Skip to content
-
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

Padang Expo Padang Expo

Tegas dan Santun Memberikan Informasi

  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
  • Beranda
  • Daerah
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Nasional
  • Kab/Kota
    • Agam
    • Pemko Bukittinggi
    • Kab. Solok
    • Kota Solok
    • Limapuluh Kota
    • Padang
    • Padang Panjang
    • Payakumbuh
    • Sijunjung
    • Solok Selatan
    • Tanah Datar
Close

Search

Home/Kab/Kota/Tanah Datar/Richi Aprian : Data Nagari, Kunci Penanganan Stunting Secara Tepat
Tanah Datar

Richi Aprian : Data Nagari, Kunci Penanganan Stunting Secara Tepat

By admin@domi
07/09/2023

Padangexpo.com, Tanah Datar -Wakil Bupati (Wabup) Tanah Datar Richi Aprian, SH. MH. membuka kegiatan Diseminasi hasil audit kasus stunting tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2023, di Aula Kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPAD) Tanah Datar, Pagaruyung, Kamis (7/9).

Kegiatan itu, dilangsungkan bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya kasus stunting sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus serupa di Tanah Datar. Dimana, berisiko pada Calon Pengantin (Catin), Ibu Hamil, Ibu Nifas dan Bayi di Bawah Dua Tahun (Baduta) atau Bayi di Bawah Lima Tahun (Balita).

“Audit kasus stunting penting dilakukan untuk menggali kasus-kasus stunting yang sulit untuk diatasi dan mengidentifikasi risiko terjadinya stunting pada sasaran tertentu,” ujar Wabup Richi.

Wabup Richi mengatakan kasus terkonfirmasi stunting di Tanah Datar perlu ditangani secara serius. Selama ini, penanganannya telah berjalan dengan baik dan perlu ditingkatkan, yang dilakukan secara bergotong royong.

“Pekerjaan Rumah (PR) dalam upaya menurunkan angka stunting di Tanah Datar, itu masih banyak. Perlu diperhatikan, bahwa ini adalah tanggung jawab bersama, kita bisa berdiskusi dan sebagainya. Untuk, dicarikan solusinya,” ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa perlu juga pendataan stunting di tingkat nagari, untuk memastikan nagari mana angka stuntingnya menurun dan nagari mana angka stuntingnya meningkat.

“Kita memerlukan ada data stunting setingkat nagari. Ini kunci, sebagai pembenahan data di tingkat nagari. Hal ini bermanfaat, ketika mendapati kasus stunting bisa ditangani secara tepat,” ujar Wabup Richi.

Terlepas dari pada itu, Wabup Richi menyebutkan bahwa Kabupaten Tanah Datar mampu menurunkan prevalensi stunting dari 21,5 % tahun 2021 menjadi 18,9 di tahun 2022.

“Pencapaian Pemerintah Daerah Tanah Datar menurunkan angka stunting sebesar 2,6 persen di tahun 2022, tidak membuat kita berhenti berusaha agar angka prevalensi stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 sesuai amanat Presiden nomor 72 di tahun 2021, dapat terwujud,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dikarenakan Aset Negara, Pemkab Tanah Datar Akan Evaluasi Berkala Terhadap Para Huntap yang Dibangun KemenPUPR

Sebelumnya, Kepala Dinas PMDPPKB Tanah Datar Abdurahman Hadi, S.STP, M. Si dalam laporannya mengatakan sasaran dari kegiatan diseminasi audit kasus stunting tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2023, sebagai wadah informasi untuk seluruh unsur pemerintahan daerah di berbagai level bahwa kasus stunting terkonfirmasi telah di audit.

“Diseminasi audit kasus stunting tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2023, diharapkan agar seluruh Pemerintahan Daerah dapat berkoordinasi dan berkomunikasi dalam pelaksanaan berbagai program percepatan penurunan stunting di luhak nan tuo ini,” ujarnya.

Ia pun menyebutkan peserta di kegiatan itu, berjumlah sebanyak 80 orang terdiri dari seluruh unsur Pemerintahan Daerah Tanah Datar termasuk BKKBN Provinsi Sumbar, koordinator satgas stunting Provinsi Sumbar, Psikolog, Korlap penyuluh KB se Tanah Datar, Satgas Stunting Kabupaten Tanah Datar serta TA-P3MD Kemendes PDTT.

“Mudah-mudahan kegiatan ini, menjadi salah satu langkah untuk mempercepat dalam upaya menangani permasalahan terkait stunting di Tanah Datar, sehingga apa yang menjadi cita-cita mencapai angka stunting sebesar 14 persen di tahun 2024 terealisasi,” ujarnya. (Dwi)

Views: 614

Tags:

Abdurrahman HadiRichi Aprian
Author

admin@domi

Follow Me
Other Articles
Previous

Bupati Tanah Datar Sambangi Kementerian ATR/BPN, Ada Apa

Next

Bupati Limapuluh Kota Hadiri Acara Malewakan Gala di Koto Tangah

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

REDAKSI

  • REDAKSI
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • KODE ETIK INTERNAL
  • VISI & MISI
  • TARIF IKLAN

POPULER

  • REDAKSI (5,090)
  • Amphibi Kawal Laporan Masyarakat Dalam Penanganan TPS Ilegal Serang Baru (4,723)
  • Penerapan Life Saving Rules di Lingkungan Kerja MIGAS (4,389)

TERBARU

  • Rp12,9 Miliar Digelontorkan untuk Pertanian Payakumbuh, Produktivitas dan Kesejahteraan Petani Jadi Taruhan
  • Dari Tertinggal Jadi Juara! Payakumbuh Rebut Emas Sepak Bola Porprov Lewat Drama 120 Menit
  • Api Los Batiah Mengamuk, 24 Petak Dagangan Hangus, Kerugian Miliaran Berhasil Dicegah
  • Berlangsung Meriah dan Penuh Keakraban, Wako Solok Ramadhani Putra Tutup Rangkaian RSBG 2026 Disela Silek Tuo Unjuk Tradisi
Copyright 2026 — Padang Expo