Laporan Keuangan Partai Tahun 2019-2021 Dipertanyakan, Mantan Ketua Partai Nasdem Bungkam
Padangexpo, Batusangkar-Terkait adanya LHP Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar TA 2022 yang di duga adanya temuan dari BPK, salah seorang pengurus DPD partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar, M. Rafi selaku wakil ketua bidang media dan informatika menyebutkan bahwa ada kemungkinan laporan keuangan itu dari tahun 2019 di duga sudah bermasalah.
” Sebab dari tahun 2019 hingga 2021, laporan keuangan DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar tidak jelas dan transparan. Walaupun sudah di terima oleh BPK dan Kesbangpol namun tidak tertutup kemungkinan akan di tinjau kembali pabila ada laporan. Di duga di sini yang bermain ketua lama, NH dan bendahara, KN. Kami selaku pengurus DPD tidak pernah tau penggunaan dana tersebut dari awal. Bahkan kami taunya dana tersebut bermasalah pada saat LHP tahun 2022 di kembalikan oleh Kesbangpol. Artinya ada kemungkinan dari tahun 2019 di duga sudah bermasalah namun diam aja,” ujar Rafi, Minggu (14/5).
Lebih lanjut, Rafi menjelaskan secara rinci berapa nominal dana masuk dari pemerintah daerah dan anggota dewan Nasdem yang ada di kabupaten Tanah Datar.
” Dari APBD saja tiap tahunnya ada Rp. 60 juta, di tambah kontribusi tiga anggota dewan kita Rp 4.5 juta per bulannya. Sementara di awal tahun 2019 kita di Landa wabah Covid 19 sampai tahun 2021, artinya rentang waktu dari tahun 2019-2021 kita vakum dalam seluruh bentuk kegiatan, tapi APBD dan kontribusi anggota dewan tetap jalan seperti biasanya, lalu pertanyaan saya, dana itu di gunakan untuk apa dan bagaimana cara membuat laporannya sehingga tidak ada temuan pada laporan tersebut dari BPK dan Kesbangpol, dan menurut dugaan saya itu adalah laporan fiktif yang di buat oleh ketua saat itu,” ungkap Rafi.
” Kalau tidak ada temuan di pelaporan tahun 2022, tentu sampai sekarang kami juga tidak tahu kalau pelaporan keuangan Nasdem ternyata bermasalah, dan saya curiga bahwa ketua dan bendahara dari awal sudah bermain untuk penggunaan dana APBD tersebut,” jelas Rafi.
Terpisah, ketika Adrijinil Simabura di konfirmasi soal dugaan menguapnya dana APBD Nasdem tersebut menjawab bahwa ia yang pada saat itu menjabat sebagai sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar tidak mengetahui kemana penggunaan dana tersebut.
” Saya tidak tahu kemana penggunaan dana tersebut, buat apa dan bagaimana pelaporannya. Semua di urus oleh ketua dan bendahara, kalau mau jelasnya, coba tanyakan langsung ke yang bersangkutan atau tanyakan ke Angger yang lebih tau soal itu, saya hanya menjalankan tupoksi saya selaku sekretaris,” kata Adrijinil yang juga Anggota DPRD dari fraksi Nasdem Tanah Datar.
Namun sayangnya ketika Padang Expo.com mengkonfirmasikan hal ini via WhatsApp ke NH selaku ketua pada saat itu, tidak menjawab alias no coment padahal pesan tersebut sudah di bacanya.
Hal berbeda di sampaikan oleh KH, Bendahara Partai Nasdem Kabupaten Tanah Datar saat menjabat di tahun 2019-2022 mengatakan kalau temuan itu hanya di tahun 2022. Kalau dari tahun 2019, KH pun tidak menjawabnya. Artinya pertanyaan yang di berikan oleh Padang Expo.com tidak ada satupun yang nyambung dengan jawaban KN. (Dwi)
