Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Jadi Pilot Project GKSTTB Tingkat Nasional, Nagari Topi Selo Dikunjungi TP-PKK OKU Timur
Tanah Datar

Jadi Pilot Project GKSTTB Tingkat Nasional, Nagari Topi Selo Dikunjungi TP-PKK OKU Timur

By admin@domi
22/08/2024

Padangexpo.com,Tanah Datar

Nagari Tapi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar juara I Nasional Gerakan Keluarga Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) menuju Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Capaian tersebut menjadikan Nagari Tapi selo sebagai percontohan yang dijadikan referensi bagi daerah lain di Indonesia menuju hidup bersih dan sehat.

Berangkat dari permasalahan kebiasaan masyarakat yang suka BAB di jamban cemplung atau di kolam ikan ataupun BAB di sembarangan tempat, menjadikan nagari ini sebagai pilot project untuk merubah prilaku masyarakat untuk hidup bersih dan sehat.

Dimulai pada tahun 2021 semenjak ditetapkan sebagai pilot project GKSTTB upaya Pemerintah Daerah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Nagari, perantau dan masyarakat, upaya itu membuahkan hasil dan pada tahun 2023 Nagari Tapi Selo keluar sebagai Juara I Nasional Pilot Project GKSTTB.

Dari capaian tersebut sudah banyak tamu-tamu yang datang untuk melihat langsung seperti saat ini TPPKK Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur Provinsi Sumatera Selatan yang dipimpin langsung Ketua TPPKK Ny. dr. Sheilla Lanosin, S.Pa, M.Kes melakukan study tiru ke Nagari Tepi Selo, Rabu (21/08).

Pada kesempatan itu Ny. Sheilla Lanosin sampaikan ucapan terima kasih atas sambutan TPPKK Tanah Datar, Kepala OPD, Camat, Wali Nagari dan masyarakat Nagari Tapi Selo.

“Terima kasih atas sambutannya, kami sangat bangga dan juga sangat mengapresiasi sekali capaian juara I Nasional yang diraih Nagari Tapi Selo dan TPPKK Tanah Datar, sebagaimana kita ketahui tidaklah mudah menjadi pilot project nasional, dari itu kami datang untuk belajar atau studi tiru,”ujarnya.

Ny. Sheilla juga katakan jika Kabupaten OKU Timur banyak dilalui aliran sungai dan masih banyak masyarakat yang BAB di sungai, dan saat ini Kabupaten OKU juga sedang dalam penilaian kabupaten sehat dan studi tiru ini sangat berkaitan erat dengan hal tersebut.

BACA JUGA :  Geliat Pariwisata Pasca Covid-19 Perlu Penguatan Pengawasan Terhadap Orang Asing

“Program kabupaten sehat atau kota sehat sangat erat kaitannya dengan keluarga sehat segingga dengan study tiru kami dapat belajar, mengadopsi, meniru dan memodifikasi apa-apa yang dapat kami terapkan nanti di OKU Timur,”ucapnya.

Sementara itu Ketua TPPKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, SE menyambut baik kedatangan rombongan TPPKK OKU Timur tersebut dan menyampaikan selamat datang di Tanah Datar Luhak Nan Tuo.

Terkait program TPPKK GKSTTB dikatakannya merupakan program nasional dan permasalahan pola hidup bersih dan sehat tidak akan jauh berbeda. Dan untuk Tanah Datar ditunjuk Nagari Tapi Selo sebagai pilot project dan pembinaannya telah dimulai semenjak tahun 2021 yang lalu.

“Selama 3 (tiga) tahun bersama OPD terkait, masyarakat dan perantau melakukan perubahan terhadap pola hidup masyarakat dimana BABS menjadi prilaku yang lebih baik yaitu Stop BABS dan juga bebas asap rokok di setiap rumah atau Tapselberok,”ujarnya.

Ny. Lise Eka Putra juga sebutkan jumlah penduduk yang masih BABS pada tahun 2021 sekitar 2.691 jiwa atau sekitar 61,1 persen dan pada tahun 2023 menjadi 327 jiwa, jumlah keluarga yang sadar gizi 1.194 atau 82,2 persen pada tahun 2024 menjadi 1.411 atau naik menjadi 91,7 persen.

Sementara untuk latar belakang pilot project disampaikannya masih banyak masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan, masih banyak masyarakat yang BABS, budaya masyarakat yang menggunakan jamban cemplung, masih banyak rumah yang belum menggunakan jamban sehat dan masih banyak masyarakat yang merokok dalam rumah tangga. (Dwi)

Views: 774
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Tingkatkan Kinerja Pembangunan Pertanian, Pemkab Tanah Datar Gelar Jambore

Next

Didampingi Bupati, Gubernur Serahkan 650 Paket Sembako di Lima Kaum

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,172)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,754)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,443)

TERBARU

  • Evan Nakhodai KNPI Tanah Datar, Saatnya Pemuda Tunjukkan Karya Nyata
  • Dua Residivis Target Operasi Diciduk, Sat Narkoba Payakumbuh Sita Ganja dan Sabu
  • Polisi Amankan Terduga Curanmor di Tarok, Dua Sepeda Motor Disita
  • Dana Umat Rp20 Juta Tak Jelas, Proyek Masjid Mangkrak, Pengurus Iqtishadiyah Lapor Polisi
Copyright 2026 — Padang Expo