Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Payakumbuh/Payakumbuh Perkuat TRC BPBD, Zulmaeta: Kecepatan Respons Jadi Kunci Selamatkan Warga
Payakumbuh

Payakumbuh Perkuat TRC BPBD, Zulmaeta: Kecepatan Respons Jadi Kunci Selamatkan Warga

By admin@domi
13/07/2026

padangexpo.com // Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh terus memperkuat sistem penanggulangan bencana dengan meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai ujung tombak penanganan keadaan darurat. Langkah tersebut ditandai dengan pembukaan Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat BPBD Kota Payakumbuh Tahun 2026 oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Hotel Mangkuto, Senin (13/7/2026).

Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kompetensi personel TRC dalam melakukan respons cepat, penyelamatan, evakuasi, kaji cepat bencana, hingga memperkuat koordinasi lintas sektor saat menghadapi situasi darurat di lapangan.

Wali Kota Zulmaeta mengatakan, peningkatan kapasitas personel menjadi kebutuhan mendesak mengingat Kota Payakumbuh memiliki tingkat kerawanan terhadap berbagai jenis bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, angin kencang, gempa bumi, hingga kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan aparatur yang mampu bergerak cepat, mengambil keputusan secara tepat, dan bekerja secara profesional demi meminimalkan risiko serta melindungi keselamatan masyarakat.

“Pengembangan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang efektif. Personel TRC dituntut memiliki kemampuan teknis, kecepatan mengambil keputusan, serta kecakapan berkoordinasi agar setiap kondisi darurat dapat ditangani secara optimal,” tegas Zulmaeta.

Ia menjelaskan, TRC merupakan garda terdepan BPBD yang memiliki peran strategis mulai dari melakukan kaji cepat terhadap dampak bencana, melaksanakan penyelamatan dan evakuasi korban, mengoordinasikan penanganan di lokasi kejadian, hingga menyampaikan rekomendasi awal sebagai dasar penetapan status tanggap darurat.

Karena itu, kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu keberhasilan penanganan bencana. Personel TRC dituntut tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mampu bekerja di bawah tekanan, berkomunikasi secara efektif, dan mengambil keputusan dengan cepat dalam situasi yang terus berubah.

BACA JUGA :  Rezka Oktoberia Donasikan Bantuan untuk Korban Gempa Pasbar Melalui BW Luak Limopuluah

Zulmaeta turut mengapresiasi BPBD Kota Payakumbuh yang menghadirkan narasumber dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan. Menurutnya, kolaborasi tersebut akan memperkaya wawasan peserta sekaligus memperkuat kemampuan praktis dalam menghadapi berbagai skenario kebencanaan.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara maksimal saat bertugas di lapangan.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan seluruh materi ketika menghadapi kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zulmaeta menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD semata. Keberhasilan penanganan keadaan darurat membutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan, organisasi kemasyarakatan, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Melalui pengembangan kapasitas ini, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap lahir personel TRC BPBD yang semakin tangguh, profesional, responsif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, sehingga mampu memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat pada setiap situasi darurat(Ken)

Views: 89
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

TP-PKK Lima Puluh Kota Raih Penghargaan Nasional, Sukses Perluas Imunisasi Anak Zero Dose

Next

Ciptakan Lingkungan Belajar Aman, Bunda PAUD Nia Jon Pandu Resmi Buka MPLS Ramah PAUD se Kabupaten Solok

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,100)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,724)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,400)

TERBARU

  • Kapolres Payakumbuh Sambangi Warga, Perkuat Kepercayaan dan Serap Aspirasi Kamtibmas
  • Kebakaran Dini Hari di Pakan Selasa, Rumah Ludes dan Surat Berharga Hangus
  • Festival Literasi Jangan Berhenti di Seremoni, Bupati Lima Puluh Kota Dorong Gerakan hingga Nagari
  • 49 Warga Payakumbuh Terima Bantuan ATENSI, Pemko Dorong Kemandirian PPKS
Copyright 2026 — Padang Expo