kerjasama dan dukungan semua pihak. Namun tentunya apa yang disampaikan Menko PMK tadi menjadi perhatian kita semua untuk dilaksanakan,” katanya.

Yang paling utama, tambah Wabup, adanya kesamaan data yang dimiliki dinas terkait untuk menindaklanjuti arahan Menko PMK dalam mengatasi kemiskinan ekstrem dan stunting.

“Untuk pencapaian hasil maksimal, diharapkan koordinasi yang intens dari dinas Sosial, PMDPPKB, Kesehatan, Bappeda Litbang dan instansi terkait lainnya, terutama dalam kevalidan data, sehingga penanganan yang diharapkan Menko PMK dapat dilaksanakan maksimal terutama dalam mengurangi kemiskinan ekstrem dan stunting di Tanah Datar,” pungkasnya.

Selepas itu, Wabup Richi bersama Ketua TP PKK Ny. Lise Eka Putra dalam kegiatan juga berdiskusi dengan dinas terkait perihal kondisi di lapangan sehingga bisa menjadi bahan evaluasi ke depan dalam mengatasi masalah kemiskinan ekstrem dan stunting di Tanah Datar. (Dwi/pkp)

Views: 694
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Lewati Tahap II dan Lolos 12 Besar Nasional, Tanah Datar Kembali Jalani Tahap III Penilaian PPD Tahun 2023

Next

AKBP Wahyuni: Pemberian Bansos Wujud Kepedulian Polri Kepada Masyarakat

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,086)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,716)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,383)

TERBARU

  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
  • Kapolres Payakumbuh Pimpin Sertijab Dua Jabatan Strategis, Ini Pejabat Barunya
  • Polres Payakumbuh Amankan Dua Pria, Tiga Butir Ekstasi Disita
  • Rangkaian RSBG 2026 Resmi Ditutup, Wako Ramadhani : Terimakasih Sudah Sukseskan RSBG, Mari Jaga Kelestarian Budaya dan Memperkenalkan Potensi Pariwisata Kota Solok
Copyright 2026 — Padang Expo