Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Pemko Bukittinggi/Kota Bukittinggi Menuju Top 45 Dalam Inovasi Pelayanan Public Tahun 2020
Pemko Bukittinggi

Kota Bukittinggi Menuju Top 45 Dalam Inovasi Pelayanan Public Tahun 2020

By Pemred : Dody S
14/07/2020

“Walikota Bukittinggi Presentasikan Sekolah Keluarga Dihadapan Penelis KIPP”

Bukittinggi, Padang Expo

Walikota Bukittinggi HM.Ramlan Nurmatias, SH  didampingi Sekretaris Daerah, Asisten I dan III, Ketua TP PKK dan SKPD terkait, presentasikan Sekolah Keluarga dihadapan tim panelis independen Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) sebagai tahapan wawancara melalui zoom meeting di Bukittinggi Command Center, Selasa (14/07).

Kota Bukittinggi menuju Top 45 dalam inovasi pelayanan public tahun 2020 setelah berhasil masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dengan inovasi Sekolah Keluarga yang merupakan hasil seleksi dari 2.250 proposal inovasi yang terdiri dari 2.126 proposal kelompok umum, 33 proposal kelompok replikasi dan 91 Proposal kelompok khusus.

Dihadapan tim panelis independen yang dimoderatori oleh JB.Kristiadi, Walikota Bukittinggi HM.Ramlan Nurmatias, SH  menjelaskan, munculnya inovasi Sekolah Keluarga yang berawal dari ide ketua TP PKK sebagai jalan keluar untuk menjawab tingginya persoalan sosial di masyarakat. Disamping itu juga sebagai menjawab kekhawatiran atas beratnya beban bonus demografi yang akan dihadapi pada tahun 2045 mendatang.

“Sekolah Keluarga merupakan wadah untuk mendidik anggota keluarga dalam mengembalikan fungsi keluarga agar ketahanan keluarga menjadi kuat, sakinah, mawaddah dan warrahmah sehingga keluarga tidak mudah terjerumus kedalam permasalahan sosial dan sekaligus memutus mata rantai berbagai permasalahan sosial tersebut,”

Disamping itu, dampak positif dari Sekolah Keluarga yang dirasakan ditengah masyarakat secara signifikan seperti pada tahun 2017 terjadi kekerasan terhadap anak sebanyak 42 kasus pada tahun 2019 menjadi 24 kasus, kriminalitas pada tahun 2017 sebanyak 434 kasus pada than 2019 menjadi 275 kasus, Balita stunting pada tahun 2017 sebanyak 24,4% pada tahun 2019 menjadi 17,4% begitupun dengan menurunnya angka perceraian, menurunnya kasus HIV/AIDS, dilaksanakan isbat nikah kepada sejumlah pasangan yang perkawinannya belum memperoleh legalitas dan disamping itu dengan Sekolah Keluarga telah memunculkan 20% pada tahun 2019 wirausaha baru,”jelas Ramlan Nurmatias.

BACA JUGA :  Sekjen MOI : Pengurus MOI Tidak Produktif Mundur, Itu Bagus

Menanggapi ini, salah seorang panelis R.Siti Zuhro mengapresiasi dan mendorong Sekolah Keluarga menjadi semacam upaya untuk membangun smart people yang lebih integrated yang tentunya bernuansa local heritage yang kuat. “Kalau ini bisa dibangun lalu menyertakan kebersamaan botton up masyarakat inovasi ini kita harapkan bisa lolos ikut kompetisi dilevel internasional, karena syarat dengan local heritage, local culture dan local values-nya,” ujar Siti Zuhro.

Senada dengan Siti Suro panelis, Rudy.S dari KASN mengatakan bahwa Sekolah Keluarga ini merupakan inovasi yang luar biasa, bisa memberikan pembelajaran bagaimana menjadi seorang ayah, menjadi seorang ibu dan bagaimana menjadi seorang anak. “Ini suatu hal yang penting.

“Berdasarkan pengalaman saya pribadi untuk menjadi seorang ayah dan suami hanya bisa dengan sendirinya, ini suatu nuansa yang sangat baik Sekolah Keluarga kita jadikan sebuah pembelajaran yang komprehensif dan menyeluruh sehingga seseorang siap menjadi seorang suami, ayah maupun sebagai anak, saya percaya Negara yang hebat itu membutuhkan keluarga yang kuat,”kata Rudy.S.

Kemudian setelah para panelis mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang dijawab denga lugas oleh Walikota Ramlan Nurmatias, acara diakhiri dengan sesi wawancara oleh Humas KemenPAN-RB. (fadhil/rahmi)

Views: 710
Author

Pemred : Dody S

Follow Me
Other Articles
Previous

Walikota Bukittinggi Akan Terima Penghargaan Anugerah KPAI Tahun 2020

Next

Wali Kota Fadly Amran Ajak Seluruh Majelis Guru Untuk Menguasai Pembelajaran Secara Luring dan Daring

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,149)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,749)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,430)

TERBARU

  • Poliran Polres Payakumbuh Menyasar Pengangguran, BLK Jadi Mitra Buka Peluang Kerja
  • Pra-Sosialisasi Tol Sicincin–Bukittinggi, PJKIP Minta Aspirasi Petani Diakomodasi
  • Zulmaeta Tantang Pemuda Payakumbuh Keluar dari Zona Penonton, KNPI Dorong Industrialisasi Lokal
  • Elzadaswarman: Khatam Al-Quran Bukan Garis Akhir, Generasi Muda Harus Kuat Ilmu dan Iman
Copyright 2026 — Padang Expo