Pelatihan Kelompok Destana di Solsel Tuntas, Diharapkan Dapat Melakukan Pemetaan Kebencanaan
padangexpo.com // Solsel
Dua kelompok Desa Tangguh Bencana (Destana) di Solok Selatan terbentuk dan tuntas melaksanakan pembekalan terkait ilmu kebencanaan yang ditutup secara resmi oleh Kalaksa BPBD diwakili Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Solsel, Dahrizal, Minggu (21/12/2025).
Kehadiran dua kelompok Destana di Solsel itu adalah berkat kolaborasi BPBD Solok Selatan dengan PT. Supreme Energy Muara Laboh (SEML) melalui dukungan dana CSR tahun anggaran 2025 dari Perusahaan yang berlokasi di Pekonina tersebut.
Artinya, dengan adanya dua kelompok Destana baru, yaitu Destana Nagari Alam Pauh Duo dan Nagari Pauh Duo Nan Batigo (PDNB), maka kelompok Destana di Solsel sudah sebanyak 10 kelompok dari total Nagari di Solsel sebanyak 39 Nagari.
Pembentukan kelompok Destana tersebut di dukung dengan pelatihan dan pembekalan ilmu kebencanaan dengan dukungan fasilitator dari Yayasan Bumi Ceria Padang, mulai Selasa (16/12/2025) sampai Minggu (21/12/2025).
Kabid KL BPBD Solsel Dahrizal saat penutupan kegiatan menyampaikan bahwa kehadiran Destana akan dapat menjadi pendukung daerah dalam menghadapi musibah bencana maupun sebelum terjadinya bencana.
Bahkan dapat mendukung masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan akan bencana, karena Solok Selatan termasuk daerah yang tergolong memiliki potensi bencana, baik bencana alam, gempa, bencana banjir dan bencana lainnya,” jelas Dahrizal
” Destana akan dapat menjadi garda terdepan dalam menyikapi masalah kebencanaan di nagari, baik untuk mitigasi bencana, maupun saat kejadian bencana,” jelasnya.
Atas nama Pemerintah pihaknya juga menyampaikan apresiasi pada PT. SEML yang sudah berinisiatif dalam membentuk Destana di Solok Selatan. Kedepannya tentu akan menjadi motivasi pula oleh perusahaan lain yang ada di Solsel untuk turut mendukung pula pembetukan Destana di nagari sekitar perusahaan berusaha,” harapnya.
Kepada kelompok Destana, Dahrizal berharap untuk dapat mengimplementasikan ilmu yang sudah diperoleh selama pelatihan, dan akan dapat menjadi pendukung pemerintah dalam mitigasi bencana maupun saat kejadian bencana,” pungkasnya.
Sementara itu fasilitator dari Yayasan Bumi Ceria Padang, Herianto, menambahkan kegiatan pelatihan teori dan praktek kebencanaan pada dua kelompok Destana selama 6 hari lebih fokus pada pemetaan kebencanaan, serta mempelajari lokasi tempat evakuasi yang tepat di nagari, serta menentukan jalur evakuasi dan posko kebencanaan.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga sudah memfasilitasi terbentuk pengurus kelompok Destana serta lima bidang kelompok Destana,” jelasnya.
Panitia pelaksana Aribel dari BPBD Kabupaten Solsel, dikesempatan mengajak semua anggota Destana yang baru untuk dapat segera melakukan kordinasi dengan pihak Nagari. Termasuk dalam melakukan tahapan tugas yang mesti dilaksanakan.
Menurutnya, dua kelompok Destana baru di Solsel adalah Kelompok Destana ke-9 dan ke-10 di Solsel. Adapun ketua kelompok Destana Nagari PDNB adalah Anang Nofriyan, dan ketua Destana Alam Pauh Duo, Ali Musriandi,” tutupnya. (CSR)
