Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Pemerataan Jaringan Salah Satu Fokus Pemkab Tanah Datar
Tanah Datar

Pemerataan Jaringan Salah Satu Fokus Pemkab Tanah Datar

By admin@domi
17/04/2024

Padangexpo.com, Tanah Datar-Pemerataan jaringan telekomunikasi menjadi salah satu fokus pemerintah Kabupaten Tanah Datar. Kelancaran komunikasi merupakan salah satu hal terpenting dalam kemajuan daerah terutama dalam mempererat silaturahmi dan komunikasi antara masyarakat diranah dan rantau.

Untuk membantu kelancaran jaringan telekomunikasi tersebut Pemerintah Daerah Tanah Datar terus berupaya membangun tower BTS Telkomsel.

Baru-baru ini BTS Telkomsel telah dibangun di Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Tanah Datar Yusrizal mengatakan, dengan telah berdirinya BTS Telkomsel di Sungai Patai tersebut, setidaknya masih ada tiga jorong yang saat ini masih blank spot dan sembilan jorong lainnya butuh penguatan sinyal.

Tiga Jorong tersebut adalah Tanjung Lansek dan Pamusian, Kenagarian Tanjung Bonai, dan Jorong Mawar di Nagari Lubuk Jantan yang sama-sama berada di Kecamatan Lintaubuo Utara hingga saat ini masih blankspot.

“Yang benar-benar blankspot itu ada tiga jorong, sedangkan yang butuh penguatan signal 9 titik,” kata Kadis Kominfo Yusrizal Selasa, (16/4) sore.

Dia menjelaskan ketiga jorong itu, terkendala karena lokasi berada jauh dipedalaman, dan kontur lokasi berada dalam kawasan perbukitan.

“Kita sudah coba lakukan pengecekan dengan provider, namun mereka tidak sanggup,” terang Yusrizal.

Meski begitu sebutnya, pihak Pemkab tetap berupaya mencarikan solusi secara bertahap dengan memanfaatkan kesempatan yang ada pada provider.

“Sedangkan yang sembilan titik lainnya itu, sudah ada NTS, namun kekuatan sinyal masih minim. Hal itu juga dipengaruhi oleh kontur lokasi daerah, seperti di Nagari Atar, Kecamatan Padang Gantiang. Padahal disana malahan sudah ada tiga BTS, ” tuturnya.

Pihak Pemkab yang langsung dipimpin Bupati Tanahdatar, tidak henti-hentinya berupaya mencarikan solusi agar kawasan Tanah Datar terlepas dari blankspot.

BACA JUGA :  Bupati Tanah Datar Instruksikan Satpol PP Tertibkan Warung Makan yang Buka di Bulan Ramadhan

“Alhamdulillah berkat kegigihan Bupati kita, tinggal tiga jorong yang masih blankspot, padahal sebelumnya sangat banyak jorong atau nagari yang tidak bersinyal di Tanahdatar,” ujar dia.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra, saat menghadiri halal bihalal dan silaturahmi dengan perantau Ikatan Keluarga Sungai Patai (IKSP) di MTsS Nagari Sungai Patai Kecamatan Sungayang, Sabtu (13/04) malam lalu menyampaikan, jika pembangunan tower BTS Telkomsel dikawasan itu bertujuan untuk membantu kelancaran telekomunikasi, lepas dari daerah blank spot, dan menjadi titik awal untuk melepas ketertinggalan daerah.

“InsyaAllah ini akan memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama untuk memudahkan komunikasi melalui telepon seluler dan alhamdulillah saat ini antara masyarakat di ranah dan rantau sudah bisa berkomunikasi bahkan video call melepas kerinduan karena tower BTS sudah berdiri disini,” ungkapnya.

Ditambahkan Bupati Eka putra, dengan telah di bangunnya tower BTS dan dengan lancarnya komunikasi tentunya juga dapat dijadikan ajang untuk mendiskusikan berbagai gagasan membangun kampung halaman.

“Untuk membangun Tanahdatar tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan masyarakat yang berada di kampung halaman saja, namun kami juga membutuhkan dukungan dari seluruh perantau dimanapun berada,” tambahnya. (Dwi)

Views: 512
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Dewan Kebudayaan Terbentuk, Ini Harapan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar

Next

Sebanyak 881 Warga Kecamatan ABTB Terima Bansos Program Sembako dan PKH dari Kemensos Triwulan II 2024

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,103)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,725)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,401)

TERBARU

  • Perumda Tirta Sago Payakumbuh Gelar In-House Training Penurunan NRW, Perkuat Efisiensi dan Kinerja Perusahaan
  • PJKIP Peduli Kabut Asap Selimuti Padang Panjang, PJKIP Turun ke Pasar Pusat Bagikan 1.000 Masker
  • Payakumbuh Gembleng 35 Calon Kepala Sekolah, Elzadaswarman: Mutu Pendidikan Harus Naik!
  • Santri Tak Boleh Kalah Zaman! Elzadaswarman Serukan Penguasaan Teknologi Menuju Indonesia Emas
Copyright 2026 — Padang Expo