Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
  • Beranda
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Padang Pariaman
    • Pariaman
    • Pasaman
    • Payakumbuh
    • Pesisir Selatan
    • Sawahlunto
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Tekno
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Mensos RI Minta Posko Pengungsian Simpang Manunggal Direlokasi, Ini Alasannya
Tanah Datar

Mensos RI Minta Posko Pengungsian Simpang Manunggal Direlokasi, Ini Alasannya

By admin@domi
16/05/2024

Padangexpo.com, Tanah Datar -Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini tinjau lokasi pengungsian terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Tanah Datar.

Mensos Risma meninjau Posko di simpang manunggal Nagari Limo kaum dan mengunjungi pengungsian di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum pada Kamis (16/5).

Dikatakan Risma meskipun tugas Kementerian Sosial (Kemensos) lebih urusan pengungsian dan ketersediaan makanan dan logistik pengungsi, namun melihat kondisi dan jalur lahar dingin, ia meminta masyarakat untuk memindahkan lokasi pengungsian.

“Saya minta pemerintah setempat untuk segera merelokasi atau memindahkan titik pengungsian masyarakat Parambahan yang semula dipusatkan di Masjid Ubudiyah Parambahan ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya.

Menurut Risma, hal itu dilakukan berdasarkan pengamatan dan peta jalur lahar dingin, lokasi pengungsian masyarakat Parambahan saat ini berada di jalur lahar dingin.

Setelah dilakukan pengecekan dan dinilai aman oleh Mensos dan tim di SMP N 4 Batusangkar dan lokasi itu juga telah digali sumur bor darurat untuk kebutuhan air bersih, maka pengungsi segera direlokasi.

“Kita tidak tahu sampai kapan keadaan aman, maka harus dipersiapkan pengungsian untuk waktu sedang terutama untuk warga yang kondisi rumahnya hancur, juga pengungsian waktu panjang,” tambahnya.

Mensos Risma menyebut, selain jalur lahar dingin, terdapat sejumlah titik likuifaksi di Tanah Datar yang harus dihindari masyarakat setempat, termasuk masyarakat Nagari Parambahan.

“Kalau melihat peta dari Vulkanologi, ini ada beberapa titik selain jalur lahar dingin, ada daerah likuifaksi, ini harus dihindari dari penduduk, karena begitu ada gerakan maka likuifaksinya yang selama ini diam seolah-olah tidak apa-apa itu akan bergerak,” katanya.

Lebih lanjut, Risma menyebut, pihaknya bersama Pemerintah Setempat akan menyiapkan peta rawan bencana juga jalur evakuasi dan membuatkan simulasi, dan latih masyarakat untuk kecepatan, piket jaga malam, sehingga ketika sewaktu-waktu ada kejadian tahu apa yang harus dilakukan

BACA JUGA :  HUT LPPL Radio Luhak Nan Tuo ke- 19, Eka Putra : Cari Inovasi Agar Program Lebih Menyenangkan

“PR kita belum selesai, karena kita harus menyiapkan peta rawan longsor
dan banjir supaya masyarakat tidak mendirikan bangunan di sana, selain itu juga jalur evakuasi bencana,” tukas Risma.

Pada kesempatan itu, Mensos Risma bersama rombongan juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa makanan dan mainan untuk anak-anak dipengungsian dan memberikan motivasi dan semangat untuk seluruh pengungsi.

Sementara Bupati Tanah Datar Eka Putra diwakili Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payanana menyampaikan, beberapa rumah rusak berat akan segera direlokasi.

“Berdasarkan rapat koordinasi bersama pihak terkait dan memperhatikan segala aspek, maka telah diputuskan rumah yang hanyut dan rusak berat di Nagari Parambahan akan di relokasi, dan untuk lokasi Posko pengungsian ini segera kita tindaklanjuti,” katanya.

Selanjutnya Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra yang juga putra nagari Parambahan, sepakat dan meminta warga untuk direlokasi.

“Kita sepakat untuk ikuti arahan dan petunjuk ibuk Menteri untuk direlokasi ke SMP N 4, karena lokasi tersebut lebih aman untuk keselamatan kita semua,” katanya.

Turut hadir Forkopimca Tanah Datar, Kepala OPD terkait, Ketua TP PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Camat Lima Kaum, Wali Nagari Parambahan, pejabat dan undangan lainnya. (Dwi)

Post Views: 531
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

35 Anggota PPK Dilantik KPU Solsel

Next

Pasca Banjir Bandang, Polres Padang Panjang Lakukan Pembersihan Material

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • Agam68 Link Login Alternatif (35,732)
  • Seni Ukir Tradisional Minangkabau, Bada Mudiak Lambang Kerukunan Hidup Masyarakat Minangkabau (6,221)
  • Motif Ukiran Tradisional Minangkabau Pada Istano Basa Pagaruyung dan Nilai Yang Terkandung di Dalamnya (5,514)

TERBARU

  • Hujan Iringi Kepergian Yasril, Birokrat Senior Payakumbuh Tutup Usia 57 Tahun
  • Kontrak PPPK Paruh Waktu Payakumbuh Tak Lagi Sekadar Administrasi, Kinerja Jadi Penentu
  • Petani Berdasi Mulai Beraksi, ASN Payakumbuh Turun Tangan Kendalikan Inflasi
  • Bukan Sekadar Jaga Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Polres Payakumbuh Tembus 3 Besar KOMPOLNAS Awards 2026
Copyright 2026 — Padang Expo