padangexpo.com | Arosuka
Tepat pada tanggal 9 April 2025, Kabupaten Solok berusia 112 tahun. Adapun ini adalah momen yang sangat bahagia bagi Kabupaten Solok.

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kabupaten Solok yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini diusung tema ‘Solok Maimbau 2025’ diadakan di Lapangan Kantor Bupati Solok, pada Kamis malam (24/4).
Acara diawali dengan penampilan memukau Tari Galombang Solok Maimbau oleh Sanggar Seni SMAN 1 Junjung Sirih dengan nuansa adat yang kental dan energik.

Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Wakil Bupati H. Candra, Ketua DPRD Ivoni Munir, Sekda Medison, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Jefrinal Arifin, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Ny. Nia Jon Firman Pandi, Ketua GOW Ny. Lian Octavia Candra, para Camat, Kepala OPD, Kepala BUMN/BUMD, serta tokoh masyarakat Kabupaten Solok.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Medison menyampaikan bahwa “Solok Maimbau 2025” merupakan puncak perayaan HUT Kabupaten Solok tahun ini yang dikemas secara meriah dan beragam.

Medison juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana dibawah kepemimpinan Bupati Jon Firman Pandu dan Wabup H. Candra, sebagai bentuk komitmen mengangkat seni budaya dan ekonomi kreatif daerah.
Ia juga menjelaskan terdapat 64 stan kuliner khas Solok, 10 penampilan kesenian lokal, dan dukungan dari BUMN, BUMD serta perusahaan lokal, yang menjadi kekuatan utama dalam acara ini.

Sedangkan, Ivoni Munir selaku Ketua DPRD Kabupaten Solok menyatakan dukungan penuh dari lembaga legislatif terhadap inisiatif pemda mengadakan acara yang memperkuat nilai-nilai kebudayaan dan kesenian di tengah masyarakat.
Acara semakin semarak dengan penampilan Tari Piring Lampu Cogok dari Nagari Dilam oleh Sanggar Tigo Ranah yang memukau para penonton.

Tidak lupa juga, Ivoni Munir mengajak generasi muda untuk mencintai budaya daerah dan aktif menciptakan inovasi.
Bupati Solok Jon Firman Pandu dalam sambutannya menyatakan bahwa even ini menjadi langkah awal untuk mengangkat kembali jati diri Kabupaten Solok lewat seni, budaya, serta UMKM.

“Acara ini milik kita semua. Kita ingin budaya kita tumbuh, UMKM kita maju, dan anak-anak muda kita terus berkarya. Inilah Solok Maimbau – ruang kolaborasi, kreatifitas, dan kebangkitan ekonomi kita bersama,” ujarnya.
Bupati secara resmi meluncurkan “Solok Maimbau” sebagai even tahunan, ditandai dengan pemukulan Gendang Tabuah bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkopimda, Sekda, Ketua TP-PKK, dan Ketua GOW.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Jefrinal Arifin, yang hadir mewakili Gubernur, memberikan apresiasi atas terselenggaranya Solok Maimbau 2025’.
“Ini pertanda bahwa semangat kebudayaan masih kuat. Semoga kegiatan ini menjadi pemicu kebangkitan seni budaya di Sumatera Barat,” ucapnya.
Acara ditutup dengan pertunjukan dari para influencer dan band lokal, serta penampilan spesial dari Orkes Taman Bunga yang menjadi puncak hiburan malam penuh kebanggaan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Solok.
Diketahui sebelumnya, Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kabupaten Solok telah dibuka terlebih dahulu melalui Rapat Paripurna Istimewa sekaligus meresmikan Gedung DPRD Kabupaten Solok yang baru, 9 April 2025.
Pada saat itu, Hadir langsung Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansyarullah, Wabup Solok, H. Candra, Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra dan sejumlah kepala daerah, mantan Mentri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. Sejumlah mantan Bupati Solok. Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli dan segenap anggota DPRD Kabupaten Solok serta tokoh lainnya.
Sidang Paripurna Istimewa itu dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir.
“Melalui Hari Jadi ke-112, hendaknya menjadi momentum untuk mewujudkan Kabupaten Solok bangkit, Pejuang dan Sejahtera,” ungkap Ivoni Munir.
Menurutnya, Kabupaten Solok merupakan daerah yang kaya akan potensi alam, adat budaya dan masyarakat yang tangguh. Ini merupakan modal besar dalam membangun daerah yang sejahtera.
Dia berharap, momentum bersejarah ini bukan hanya sekadar perayaan saja. Hari jadi Kabupaten Solok harus menjadi momen refleksi dari perjalananan panjang dalam membangun dan melayani masyarakat.
Kesempatan yang sama, Bupati Solok Jon Firman Pandu menilai di usia Kabupaten Solok yang semakin matang ini, perlu membangun tekad dan komitmen yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Solok Bangkit, Pejuang dan Sejahtera.
Di bawah kepemimpinannya bersama H. Candra, Jon Pandu mengusung visi besar Terwujudnya Pemerintahan Yang Melayani menuju Masyarakat Yang Madani dan Sejahtera.

Pemerintahan yang melayani diwujudkan dengan penyelenggaraan pemerintahan yang menjalankan amanah sesuai dengan aturan, memberikan kemudahan, kepastian, dan berintegritas dalam melayani.
Masyarakat yang Madani, merupakan masyarakat yang beradab dalam membangun, menjalani, memaknai kehidupan. Taat akan agama, memiliki integritas serta menjujung tinggi nilai nilai kemanusiaan sesuai dengan filosofi Adat.
Sementara itu, sejahtera diwujudkan dengan menghadirkan rasa aman dan tentram dan makmur. Masyarakat Kabupaten Solok terbebas dari jeratan kemiskinan, kebodohan dan rasa takut.
“Kami meminta kepada semua Kepala OPD untuk benar – benar memahami visi, misi dan program unggulan tersebut. Terjemahkan ke dalam program kerja di masing-masing dinas,” tegas Jon Pandu.
Mantan ketua DPRD Kabupaten Solok itu mengingatkan OPD, program-program kegiatan bukan hanya sekedar laporan di atas kertas saja, tetapi harus benar benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Ke depan banyak tantangan yang harus dihadapi Kabupaten Solok. Tidak saja dengan kendala berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat, namun juga terkait kondisi ekonomi di tengah efisiensi anggaran.
“InsyaAllah kita bangun Kabupaten Solok dengan semangat kebersamaan, sesuai dengan Tagline “Sejuk dan Damai” sebagai visi pembangunan Kabupaten Solok untuk mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan,” tambah Jon Pandu.
Disela- sela sidang paripurna, Bupati Solok Jon Firman Pandu didampingi Wakil Bupati Solok, H. Candra, serta Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir juga meresmikan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok.
Bupati Jon Firman Pandu mengungkapkan, gedung DPRD ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi dan fasilitasi kerja legislatif.

Ia berharap, dengan digunakannya gedung DPRD ini, anggota DPRD dapat bekerja lebih optimal dalam melayani masyarakat serta menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi dengan lebih efektif.
Gedung DPRD ini merupakan hasil dari kesepakatan tukar aset antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Kota Solok sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik dan juga sebagai sarana untuk mendukung kinerja DPRD yang lebih baik.
“Dengan fasilitas yang lebih representatif, kami berharap dapat mendorong DPRD Kabupaten Solok untuk terus menghasilkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Bupati. (yosep)
