Lama Vakum, Petir Kembali Hadir dengan Program Tambahan
padangexpo.com , Padang Panjang-Menindaklanjuti pertemuan Lurah Pasar Isang beserta jajaran LPM beberapa waktu lalu dengan bapak Haji Ali Usman Suib, hari ini tgl 23 April 2025, Lurah Pasar Usang beserta ketua LPM sambangi toko Besi Hidayah bapak Haji Ali Usman Suib yang akrab di sapa dengan pak Haji Hidayah.
Setelah sebelumnya bapak lurah Pasar usang Dodi Afriandi , SKM janjian dengan bapak Haji hidayah via telepon seluler, setelah sampai di lokasi rupanya bapak Haji Hidayah telah menunggu kedatangan kami di ruangan tamu yang terletak di depan toko besi tersebut, ucap pak lurah.
Disebut juga oleh Dodi Afriandi kepada awak media, Hasil pembicaraan Lurah, Ketua LPM dan bapak haji Hidayah, Sesuai dengan rencana LPM yang akan menghidupkan kembali program Petir ( Peduli Pendidikan dan Prestasi di Kelurahan) Lurah dan LPM melakukan pembicaraan dan diskusi tentang program Petir kedepan yang akan dilaksanakan di kelurahan Pasar Usang kembali seperti :
1. Program Lansia ke mesjid dengan memberikan bantuan kursi tempat duduk untuk Sholat bagi Lansia yang membutuhkan pada mesjid yang ada di kelurahan Pasar Usang
2. Membantu masyarakat kurang mampu dalam hal pendidikan dengan memberikan beasiswa bagi siswa yang membutuhkan atau berprestasi
3. Memberikan bantuan pada Balita Stunting berupa pemberian makanan tambahan untuk melengkapi gizinya
4. Membantu menggerakkan dan memajukan UMKM yang ada di kelurahan Pasar usang.
Program yang disampaikan itu mendapat respon sangat baik dari bapak haji Hidayah dengan lansung meminta LPM beserta jajarannya untuk mendata ke mesjid-mesjid yang membutuhkan kursi untuk sholat tersebut yang ada di kelurahan Pasar usang, serta meminta data data balita stunting yang membutuhkan makanan tambahan untuk melengkapi gizinya, juga data bagi siswa yang berprestasi, sebut pak lurah
“Ketua LPM Kelurahan Paus juga sangat tertarik mendengar uraian dari pak Haji hidayah tentang mengajak lansia kembali ke mesjid, dengan menyediakan belasan bangku tempat duduk di masing-masing masjid dan musholla nantinya yang berada di wilayah kelurahan Pasar usang.
Bangku tempat duduk memiliki banyak manfaat, khusus untuk lansia seringkali memiliki masalah pada lutut, persendian, atau mudah merasa lelah saat berdiri terlalu lama. bangku memungkinkan mereka untuk beristirahat sejenak sebelum, selama, atau setelah shalat, sehingga ibadah menjadi lebih nyaman dan aman. Mereka tidak perlu khawatir terjatuh karena kelelahan atau kesulitan berdiri dan duduk.
Dengan adanya bangku, lansia yang memiliki keterbatasan fisik tetap dapat melaksanakan sholat dengan lebih khusyuk. Mereka dapat duduk saat membaca Al-Qur’an, berzikir, atau mendengarkan ceramah tanpa merasa terbebani.
Masjid seharusnya menjadi tempat yang nyaman dan dapat diakses oleh semua orang, termasuk lansia dan penyandang disabilitas. Menyediakan bangku adalah salah satu langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang inklusif, ucap bapak Haji Ali Usman Suib.(Yaldi)
