Sapi Kurban Presiden Dipotong di Payakumbuh, Simbol Kepedulian dan Penguatan Peternakan Lokal
padangexpo.com // Payakumbuh
Payakumbuh kembali mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat pada momentum Iduladha 1447 Hijriah. Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan penyembelihan hewan kurban Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia di Masjid Al-Mutawahidah, Kelurahan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara, Rabu (27/5/2026).
Hewan kurban bantuan dari Prabowo Subianto tersebut berupa sapi jenis Simental berbobot sekitar 1,2 ton. Prosesi penyembelihan berlangsung khidmat dan disaksikan langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, unsur DPRD, kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
Dalam sambutannya, Zulmaeta menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas bantuan hewan kurban yang dinilai bukan sekadar simbol seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian negara terhadap masyarakat.
“Bantuan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi Presiden kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan,” ujar Zulmaeta.
Ia menegaskan proses penyembelihan harus dilaksanakan sesuai syariat Islam dengan tetap memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan dan etika dalam berkurban tidak boleh diabaikan hanya demi mengejar proses cepat.
“Menyembelih harus dilakukan dengan cara yang baik, menggunakan pisau yang tajam, serta memastikan hewan dalam kondisi tenang sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW,” katanya.
Selain aspek syariat, Zulmaeta juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan ketertiban selama pelaksanaan penyembelihan. Ia meminta panitia memastikan limbah tidak mencemari lingkungan serta menghindari kerumunan berlebihan.
Di balik prosesi kurban tersebut, tersimpan pesan yang lebih besar: semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Payakumbuh, kami mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha serta memohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Payakumbuh,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh Nila Misna menjelaskan program Bantuan Kemasyarakatan Presiden sejatinya telah berjalan sejak era pemerintahan Joko Widodo. Namun kala itu bantuan hewan kurban masih terbatas satu ekor sapi untuk setiap provinsi.
“Sejak tahun 2025 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, bantuan diperluas hingga menjangkau seluruh provinsi serta kabupaten dan kota di Indonesia. Kota Payakumbuh sendiri sudah dua tahun berturut-turut menerima bantuan ini,” ujar Nila.
Ia mengungkapkan, sapi kurban tahun ini berasal dari peternak lokal, yakni Abul Khair asal Ranah Kubu Gadang, Kelurahan Koto Kociak Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Utara. Sapi berusia empat tahun itu merupakan hasil inseminasi buatan menggunakan bibit dari BIB Tuah Sakato dengan pendampingan teknis dari Dinas Pertanian Kota Payakumbuh.
Fakta tersebut menjadi bukti bahwa sektor peternakan lokal Payakumbuh mampu menghasilkan ternak berkualitas nasional melalui pembinaan dan teknologi peternakan yang tepat.
Menurut Nila, proses pemilihan sapi dilakukan secara ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kecukupan umur, hingga standar bobot hewan.
Rangkaian kegiatan dimulai selepas Salat Subuh dengan mobilisasi sapi dari kandang menuju Masjid Al-Mutawahidah di bawah pengawasan petugas Dinas Pertanian. Setelah penyerahan simbolis dari wali kota kepada pengurus masjid, penyembelihan dilakukan oleh Juru Sembelih Halal Dt. Lelo didampingi Ustaz Hannan Putra.
Untuk memastikan kualitas daging tetap aman dan higienis, tim pemeriksa post mortem yang dipimpin drh. Surya langsung melakukan pemeriksaan kesehatan usai pemotongan.
Daging kurban bantuan Presiden RI selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar lokasi penyembelihan, memastikan makna Iduladha benar-benar hadir sebagai momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat(Ken)
