Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Melihat Langsung Dampak Banjir Bandang, Komisi IV DPR RI Kunjungi KWA Lembah Anai
Tanah Datar

Melihat Langsung Dampak Banjir Bandang, Komisi IV DPR RI Kunjungi KWA Lembah Anai

By admin@domi
05/06/2024

Padangexpo.com, Tanah Datar -Pasca terjadinya banjir bandang yang terjadi pada tanggal 11 Mei 2024 lalu, yang memporak porandakan Kawasan Wisata Alam (KWA), jalan dan warung sekaligus pemungkiman masyarakat di Lembah Anai kecamatan X Koto.

Untuk melihat langsung dampak dari banjir bandang tersebut, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin bersama 11 Anggota mengunjungi KWA Lembah Anai yang disambut langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Forkopimda, OPD terkait, Camat dan Wali Nagari setempat, Rabu (5/6) di Lembah Anai nagari Singgalang kecamatan X Koto.

Dikesempatan itu, Bupati Eka Putra sampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Ketua dan Anggota DPR RI Komisi IV ke KWA Lembah Anai. “Terima kasih kehadiran Ketua dan Anggota DPR RI Komisi IV, tentunya disini bisa melihat langsung kondisi yang terjadi di kawasan Lembah Anai ini pasca banjir bandang bulan lalu,” ucapnya.

Bupati Eka Putra laporkan, banjir bandang yang terjadi di kawasan Lembah Anai ini berasal dari sungai yang berhulu dari Gunung Singgalang. Banjir bandang tersebut telah mengakibatkan jalan nasional putus dan beberapa bangunan rumah, warung warga hanyut dan beberapa kendaraan yang melintas juga ikut hanyut. “Di kawasan Lembah Anai ini ada 146 KK warga yang terdampak, sebagian besar berdagang. Dengan demikian, kami pemerintah daerah harapkan kepada Komisi IV untuk mencarikan tempat atau lokasi pasti warga untuk hidup nyaman tanpa ancaman di KWA Lembah Anai,” harapnya.

Selain itu, Bupati Eka Putra juga sampaikan dampak dari banjir bandang yang terjadi dibeberapa Kecamatan di Tanah Datar telah menghancurkan ratusan hektar lahan persawahan.

Terkait hal itu, Bupati Eka Putra juga berharap perhatian dari Komisi IV DPR RI untuk membantu masyarakat kembali bangkit untuk bertani. “Hasil pertanian masyarakat seperti padi, cabe dan tomat selain mampu untuk memenuhi pangan lokal, juga mampu untuk memasok kebutuhan provinsi tetangga seperti Riau dan Jambi. Saat ini setidaknya kami butuh grand house, karena Gunung Merapi masih tetap erupsi,” pintanya.

BACA JUGA :  Total Erupsi Marapi Capai 153 Kali, Bupati Eka Himbau Khatib, Imam dan Ustadz Pimpin Doa Bersama

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin sampaikan, kehadirannya selain menyampaikan duka atas bencana banjir bandang yang menimpa beberapa daerah di Kabupaten Tanah Datar, juga melihat langsung dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut.

“Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan serta kelautan. Untuk itu, kami hadir saat ini untuk melihat langsung dampak dari pasca bencana banjir bandang dan mencarikan solusi berdasarkan aspirasi dari semua pihak. Untuk ke depannya agar KWA dan warga yang berada di kawasan ini tidak musibah seperti ini kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut Sudin mengatakan, kawasan ini merupakan kawasan hutan lindung yang di aliri sungai yang berasal dari Gunung, sehingga ke depan perlu kajian yang jelas bersama KSDA dan instansi terkait.

“Berdasarkan data dari Bupati Tanah Datar ada 146 KK yang berada di kawasan ini, ini merupakan PR kita bersama untuk mencarikan lokasi yang aman untuk warga disini,” harapnya.

Kepada Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) juga diharapkan benar-benar mengkaji dan menetapkan kawasan tersebut sebagai zona merah tanpa bangunan, karena tidak menutup kemungkinan bencana kembali terjadi dimasa depan.

“Ditjen KSDAE Direktorat dibawah lingkup Kementerian LHK bersama Kementerian PUPR untuk mengkaji dan benar-benar menerapkan Garis Sempadan Sungai (GSS) dan bongkar bangunan yang berdiri tanpa izin,” tegasnya.

Terkait, banjir bandang yang melanda beberapa lahan pertanian di Tanah Datar, Komisi IV DPR RI siap membantu untuk normalisasi lahan dan grand house untuk holtikultura serta beberapa bibit produktif.

Pada kesempatan tersebut Anggota DPRD RI Komisi IV juga menyerahkan bantuan pengembangan usaha ekonomi masyarakat sebesar Rp 44.260.000. (Dwi)

Views: 522
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Pemko Bukittinggi Laksanakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting

Next

Korwilcam Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Serahkan Donasi Kepada Siswa dan Guru di Kabupaten Tanah Datar

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,088)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,723)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,388)

TERBARU

  • Rp12,9 Miliar Digelontorkan untuk Pertanian Payakumbuh, Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Jadi Taruhan
  • Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit
  • Api Los Batiah Mengamuk, 24 Petak Dagangan Hangus, Kerugian Miliaran Berhasil Dicegah
  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
Copyright 2026 — Padang Expo