Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Solok Gelar Gerakan Tanam Cabai di Jorong Tanjung Balit
padangexpo.com | Arosuka
Dalam upaya mengatasi inflasi di daerah, Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Perikanan dan Pangan bekerja sama dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Menanam Cabai yang dipusatkan di Jorong Tanjung Balit, Nagari Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti, Kamis (12/6).
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Solok Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Eva Nasri.

Dalam sambutannya, Eva mengajak seluruh masyarakat, khususnya para anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), untuk bisa memanfaatkan bantuan bibit cabai secara optimal.
“Kami mengimbau para petani dan ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani agar menanam bibit cabai bantuan ini dengan baik, sesuai petunjuk dari para penyuluh, agar hasilnya maksimal dan bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.
Selain membahas soal pengendalian inflasi, Eva Nasri juga menyampaikan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Solok seperti Solok Bersih, Bebas Sampah, dan Sawah Pokok Murah.
Ia juga menyebutkan Sekolah Rakyat, program pendidikan yang merupakan bagian dari visi nasional Presiden Prabowo Subianto.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Syoufitri, Kabag Perekonomian Yossi Agusta, Kapolsek Lembah Gumanti AKP Barata, unsur Forkopimcam Lembah Gumanti, Sekcam Mukhrialdi, Wali Nagari Salimpat, serta masyarakat setempat.
Kepala Dinas Perikanan Pangan, Syoufitri menyampaikan bahwa program gerakan menanam cabai ini mengalokasikan bantuan berupa 2.000 batang bibit cabai, 120 kilogram polybag, 3.600 kilogram kompos, serta 20 sachet pestisida nabati.
Bantuan tersebut disalurkan kepada dua Kelompok Wanita Tani, yaitu KWT Annisa Aripan dari Kecamatan X Koto Singkarak dan KWT Berkah Sinergi dari Nagari Salimpat, Kecamatan Lembah Gumanti.

Syoufitri mengatakan, “Bantuan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal, dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam cabai maupun sayuran lainnya demi menunjang kebutuhan gizi keluarga,” ujarnya.
Dalam hal ini, Pemkab Solok berharap masyarakat tidak hanya dapat menekan angka inflasi secara mandiri melalui pemanfaatan hasil tani rumahan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan bagi keluarga. (Yosep)
