Pengembalian Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz Th Ajaran 2022-2023

Pengembalian Siswa Kelas IX dan Wisuda Tahfidz Th Ajaran 2022-2023

Padangexpo, Batusangkar -Dalam rangka kegiatan pelepasan siswa kelas IX MTs N 15 Tanah Datar, Nagari Tanjung Barulak Kecamatan Tanjung Emas, Sabtu (27/5) acara tersebut berlangsung meriah yang di awali dengan iring-iringan pawai serta marching band dari para murid sekolah tersebut.

Dengan tema Pengembalian Siswa kelas IX dan Wisuda Tahfidz Tahun Pelajaran 2022-2023 MTs N 15 Tanah Datar, Nelda Hayati, S. Pd selaku kepala sekolah tersebut mengatakan bahwa apa yang di lakukan oleh para murid dan wali murid adalah atas kesepakatan antara komite dengan walimurid.

” Acara ini terlaksana berkat kerjasama antara komite dengan walimurid yang sudah sepakat untuk mengadakan perpisahan di sekolah. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, kami pihak sekolah hanya mengawasi dan memonitor saja,” ujar Nelda Hayati.
Lebih lanjut ungkapnya, sekolah yang ia pimpin sejak dari tahun 2013 sudah banyak menorehkan prestasi akademik di bidang yang berbeda.

” Jumlah murid kita lebih kurang 178 orang siswa, dimana saat ini sebanyak 66 orang siswa lulus di tahun ini dan 69 orang wisuda tahfizh dari kelas 7, 8 dan 9. Beberapa prestasi yang pernah di raih oleh sekolah ini yaitu sudah delapan kali sekolah kita khususnya siswa kelas IX mendapatkan reward ikut study banding ke Malaysia dengan hasil sepuluh besar nilai tertinggi di Tanah Datar. Bahkan di tahun 2019, saya sendiri dapat penghargaan sebagai salah satu kepala sekolah berprestasi dari kementerian agama kabupaten Tanah Datar tingkat MTs se Kabupaten Tanah Datar,” tutur Nelda Hayati.
Kemudian sambungnya, di tahun 2023 MTsN 15 Tanah Datar juga meraih predikat juara umum lomba MTQ tingkat Kabupaten yang di adakan di SMP N1 Batusangkar.

BACA JUGA :  Diterima Bupati, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Serahkan Bantuan Tahap I

” Alhamdulillah, kita juara umum dengan kategori juara 1 untuk putri dan juara 3 untuk putra. Sementara untuk bola kaki yang merupakan piala bergilir dari Kemenag Tanah Datar, kita masih memegang pialanya. Dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak bisa kita jelaskan satu persatu,” kata Nelda Hayati.

” Harapan saya, semoga anak-anak ini menjadi anak yang berguna bagi orang tua, agama, Nusa dan bangsa dan dapat mempertahankan prestasinya ke jenjang berikutnya seperti ada yang melanjutkan ke MAN 2, SMAN 1 Batusangkar bahkan ada yang sampai ke SMAN 1 Sumbar. Alhamdulillah, di sana pun mereka juga ikut tampil dan berprestasi di bidang masing-masing. Untuk pemerintahan nagari serta masyarakat Nagari Tanjung Barulak, perannya sangat luar biasa dalam mendukung sekolah ini dengan mensupport segala kegiatan yang di lakukan di sekolah, terimakasih saya ucapkan,” pungkas Nelda Hayati.
Abu Bakar, Ketua komite MTs N 15 Tanah Datar ketika di singgung soal biaya perpisahan ini, menjawab kalau kegiatan ini terlaksana atas partisipasi dari walimurid yang anaknya tamat di tahun ajaran 2022-2023 serta dukungan dari seluruh walimurid kelas 7, 8 dan 9.

” Selain perpisahan, kita juga mengadakan acara wisuda Tahfidz mulai dari kelas 7, 8 dan kelas 9. Kegiatan ini tidak ada ikut campur tangan pihak sekolah. Ini murni kegiatan atas usulan dan sumbangsih dari pihak walimurid dan komite. Artinya sampai acara ini selesai, pihak sekolah hanya memantau dan memonitoring saja, seluruhnya di serahkan ke orang tua atau walimurid dengan kesepakatan mereka bersama komite. Siswa yang Tahfidz ada sebanyak 69 orang dengan hafalan bulai dari 1 Juzz sampai 6 Juzz. Semoga kedepannya ini berkelanjutan dan berkesinambungan sehingga yang Tahfidz di tahun berikutnya makin bertambah,” tutur Abu Bakar.

BACA JUGA :  Peringati HKN ke 58, Bupati Eka Putra : Saya Mengapresiasi Petugas Kesehatan Sebagai Garda Terdepan

Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Tanjung Barulak yang hadir pada undangan acara tersebut, Nasrun Lutan juga menambahkan kalau sejarah sekolah ini panjang dan penuh suka duka.

” Dahulu sekolah ini bernama sekolah agama, namun seiring berkembangnya zaman dan beberapa perjuangan dari tokoh masyarakat untuk menjadikan sekolah ini sekolah pemerintah atau negeri, akhirnya berhasil dan meskipun awalnya filial (anak cabang) dari MTsN Saruaso. Alhamdulillah sekarang sekolah ini berdiri sendiri serta sudah di SK kan, hingga saat ini sudah banyak bantuan dari pemerintah baik itu daerah maupun masyarakat serta pemerintahan nagari Tanjung Barulak,” ucap Nasrun Lutan.

Terakhir ungkapnya, karena sekolah ini satu-satunya sekolah tingkat menengah di yang ada di nagari Tanjung Barulak, maka banyak siswa-siswi yang dari SD langsung masuk ke MTsN ini karena sekolah ini termasuk sekolah yang banyak menuai prestasi baik secara kesiswaan ataupun akademik sekolah.

” Peran serta pemerintah daerah sangat bagus, terutama mencukupi fasilitas sekolah dan fasilitas siswa seperti seragam bahkan sampai dana bantuan siswa (PIP). Terimakasih kami ucapkan kepada pemerintah daerah serta pemerintah nagari atas dukungannya serta masyarakat dan walimurid yang telah banyak membantu membangun dan menjadikan sekolah kita sekolah berprestasi,” kata Nasrun Lutan. (Dwi)