Syafrizen: Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil

Syafrizen: Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil

Padangexpo, Padang Aro – Sebagai umat Muslim, berbagai kenikmatan Dan keberkahan sudah tidak Perlu di dustai lagi yang sudah Diberikan Allah SWT. Pada hari Ini salam silahturahmi Jumat Barokah yang merupakan Jumat pertama di bulan Syawal 1444 H tanggal 28 April 2023.

Masya Allah usaha tidak akan Mendustai hasil selamat, Salam sukses selalu buat Sobat dunia maya di mana saja Berada
Dengan meningkatkan iman Dan ketakwaan kepada Allah Swt, bersedekahlah/ berbagilah Disaat kita lapang dan saat kita Sulit atau sempit, ” harap By H. Syafrizen. SH Datuk Rang Batuah, Sabtu (29/4/2023)

” Disaat kita ada, disaat itu kita Bisa mengekspresikan, bukan Meningkatkan gaya Hidup.Tetapi adalah Meningkatkan gaya sedekah Kita, maka disaat itu
Allah melirik Hambanya, ” Ungkap H. Syafrizen yang Berpangkat Komisaris Polisi (Kompol) yang bertugas Sebagai Kabagren Polres Solsel itu.

Ditambahkannya, bahwa Dengan bersedekah Berartimembuka banyak pintu Rizki. Inilah penyebab orang Yang suka bersedekah berlebih Terus dan terus berlebih,” Tambahnya.

Menurut H. Syafrizen landasan Dari suka berbagi tersebut Adalah QS Al Imran Ayat 134. Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman:

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّآءِ وَا لضَّرَّآءِ وَا لْكٰظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَا لْعَا فِيْنَ عَنِ النَّا سِ ۗ وَا للّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
Allaziina yunfiquun Fis-sarrooo-i wadh-dhorrooo-i Wal-kaazhiminal-ghoizho Wal-‘aafiina ‘anin-naas, wallahu Yuhibbul-muhsiniin

“Artinya, orang-orang yang Berinfak, baik di waktu lapang Maupun sempit, dan Orang-orang yang menahan Amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang Berbuat kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

Selanjutnya adalagi pedoman Kita sesuai surat At Thalaq ayat Ayat 7

Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman:

لِيُنْفِقْ ذُوْ سَعَةٍ مِّنْ سَعَتِهٖ ۗ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهٗ فَلْيُنْفِقْ مِمَّاۤ اٰتٰٮهُ اللّٰهُ ۗ لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا مَاۤ اٰتٰٮهَا ۗ سَيَجْعَلُ اللّٰهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُّسْرًا
Liyungfiq zuu sa’atim ming Sa’atih, wa mang qudiro ‘alaihi Rizquhuu falyungfiq mimmaaa Aataahulloh, laa yukallifullohu Nafsan illaa maaa aataahaa, Sayaj’alullohu ba’da ‘usriy Yusroo

BACA JUGA :  Tingkatkan Kesadaran Hukum, Pemkab Solsel Bina Kelompok Sadar Hukum

“Hendaklah orang yang Mempunyai keluasan memberi Nafkah menurut Kemampuannya, dan orang Yang terbatas rezekinya, Hendaklah memberi nafkah Dari harta yang diberikan Allah Kepadanya.

Katanya, Allah tidak Membebani seseorang Melainkan (sesuai) dengan apa Yang diberikan Allah Kepadanya. Allah kelak akan Memberikan kelapangan Setelah kesempitan.”
(QS. At-Talaq 65: Ayat 7)

Selain itu dalam Al-Qur’an, Surah Ali Imran ayat 134 dan At-Thalaq ayat 7 menerangkan Bahwa tanda-tanda orang yang Bertaqwa adalah orang yang Mampu menginfakkan Hartanya (sedekah) dalam Keadaan lapang dan sempit.

Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 274

اَلَّذِيۡنَ يُنۡفِقُوۡنَ اَمۡوَالَهُمۡ بِالَّيۡلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً فَلَهُمۡ اَجۡرُهُمۡ عِنۡدَ رَبِّهِمۡ‌ۚ وَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُوۡنَ

“Orang-orang yang Nenafkahkan hartanya di Malam dan di siang hari secara Tersembunyi dan Terang-terangan, maka mereka Mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada Kekhawatiran terhadap mereka Dan tidak (pula) mereka Bersedih hati.”

Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 261, artinya sebagai Berikut.

“Perumpamaan orang-orang Yang menafkahkan hartanya di Jalan Allah adalah serupa Dengan sebutir benih yang Menumbuhkan tujuh bulir, pada Tiap-tiap bulir seratus biji. Allah Melipat gandakan (ganjaran) Bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.(Syhrl/rl)